
tawa Fira berhenti saat Sony
membekap mulutnya......
" diam tau nggak ,,,, sebelum byby
terkam kamu " ancam Sony
membuat gadis nakal itu diam
membisu .........
Sony menarik selimut lalu memeluk
gadis Nakal itu ......
" tidurlah sudah malam "
kata Sony lembut sedikit mengayun
ngayun Fira di pelukannya seperti
bayi ........
" ihhhh,,,, Fira bukan bayi .."
kata Fira cemberut ....
" terus kamu apa ,,,,,, udah gede juga
tiap hari minta peluk sama byby "
kata Sony meledek Fira membuat
Fira malu karna dia memang setiap
hari minta di peluk oleh Sony apalagi
kalau mau tidur ....
" terus minta peluk sama siapa lagi ...
kalau bukan sama byby ... " kata Fira berbicara dengan nada ketus .....
" sama,,,"
Sony hendak menjawab .....
" diam ,,, istrimu mau tidur "
Fira memeluk Sony erat lalu
memejamkan matanya ..
" baiklah nyonya " ....
Sony memeluk istrinya erat ....
" peluknya yang eratttt"
kata Fira lagi ....
" ini tu udah erat "
kata Sony lagi .....
" ihhh bilang aja peluknya nggak iklas"
celetuk Fira mencoba memulai
perdebatan dengan Sony
Sony yang tak mau berdebatpun
memeluk Fira semakin erat .....
" byby mau butuh Fira yaa"
gadis nakal itu malah marah marah .....
Sony melepaskan pelukannya dan
menatap dalam dalam mata gadis
nakal itu .....
Sony tersenyum kecut dia tau apa
yang ada dalam Fikiran Fira ....
bahwa dia hanya ingin berdebat dengan
Sony
" baiklah byby turutin permainan kamu "
batin Sony memikirkan sebuah ide ...
walaupun Sony sudah dewasa tapi
tak menutup kemungkinan dia
bisa bersikap seperti anak anak ...
" yaudah kalau gitu byby nggak
usah peluk kamu lagi "
Sony langsung berbaring memunggungi
Fira dan menarik selimut ....
mata Fira yang bulat semakin membulat
melihat Sony yang memunggunginya ...
" byby ...."
rengek Fira menyentuh lengan Sony
agar Sony berbalik menghadapnya ....
sudah lebih dari 5 menit Sony masih
memunggungi nya ........
" hmmmm,,, by Fira becanda "
kata gadis kecil itu jujur dia ingin
Sony kembali memeluknya ....
tapi sepertinya Sony sudah terlanjur
tidur .......
" byby ......"
Fira duduk diranjang menggoyah lengan
Sony dan menatap Sony ternyata dia
sudah tidur dan memejamkan mata ...
Fira mencoba menarik Sony agar
berbalik ke arahnya tapi tak bisa
Sony terlalu berat untuk Fira tarik ....
cukup lama gadis nakal itu melakukan
berbagai cara agar Sony kembali
menghadapnya tapi tak bisa ....
Fira nampak berfikir keras lalu
tersenyum senang ......
" kenapa nggak dari tadi kek"
batin Fira menepuk kepalanya sendiri ...
Fira bangun dari ranjang lalu berjalan
mengelilingi ranjang dan berhenti di
hadapan Sony yang sedang tertidur ....
Sony yang tidur di tengah tengah ranjang
semakin mempermudah Fira .....
Fira kembali masuk kedalam selimut
memeluk Sony dan menyusup kedalam
pelukan hangat Sony tampa izin bahkan
Fira mengambil sebelah tangan Sony
dan menaruhnya di punggung Fira
seolah Sony yang memeluknya .....
Sebelum tidur Fira mengecup Sony
dulu baru dia memeluk Sony erat
dan memejamkan mata .....
Sony geleng kepala tampa sepengetahuan
Fira gadis kecil itu punya sejuta ide
untuk memenuhi keinginannya ....
skip ........
sekitaran jam 11 siang .....
Sony duduk santai disofa ruangan
di kantornya bersama Ditya menikmati
waktu istirahat siang mereka ......
" kau terlihat bahagia sekali presdir"
tanya Ditya sambil memakan snack
yang ada di atas meja .....
" yaaa begitulah Ditya ,,,,,Fira selalu membuatku bahagia dengan segala
tingkahnya " senyum Sony sambil
membayangkan kelakuan Fira ....
" tapi nyonya wanita istimewa lo
presdir " pendapat Ditya ....
