
nyonya Reni dan suaminya menatap
Fira dengan perasaan kesal berani
berani nya anak kecil itu memojokkan
anak mereka di tengah banyak
orang .....
" apa kau cemburu presdir 😆"
kekeh Ditya sengaja dia belum
puas rasanya ....
" aku percaya pada istriku apalagi
pada saudaraku " jawab Sony
mantap membuat semua orang
terdiam ......
kemudian karna para pelayan resto
sudah selesai menghidangkan makanan
mereka semua mulai makan sebelum
memulai acara mereka ...
mereka semua makan bersama
dalam satu meja ....
Sony memotong daging stik di
piringnya menjadi potongan
potongan kecil
" nih sayang "
Sony memberikan stik yang sudah dia potong pada Fira dan mengambil
piring stik di depan Fira yang belum
dipotongnya ...
" makasih byby "
kata Fira tersenyum ....
" iyaa,,, makanlah" kata Sony begitu
Romantis mengelus kepala Fira
yang sudah mulai makan ......
Sony kembali memotong daging stik
di depannya lagi ...
" untukku presdir "
manja Ditya membuat Dafa yang
duduk di sebelah Ditya terkekeh ...
" kau cemburu bro "
kekeh Dafa teman Sony dan Ditya ...
" hehehe "
Ditya juga malah terkekeh ....
" bukan cemburu tapi iri "
kata Fira dengan jahatnya bahkan
mulut pedas nya sanggup menembus
hati beberapa wanita yang sedari tadi
menatap tak suka bahkan marah
__ADS_1
pada Fira ....
" emang nggak mampu "
kata Dafa dengan santainya dia
juga sadar siapa yang di sindir Fira
" hey,,,, diamlah ,,, makan dulu "
kata Sony memberikan stik yang
juga sudah dia potong pada Ditya ...
" makasih saudara yang paling baik "
senyum Ditya senang dan mulai
makan stik itu ....
sebenarnya Sony juga heran kenapa
dia tak bisa jauh dari Fira dan Ditya ...
entah itu karena hanya mereka keluarga
yang Sony punya atau bagaimana
yang jelas Sony merasa kesepian
jika tidak ada mereka .....
makanya Sony selalu membawa
mereka di segala aktivitas nya
walaupun kadang mereka tak
di butuhkan seperti sekarang tapi
jika bersama mereka berdua hati
Sony tenang dan damai saja ....
Selesai makan bersama mereka
di awal ......
masing masing pebisnis menyalurkan
pendapat , aspirasi dan juga saran
saran mereka untuk mega proyek
yang sedang mereka jalankan ....
mereka saling mengadu pendapat
mereka .....
sedangkan Fira dan Ditya hanya diam
menatap muak melihat para anak
pebisnis yang selalu saja cari cari
perhatian pada Sony maupun
beberapa pebisnis lain .....
" kok Fira muak liatnya ya Om "
bisik Fira pada Ditya ...
" hufff nyonya itu belum seberapa ...
saya tiap hari melihatnya sampai
sakit mata saya rasanya "
bisik Ditya juga mengeluh ...
" bahkan saya saja pernah terang
terangan di sosor sama wanita wanita
model kayak beginian "
__ADS_1
kata Ditya berbisik lagi menceritakan
yang pernah dia alami ....
" empuk nggak Om "
goda Fira juga berbisik mengedipkan
mata centilnya .....
membuat muka Ditya memerah
menahan malu ....
" udah kelewat empuk sampai lummmmer "
lalu kedua makhluk itu tertawa
barengan walaupun pelan tapi
banyak yang melihat mereka
berdua tertawa termasuk Sony
" apa yang kalian tertawakan ,,,,
apakah ada yang lucu " kata Sony
menatap mereka tajam ....
" kamu juga "
Sony menatap Ditya semakin tajam ...
bisa bisanya dia tertawa ditengah
situasi Formal seperti sekarang ...
seperti bukan Ditya saja ...!
" Om Ditya sih "
kata Fira menyikut Ditya
" nyonya yang salah "
gerutu Ditya juga menyikut Fira
keseringan bersama dengan Fira
membuat banyak sekali sifat dan
kebiasaan Fira menular padanya ....
tapi dampak positif yang Ditya rasakan
adalah dia akhirnya bisa menjadi
orang yang santai dan ceria bukan
seperti biasanya menjadi orang yang
sangat serius dan fokus bekerja
membuat Ditya menjalani hari hari
dengan hampa ...
tapi bersama Fira membuat Ditya
ikut menjalani hari hari penuh
warna dengan canda tawa apalagi
kehidupan santai dan nakal ....
benar benar asik tak ketinggalan
perilaku bodoh amat asal senang ...
Ditya jadi tak sabar menikah dengan
Tasya yang sifatnya hampir sama
dengan Fira !
pasti hari harinya akan lebih berwarna
__ADS_1
seperti kehidupan Sony ...