
sesampai di sekolah ......
" Tasya mana yaa?"
kata Fira heran kenapa anak tuyul
itu belum datang biasanya kan dia
yang selalu nungguin Fira....
lama Fira berdiri sampai anak tuyul
itu datang ........
" ehhh tuyul kenapa baru datang "
kata Fira langsung bertanya
menatap Tasya yang masih kelihatan
mengantuk itu ...
" aku kesiangan Raa"
kata Tasya malas dia masih sangat
mengantuk .....
" kenapa kamu begadang "
kata Fira menatap Tasya sambil
terus berjalan menuju kelas
bersama.......
" aku pusing rasanya mamah aku
ingin ketemu om Ditya katanya "
kata Tasya mulai bercerita ....
" hahahaaa.....
huhhh kasihan banget temen aku "
kata Fira tertawa sekaligus iba ...
" belum lagi papa sama mas Doni
yang terus menanyai hubungan aku
sama om Ditya padahal kan aku
nggak punya hubungan apa apa ...
aku rasanya malu banget kalau
ketemu om Ditya ,,,,bahkan karna
mikiran itu aku sampai nggak bisa
tidur" lanjut ceritanya ....
" kenapa malu ketemu om Ditya ...
lagian diakan juga cinta sama kamu "
kata Fira jujur sekaligus polos ...
mata Tasya langsung membulat
dia tak menyangka kalau Ditya
juga mencintainya ...
" whatt,,,,,,???
kamu serius Raaa"
kata Tasya kurang percaya ....
" serius Sya "
kata Fira polos kan emang Om Ditya itu
suka dan cinta sama Tasya .....
" kamu jangan boong "
Tasya menolak percaya mana mungkin
pria dewasa dan cool seperti Ditya
bisa suka pada Tasya ....
" nggak boong kok "
" tapi gimana kalau mamah aku
ketemu sama om Ditya .....
kamu tau kan gimana ceplas ceplos
nya mama aku .....
malu banget rasanya tau nggak
saat kemarin aku kepergok nyimpan
foto om Ditya di ponsel aku "
Tasya kembali terbayang saat
kemarin itu huuuuu rasanya malu
banget .....
" mmmm,,,, tapi om Ditya itu baik kok
dia sangat perhatian juga penyayang
seperti om Sony " kata Fira
berpendapat ......
" masa sih ,,,,, orangnya ramah nggak "
kata Tasya penasaran ....
" ramah banget asik lagi "
yang namanya Fira kalau ditanyain
apa saja pasti dia jawab jujur .....
dan itu sedikit menguntungkan
memiliki teman polos binti lemot ...
seperti Fira
" om Ditya itu ,,,,,,"
pertanyaan Tasya terpotong ....
" udah bell kita belajar dulu ..."
..........
sedangkan di kantor .....
sesampai di kantor Sony melewati
begitu banyak pegawai yang menunduk
hormat padanya namun masih
dilantai dasar langkah Sony terhenti
saat melihat orang yang sedang
berjalan seperti orang gila .....
tersenyum lebar , senang bahkan
menari nari dengan happy seperti
nya bahagia sekali orang gila itu 😆😆😆
Sony menghampirinya ....
" hey ,,,, gila apakah obatmu habis "
Kata Sony mengejek ....
dan dengan lantangnya membuat
banyak orang menoleh ...
mendengar kata kata Sony seketika
mood Ditya langsung rusak ...
Gimana nggak rusak di panggil
orang gila di depan umum oleh
pria jahat itu .....
tapi Ditya memilih cuek dan melanjutkan
langkahnya dia terlalu malas untuk
meladeni MACAN TUA itu .....
" hey,,,, kau mendengar ku apa tidak "
kata Sony tegas dan juga keras ....
membuat Ditya kesal
" apakah selain gila kau juga tuli "
kata Sony semakin jahat saja ...
Ditya berbalik dan menatap pria itu ...
" kau kan tidak membayar gajiku ...
bagaimana aku bisa beli obat "
jlebbb.....
hanya beberapa kata yang keluar
dari mulut orang gila itu tapi
mampu membuat Sony malu
sekaligus terpojok ditengah
__ADS_1
puluhan bahkan ratusan orang .....
memang teruntuk Ditya gajinya
bukan di kelola oleh staf administrasi
seperti karyawan lain tapi langsung
oleh Sony karna dia adalah karyawan
istimewa 😃
dan sialnya Sony lupa mentransfer nya ...