" maksudnya "
Sony kurang paham dengan apa
yang dimaksud Ditya. ......
__ADS_1
" yaa beda aja dari wanita lain dia itu
sangat nakal tapi juga sangat baik
dan hanya dia presdir yang bisa mengendalikan mu " jelas Ditya .....
" mengendalikan "
kata Sony tak mengerti arah pembicaraan
Ditya ....
" iya ,,,,,,, dia bisa membuatmu bahagia ,
senang ,marah ,cemburu , posesif , nggak
jelas bahkan dia pernah membuatmu
menangis hanya karna keloposannya
seperti yang kau ceritakan padaku "
Sony mulai paham akan penjelasan
Ditya ....
" bahkan aku yang selama ini berada
di samping mu saja tak membuatku
mengerti dirimu dengan detail bahkan
aku tak percaya bahkan kau seorang
yang sangat cemburuan kau bisa
menutupi nya dengan sikap pendiam
mu dan nyonya dengan mudah
membuat kau jujur hanya dengan kata kata "
ledek Ditya di akhir kalimatnya membuat
satu buah pulpen mendarat mulus
dikeningnya ...
" tuh kan ,,,, aku hanya mengenalmu
sebagai seorang yang galak selama ini "
jujur Ditya membuat Sony ingin segera
menghajar pria itu
drettt....
Sony mengambil ponselnya yang
berbunyi .....
" ada apa om ?"
tanya Sony to the poin karna dari
nada bicara om Pradana terdengar sekali
bahwa beliau lelah ....
" kamu di kantor kan Son "
" iya "
" Ditya sama kamu "
Sony langsung menatap Ditya yang terlihat
begitu penasaran dengan siapa Sony
menelfon .....
" ada om "
jawab Sony dan Sony juga mendengar
suara seorang wanita dan juga pria
didekat om Pradana seperti sedang
berdebat .....
" Son om boleh ketemu kamu sama
Ditya nggak om Sudah di perusahaan
kamu nih tapi nggak boleh masuk
sama resepsionis"
kata Om Pradana mengeluh ...
" baiklah om tunggu sebentar "
Sony mematikan telfon dan menelfon
lagi pengawalnya untuk menjemput
om Pradana di lantai dasar perusahaan nya
" Siapa presdir "
tanya Ditya penasaran .
" Mertua mu "
kata Sony santai ......
mengetuk pintu ruangan Sony ..
" masuk ..."
dan masuklah om Pradana , putranya
serta istrinya ....
Ditya memperhatikan seorang wanita
di tengah om Pradana dan Doni yang
sudah berbinar senang menatapnya ....
sepertinya itu mama Tasya karna
wajahnya sangat mirip dengan Tasya ...
" duduk Om ,Don ,Tan "
kata Sony sopan ....
" hey,,,,, apakah kau calon menantu ku
kau tampan sekali nak ...."
puji mama Tasya kesenangan bahkan
dia tak membiarkan Ditya bersalam dengan nya tapi langsung memeluk
Ditya .........
Om Pradana dan Dony menyandar
lelah di sebelah Sony sambil memandang
mama Tasya yang begitu bahagia
bertemu dengan Ditya ........
" kenapa om "
kata Sony tersenyum menatap om Pradana dan Doni yang kelihatan begitu lelah
" kami capek Son muter muter .....
cari Ditya mama itu ngotot terus
pengen ketemu Ditya "
kata Doni memijat pelipisnya ....
mendengar kata kata Doni Ditya
tersenyum
" om udah nyari kekantor Ditya taunya
dia malah Disini kata sekretaris nya ...
om lelah Son nurutin keinginan tante
kamu ,, "Sony terkikik mendengar penjelasan papa dan kakak Tasya
bukannya Sony tak mau seberapa
ceplas ceplos dan ngototnya
mama Tasya kalau sudah punya
keinginan .....
" nama kamu siapa nak ..."
tanya mama Tasya menatap Ditya ...
" Ditya tante "
Ditya senang sepertinya mama Tasya
menyukainya .....
" MAMA bukan tante"
kata mama Tasya lembut mengelus
kepala Ditya ......
" natapnya biasa aja mah ....
kayak nggak pernah natap yang ganteng
aja " sewot Doni ...
" emang nggak pernah ,,,, tiap hari
yang mama liat cuma wajah jelek
kalian berdua " kata mama Tasya dengan
jahatnya membuat Sony langsung
menyemburkan air yang sedang
di minumnya .....
lalu tertawa keras bersama Ditya
mendengar betapa jahatnya mama
Tasya ......
