
dipagi hari semua anggota keluarga
sudah stay di meja makan untuk
sarapan kecuali Dita gadis kecil
itu masih belum keluar dari kamarnya ....
" Dita mana Sya kok belum kelihatan "
tanya Sony ....
" mungkin sebentar lagi turun "
jawab Tasya ...
" apa Fira liat aja keatas ya "
tapi gadis kecil itu sudah turun
hanya saja dengan cemberut
apalagi rambut panjangnya yang
masih belum diikat .....
" loh kok rambutnya nggak di ikat sayang "
tanya Fira memegang tangan anak
gadisnya yang sudah berdiri di dekat
Fira .....
" rambut Dita nggak mau diikat
Mah" sebal Dita sudah dari
tadi dia membenahi rambutnya
tapi nggak bisa rapi ....
" rambutnya bilang gitu dek "
kata Mikell mengejek adiknya ...
" kakak,,,,, hmmmm"
Dita memukul kepala Mikell dengan
tangannya ,, dia itu sudah kesal
ketemu lagi orang ngeselin ...
" kamu galak banget sih"
tawa Mikell cekikilan sangat senang
melihat wajah adiknya ....
" udah jelek makin jelek kamu"
kata Mikell semakin jahat saja
lalu berdiri semakin mengacak
ngacak rambut Dita ......
" Mikell "
teriak Dita kesal dan menendang
kakaknya yang jahat itu .....
" dasar durhaka ,,,, masuk neraka
kamu nanti di bakar api "
kata Mikell dan kembali mengacak
rambut adeknya sambil mengejek
sampai adiknya hampir menangis ...
plakk ...
Vano menampar lengan Mikell
yang jahil dan jahat itu ....
Vano tak suka saja melihat Dita
menangis ....
" kayak nya kalian emang cocok
sama tau nggak" kesal Mikell
mengelus lengannya yang ditampar
Vano ...
" sama apa "
kata Sony menahan tawanya..
" sama sama galakkk"
hahahhaaa....
Vino yang sedari tadi hanya sibuk
bermain ponsel pun mengangkat
kepalanya menatap semua orang
yang tengah tertawa ....
apalagi Dita yang berdiri hampir
menangis disamping Mikell dan
sepertinya air matanya akan segera
tumpah .....
sebagai satu satunya anak perempuan
__ADS_1
di keluarga mereka tentu membuat
Dita menjadi segala ,, tempat kasih
sayang berpusat , di manja dan ya
di permainkan sampai menangis
seperti sekarang .....
" Dek sini kakak ikatin Rambutnya "
lembut Vino berdiri menghampiri
adiknya yang sudah murung itu ...
" di apain kamu sama Mikell "
tanya Vino menatap Dita ...
" Dita dibilang jelek kak "
kata Dita mengadu ....
Vino menampar lengan Mikell
sampai bocah jahil itu meringis ...
" udah kakak tampar dia ,,,"
kata Vino ...
" weeek😝 ,,,, Rasain "
kata Dita dengan senyum penuh
kemenangannya karna dia punya
tempat mengadu ......
" kak Vano mereka pojokin aku "
kata Mikell sengaja mengadu juga
pada kakak nya lantaran dia kan
juga punya kakak ....
" makanya jangan jahat kalau
nggak mau dipojokin"
ketus Vano .....
membuat semua orang menertawai
Mikell ....
" kakak menyebalkan "
umpat Mikell ....
semua orang menatap Vino yang
tengah mengikat rambut Dita ...
dengan Vano dia malah menatap
dengan ekspresi datarnya .....
tapi mereka menyadari itu kok
termasuk Vino ...
" mana ikatannya"
tanya Vino dan Dita langsung
memberikan ikatan Rambutnya yang
sebelumnya dia jadikan gelang ....
" wah adek kakak manis banget ..."
senyum hangat Vino saat Dita
berbalik menghadapnya dan yang
paling parah dia dengan sengaja
mengecup kening Dita di hadapan
semua orang
prakkk....
sebuah susu kotak kemasan mini
mendarat mulus di tengkuk Vino .....
" kamu kenapa nak "
kata Ditya tertawa mengelus
lengan Vano yang duduk di
sampingnya ....
" kamu cemburu yaaaaa"
goda Fira mengedipkan mata centilnya
" nggak "
ketus Vano tapi matanya tak
henti hentinya menatap Vino tajam ...
tapi sifat Fira terlalu dominan
kepada Vino membuat bocah jahil
itu sangat santai seolah tanpa dosa
bahkan dia seperti tak melihat Vano
saja ....
__ADS_1
muahhcc
yang paling parah dengan jahilnya dia
mengulang kembali aksinya ....
senang saja rasanya melihat kakaknya
yang cuek itu cemburu ....
" ayok duduk dek "
Vino membawa Dita untuk duduk
disebelahnya ......
" nanti Dita pergi sekolahnya sama
kakak ya" kata Dita menatap Vino
" nggak boleh ,,,, kamu itu pergi
sekolah sama kakak "
jawab Mikell .....
ketiga bocah itu memang selalu
berangkat terpisah dengan mobil
mereka masing masing ...
" nggak mau ,,,kakak jahat ,,,
Dita nggak mau berangkat sama
kakak" kata Dita merajuk ...
" yaudah kalau gitu sama Daddy
dan Papa kamu saja " kata Tasya ...
" tapi Mom ,,,"
" Dita sama Vano aja "
jawab Vano ....
" lah kenapa jadi sama Kakak "
komplen Vino dan Mikell bersamaan ..
" terus kalau sama kakak kenapa "
tegas Vano membuat kedua adiknya
itu terdiam .....
sebagai anak yang paling tua
tentu membuat adiknya segan dan
takut terhadap Vano apalagi sikap
Vano yang sulit di tebak ....
tapi memang walaupun Mikell dan
Vino suka mengolok ngolok Vano
namun mereka juga takut dengan Vano
lantaran Auranya beda aja gitu ...
" tapi kak ,,,,"
suara kecil Dita ....
" kamu nggak mau berangkat sama
kakak " ucapan dingin Vano ....
" Di ,,, Dita mau tapi ,,, kakak jangan
marah " jawab Dita ....
Fira menatap tak berkedip Vano
kenapa anaknya yang satu itu
sikapnya sangat sulit di tebak ...
dia bisa membuat orang takut hanya
dengan Aura dan kata katanya saja ....
sedangkan Sony , Ditya dan Tasya
menatap kagum Vano ......
seperti inilah sebenarnya jiwa
seorang pemimpin ......
harus menjadi orang yang sulit
ditebak agar tak mudah di kalahkan
oleh orang lain .....
jika Vano memimpin perusahaan
dengan Auranya yang begini sudah
bisa di pastikan musuh akan segan
dan berfikir dua kali untuk
mengganggunya ......
*****
...cinta memang aneh bisa merubah ...
...siapa saja .......
...cinta tak mempunyai defenisi karna disetiap orang yang mengalami dan merasakan selalu mempunyai defenisi berbeda tentang cinta .....
__ADS_1