" tutup mulut kau ... "
kata Sony spantan
dia benar benar lupa mentransfer
Ditya uang dan menghampiri Ditya
" ikut keruanganku sekarang "
kata Sony tegas membuat Ditya muak
dengan sikap sok cool Macan tua itu...
" aku tak mau ikut MACAN TUA ...
nanti di terkam kayak nyonya "
kata Ditya lantang membuat
banyak karyawan tertawa ....
Sony benar2 emosi mendengar panggilan
kesayangan yang di berikan Ditya ..
" aku tak bernafsu menerkam kau ...
keras tulang semua "
kata Sony kejam pake jahat dan
berjalan menuju ruanganya di
ikuti orang gila dibelakangnya .😆
sesampai diruangan Sony .....
mereka duduk berhadapan di
meja kerja Sony ......
tapi benar seperti apa yang dikatakan
Sony . Ditya benar2 sudah rada rada gila ...
tersenyum sendiri sesekali terkikik
entah apa yang sedang difikirkanya ...
belum lagi pakaiannya yaa bukan
seperti orang gila sih tapi sangat jauh
berbeda dari biasanya ......
Ditya memakai kemeja bewarna
hitam yang lengannya di gulung
sampai siku tapi yang membuat
Sony heran adalah kenapa Ditya
tidak memakai jas bahkan pakaian
Ditya sekarang terkesan santai ....
bukan seperti biasanya Ditya sangat
lah disiplin dan rapi soal pakaian
apalagi kalau kekantor ...
" kau kenapa ,,,, ceritakan padaku "
kata Sony penasaran dengan apa
yang dirasakan oleh pria yang sudah
Sony anggap seperti saudaranya itu
" aku lagi senang dan bahagia saja
presdir ternyata cintaku tidak bertepuk
sebelah tangan "
Ditya itu tak akan pernah malu malu
kalau bercerita pada Sony karna
dia sudah menganggap Sony
seperti kakaknya sendiri ....
" tapi aku rasa tak hanya karna itu
kau seperti orang gila "
" entah mengapa aku sangat bahagia
mengetahui nya kemarin presdir
apalagi dia juga memberikanku
hadiah " kata Ditya bercerita .
" kau di beri hadiah apa sama
si nakal " Sony juga penasaran dari
kemarin tentang itu ....
" nih aku pakai "
kata Ditya menunjuk kemeja dan
jam tangan yang di pakainya ...
Sony memperhatikan nya lalu
tersenyum pantas dia sangat
bahagia .......
sebagai pria tentu Sony mengerti
rasanya diberikan hadiah oleh
wanita yang di cintai ....
" aku ikut bahagia melihat kau
bahagia saudaraku "
Sony menghampiri Ditya lagi
dan memeluknya hangat ....
" terimakasih saudaraku ...."
kata Ditya terharu .....
setelahnya mereka melanjutkan
pekerjaan mereka diruangan Sony
sampai lupa waktu ....
jam makan siang mereka berdua
istirahat duduk di Sofa menikmati
kopi yang baru saja diantar OB
dengan beberapa cemilan .....
sambil menunggu sang ratu yang
bertahta dihati Sony mengantar
makanan seperti biasanya ....
" presdir apakah menikah itu enak? "
kata Ditya polos dia benar2 tak terlalu
mengerti dan tau soal itu secara kan
dia belum pernah mencobanya ....
byurrr ...
Sony menyemburkan kopi yang
sedang diminumnya mendengar
pertanyaan konyol Ditya .......
" kenapa kau ingin tau "
kata Sony menaikkan sebelah alisnya ...
" iya presdir .....aku kan belum pernah
mencobanya " kata Ditya lebih polos
lagi yaa walaupun sangat pintar
dalam segala urusan tapi kebanyak
seorang pria itu sangat berpotensi
bodoh dalam berurusan dengan
wanita khususnya masalah
cinta apalagi rumah tangga ....
Sony tersenyum dia ingin menakuti
nakuti Ditya itung itung balas dendam
karna Ditya telah menamparnya.....
