
brukk...
pintu ruangan Ditya terbuka dengan
sangat kencang membuat Ditya
yang sedang duduk di kursi membenahi penampilannya kaget .....
" Macan tua "
suara kecil Ditya ..
" kau bilang apa "
suara menyeramkan Sony
bleeemm ...
Sony masuk lalu menendang lagi
pintu ruangan Ditya dengan kakinya
kencang ....
" apakah kau tak punya itika saat
memasuki ruangan orang lain "
kesal Ditya ...
tapi Macan tua itu seolah tak
mendengar dia dengan santainya
duduk di kursi depan meja kerja
Ditya ....
bahkan yang lebih menjengkelkan
Sony juga meminum kopi Ditya yang
berada di atas meja ....
" kopi ku "
teriak Ditya ..
" habisss"
kata Sony dengan senyum kemenangan
nya
" hufff,,, aku baru meminumnya seteguk "
kata Ditya memelas
" salah sendiri kenapa minum seteguk "
kata Sony dengan santainya
" tadi itu masih panas "
jawab Ditya polos
" karna sudah dingin makanya
aku habiskan " kata Sony menjilat
sudut bibirnya yang tersisa
sedikit air kopi
plakkk
setumpuk dokumen mendarat di wajah
Sony
" dasar jorok "
Ditya mendelik kesal dibuatnya
sedangkan Sony malah tertawa ...
Pintu ruangan Ditya diketuk seseorang
" masuk " kata Ditya datar ..
" byby "
Fira langsung bergegas masuk dan
menutup pintu ....
Fira berdiri dibelakang Sony yang
masih duduk di kursi menghadap
Ditya ,Fira melingkarkan tangan nya
dileher Sony meletakkan dagunya di
atas kepala Sony .....
braakkk ....
Ditya menggebrak meja ,, belum hilang
kesalnya oleh Sony datang lagi gadis
nakal itu yang seolah hanya ada Sony dan
dia disini mesra mesraan segala ...
" Om Ditya kenapa ?"
tanya Fira polos menatap lurus
__ADS_1
Ditya yang terlihat sangat kesal tapi
Fira masih dengan posisi yang seperti
tadi ......
" Dia lagi PMS sayang "
kekeh Sony memegang kedua tangan
Fira yang memeluknya ....
" udah berapa hari Om " .
tanya gadis kecil itu dengan nada
mengejeknya....
" sejak jadi orang kaya "
jawab Sony membuat Ditya melotot ...
" kata Om Ditya tadi ,,,,
suami Fira miskin by "
adu Fira pada Sony ....
" yaa suami kamu kan emang nggak
sekaya Ditya sayang " jawab Sony
apa adanya ....
" nggak sepintar Ditya juga" .
Sony memang mengakui hal itu
karna Sony hanya bisa mengurus
satu perusahaan induk sedangkan
Ditya bisa mengurus 2 perusahaan
induk sekaligus yaitu perusahaan
pribadinya dan perusahaan Sony ....
" tutup mulut mu "
Ditya tak suka mendengar perkataan
Sony .....
" hehehee baiklah bos " .
jawab Sony ....
" saya bukan boss kamu "
kata Ditya Formal ...
" nggak ada yang pangkatnya lebih
tinggi nggak ada juga yang rendah
kita sama " jawab Ditya datar ...
" mana ada sama " .
jawab Fira ...
tok
tok
tok
" masuk" .
kata Ditya lagi
saat pintu terbuka nampaklah
Tasya yang sangat manis dengan
dress putih polosnya ....
" sayang "
Tasya langsung memeluk Fira
cipika cipiki gitu loo
" makin jelek aja kamu Ra "
kata Tasya langsung mengejek ingin
melihat wajah sedih Fira seperti biasa
" biarin jelek yang penting dicintai
dengan tulus dari pada ngaku cantik
tapi nggak laku laku "
jawab Fira ketus memangku tangannya
" aaisstt,,, pedes banget nih mulut "
kata Tasya langsung menarik
mulut Fira yang pedas itu ...
Fira tak menjawab lalu langsung
pergi duduk sendiri di Sofa
ruangan Ditya ....
__ADS_1
" jangan di masukin hati Sya ...
kamukan tau sekarang Fira lagi,,"
ucapan Sony terhenti
" Tasya tau kok Om " .
jawab Tasya tersenyum bersalam
pada Sony ...
semenjak hamil Fira memang menjadi
sedikit kutus dan bermulus pedas
" tapi kalau nanti anaknya bersifat
begitu gimana " pertanyaan Ditya
membawa Sony dan Tasya ikutan
berhayal membayangkan anak
Sony nanti seperti apa ...
hahahahahaa...
tawa mereka bertiga pecah membayangkannya .....
" ngapain kalian tertawa "
teriak Fira dengan sudut mata bulatnya
yang menyipit menatap mereka ..
Sony langsung berjalan menghampiri
Fira
" Om Ditya "
Tasya menatap Ditya dalam seolah
sedang menyalurkan rasa rindunya ...
tampa aba aba Ditya langsung
memeluk Tasya rasa rindunya sudah
tak terbendung lagi .....
" sayang kenapa marah marah sih "
kata Sony memeluk Fira yang sedang
duduk cemberut di Sofa itu
" Fira kesel dikatain jelek ...."
jawab Fira singkat ...
" Tasya kan becanda sayang kayak
biasa,,,, mana ada Fira jelek Fira
cantik " bisik Sony mengecup pipi
tembem Fira dari belakang ....
" nggak tau by ,,,, bawaannya Fira
kesal dan pingin marah aja "
kata Fira jujur ....
" mungkin bawaan hamil makanya
perasaan kamu sensitif ....
harus belajar buat mengendalikan emosi
sayang ,,,,, kasihan Tasya udah datang
buat nemuin kamu tapi sampai disini
malah kamu giniin kasihan dia ..."
kata Sony memberi pengertian ...
" iya ya ,,,by pasti Tasya sedih ..
yaudah biar Fira pel,,,,,"
saat Fira dan Sony berbalik menatap
kebelakang ......
brukkk...
Sony melempar bantal sofa sampai
mengenai kedua insan yang tengah
berpelukan seperti lupa daratan itu....
" ingat kalian belum menikah"
peringatan Sony saat mereka berdua
menatapnya ....
ucapan Sony tentu saja menyadarakan
Tasya dan Ditya ....
" kapann "
" nanti kulamarkan dia untukmu "
__ADS_1