__ADS_1
" mulut mama tuh pedes tau nggak ...
bilangin kami jelek tapi tetep aja sayang
sama kami ,,,, lagian Doni jelek juga
buatan mama " Sewot Doni kesal ....
" kamu itu buatan papa kamu makanya
jelek kayak dia " kata mama Tasya tak
mau kalah ....
" buatnya ya sama mama lah mana
bisa papa buat sendiri " ketus
om Pradana dengan wajah lelahnya ...
Sony dan Ditya saling pandang
mereka sudah bisa membayangkan
seberapa somplak dan kocaknya
keluarga ini ......
" tulis nomor ponsel kamu di ponsel
mama sayang biar nanti mama bisa
hubungin kamu " kata mama Tasya
senang akhirnya dia bisa ketemu
dengan calon menantunya yang ganteng
ini 😂😂
" awas tuh si Tasya ,,,, anak nakal itu
berani beraninya boongin mama ".
geram mama Tasya
" Tasya boong apa tan ,,,, ehh ma "
kata Ditya bertanya ....
" dia bilang dia nggak punya pacar
bahkan deket sama orang aja nggak "
kata mama Tasya ....
" Tasya kan emang nggak pernah
punya pacar " kata Doni membela
adiknya ya senakal nakalnya Tasya
dia adalah wanita yang terjaga
dan Doni tau itu ..........
Tasya tak pernah punya pacar kalaupun
dekat dengan orang pasti cuma temen
bukan tanpa alasan Doni bilang
begitu dia selalu memerintahkan
seseorang untuk menjaga dan
mengawasi adiknya full time ..
" terus ini "
kata mama Tasya terkejut ....
tiba tiba perasaan Ditya sedikit sakit
rasanya tapi entah kenapa ...
" dia itu calon menantu mu tante"
jawab Sony dengan santai membuat
Ditya menatap tajam Sony .....
tapi Sony mah bodoh amat ...
" ohhh,,,yaaa"
senang mama Tasya ......
" kapan kamu mau nikahin Tasya "
mama Tasya langsung bertanya ...
membuat Ditya gelagapan bingung
harus menjawab apa sedangkan
Sony goblok itu begitu menikmati
ekspresi bingung Ditya .....
" tunggu Tasya lulus dulu mah ...
kan tinggal 2 bulan lagi "
kata Om Pradana .....
" iya pah ,,,, " senang mama Tasya
" tapi ,,,,"
kata Ditya hendak membantah
" yessssss,,, akhirnya gue punya adik
laki laki " bahagia Doni .....
pintu ruangan Sony diketuk lagi ...
" byby "
Suara manja Fira diluar sana terdengar
sangat jelas ....
" masuk sayang "
kata Sony ...
Fira membuka pintu ....
" ayokkkk...."
kata Fira menarik seseorang lagi
dari balik pintu dan Fira belum sempat
melihat kedalam apalagi orang yang
diam saja membuat Fira berfikir
hanya ada Sony dan Ditya didalam ...
" nggak mau "
Tasya kesal sekali dengan Fira
yang terus memaksa dan menariknya
untuk menemani Fira ke kantor
om Sony bahkan mereka masih
memakai seragam sekolah ....
" aku mau pulang Ra "
mohon Tasya karna Fira terus memaksanya
masuk ke ruangan Sony dan Tasya nggak
mau dan tetap bersikukuh nggak mau
masuk .....
" ihhhh ,,, bentar doang "
Fira terus menarik Tasya yang berpegang
pada pintu ujung dinding ....
" nanti mama aku nyariin aku udah janji
mau nemenin mama ke mall "
boong Tasya agar tak di paksa Fira
masuk ........
baik Fira maupun Tasya memang tak
tau kalau keluarga Tasya sekarang
juga sedang didalam ruangan Sony
menyaksikan tarik menarik kedua
sahabat karib itu .....
sedari tadi yang terlihat hanya Fira
tapi mereka tau kalau yang ditarik
Fira adalah Tasya karna Suaranya
" paling kamu boong "
kata Fira tak percaya dia begitu ingin
mempertemukan Tasya dan om
Ditya agar hubungan mereka punya
kejelasan seenggaknya Tasya bisa
bilang sama Ditya kalau mamah Tasya
itu selalu ngotot pengen ketemu om
Ditya......
kehabisan kesabaran Fira menarik
Tasya sekuat tenaga .......
brugg ..
jatuhlah kedua gadis nakal itu
di lantai ruangan Sony .....
__ADS_1
LIKE & KOMEN