" menikah itu tidak enak ,,,,
__ADS_1
wanita itu sangat menyebalkan , jahat
dan kejam bahkan aku saja sering
di usir Fira keluar kamar malam malam
nggak boleh tidur sama dia ...
dan kau tau dia mengusirku keluar
tampa memberiku selimut dan
bantal ,,, alhasil sudah tidur di lantai
nggak pakai selimut pula ....
kalaupun ada kamar lain semua kunci
diambilnya"
wajah Sony benar benar memelas
saat bercerita sambil menambah
sedikit bumbu agar ceritanya lebih
sukses menakuti Ditya ....
" tapi aku liat kalian atau orang lain
yang menikah sangat bahagia "
kata Ditya mengingat sekaligus
melihat orang2 yang telah menikah ....
" huuuhhh ,,,,, itu hanya di depan umum
tapi kalau dirumah mereka sangat
jahat dan ketus bahkan mempunyai
istri itu selalu di atur atur bahkan
juga sering kali di bodohi "
Sony bercerita dengan ekspresi
kesalnya sambil menunduk .....
" dibodohi gimana? "
Ditya mulai termakan cerita Sony
" iya kita kan sangat sibuk bekerja
sedangkan mereka saat kita
bekerja akan jalan jalan sama temen
nya royal dan foya foya sana sini
dengan santai tampa memikirkan
kita "
" tapi nyonya nggak begitu kok
presdir " kata Ditya membantah ...
" hmmmm,,,,, itu kan katamu tapi
aku yang suaminya aku yang tau
bagaimana istriku ......
memiliki istri itu sangat susah , repot
dan menyedihkan .....
sering di omelin , di cuekin , dijahatin
bahkan kadang di pukulin "
Sony semakin membumbui ceritanya
membuat Ditya ngeri membayangkan
punya istri tapi Sony masih bercerita
sambil menunduk seolah sedang
membayangkan nasib nya selama
punya istri ....
" kau tau saat pulang kerja itu rasanya
sangat melelahkan .....
ingin di manja dan di sayang sayang
sama istri kapan perlu minta jatah ...
tapi bukan itu yang aku dapat
malah Fira marah marah karna
kelamaan pulang jangankan di
manja malah di tendang sampai jatuh
kebawah ranjang " cerita Sony
semakin miris .....
" sampai di tendang presdir "
kata Ditya terkejut ...
" iya ,,,,, bahkan di suruh tidur di Sofa
tampa selimut kebayangkan gimana
penderitaan memiliki istri ....
aku sarankan lebih baik kau berfikir
10 kali untuk menikah "
dan Ditya benar2 menpertimbangkan
untuk menikah mendengar cerita
Sony ternyata memiliki istri
sangat menyiksa dan mereka
hanya bersikap manis hanya untuk
sebatas pamer ....
" mungkin kau sering melihat suami itu
kalau makan selalu diambilkan
makanan oleh istrinya ?"
" iya "
." itu hanya di depan umumnya saja
jika dirumah kamilah para suami
yang mengambilkan mereka makan .
jika kau tak percaya kau bisa tanyakan
pada pria yang sudah menikah "
kata Sony semakin memperkuat
argumennya agar Ditya semakin
percaya .....
" apakah tidak pernah diambilkan
makanan dengan iklas tampa pemer "
kata Ditya serius dia selama ini
benar2 tak tau kehidupan orang
berumah tangga secara kan
selama ini dia hidup sendiri semenjak
kepergian orang tuanya saat dia
berumur 17 tahun ....
" tidak pernah selalu aku yang
mengambilkan Fira makanan
kalau tidak akan dihukum
nggak boleh tidur di sebelahnya "
kata Sony berbohong untuk semakin
menperseru cerita .....
mereka berdua hanya fokus dengan
saling mendengar dan menjawab
pertanyaan masing masing ....
tapi mendengar menuturan Sony
orang ketiga yang juga sadari tadi
mendengar cerita mereka tampa
mereka sadari sudah tak sanggup
menahan emosinya .....
"akkkkk" .....
pekik Sony saat seseorang menarik
telinganya dan mereka berdua
mendongak
jlebbbbb
😡😡😡😡😡
__ADS_1
TERTAWA LAH SEBELUM DILARANG