Cinta Tulus Sang Pria Dewasa

Cinta Tulus Sang Pria Dewasa
konglomelarat ...


__ADS_3

Ditya langsung masuk ke ruangan


Sony untuk memarahi boss nya itu๐Ÿ˜†


" kau dari mana saja presdir aku


sudah stres dan lelah bekerja


menghendel semuanya sendiri "


keluh Ditya duduk di kursi depan


meja kerja Sony ......


dan Sony juga duduk di kursinya


sambil membaca dokumen di mejanya


" tidurr "


kata Sony dengan santainya ...


plakk ....


setumpuk dokumen mendarat di


wajah Sony ....


" apa,,, tidur aku sudah separuh mati


rasanya mengerjakan semua tugasku,


tugas kau dan di tambah lagi tugas


Devon dan kau seenaknya tidur apa kau mau membunuhku " kesal Ditya ...


wajarlah Ditya marah kalau Sony


sakit atau ada keperluan lain mungkin


Ditya bisa toleransi lah ini Macan Tua


malah tidur ....


" dasar Macan tua nyebelin tau nggak"


umpat Ditya terang terangan ....


" maafin aku Ditya,,, entah kenapa


aku beberapa hari ini suka tidur


terus " mohon Sony sambil menjelaskan


semuanya dengan merengek membuat


Ditya yang tadinya Marah malah


tertawa .....


apalagi menatap Sony yang memohon


dan sepertinya takut pada Ditya entah


apa yang terjadi dengan Macan tua itu ...


kenapa dia jadi suka merengek seperti


nyonya kecil .......


Ditya geleng geleng kepala lalu


" baiklah pelajari tuh dokumen


buat meating 1 jam lagi ...


aku mau istirahat dulu "


kata Ditya menuju sofa diruangan


Sony dan rebahan sambil memejamkan


mata ...


Sony mempelajari dokumen itu


sebentar lalu kembali membangunkan


Ditya lagi yang rebahan di sofa ruangannya

__ADS_1


" Ditya bangun "


kata Sony duduk di sofa dekat kaki


Ditya ...


" apa .."


kata Ditya masih memejamkan matanya


" bangun"


tegas Sony menampar ringan lengan


Ditya membuat pria itu kesal bahkan


tak hanya bangun tapi juga berdiri


di depan Sony ......


Sony menatap Ditya dari atas sampai


bawah ........


" apa yang kau liat presdir "


kata Ditya malas ....


" dasar KONGLOMELARAT "


kata Sony dengan mulut pedas dan


jahatnya matanya masih sibuk memperhatikan Ditya dari atas sampai


bawah ....


" konglomerat presdir bukan konglomelarat"


kasal Ditya....


" konglomerat apaan kau .....


Mandi enggak, baju nggak di setrika


dan ini sepatu udah berapa tahun nggak


lo ganti " Sony langsung menendang


sebelum tidur ....


Sony berdiri memegang Rambut


ditya ...


"Rambut nggak di potong ,


kamu itu udah jelek jangan tambah


jelek lagi dengan tampilan begini "


kata Sony dengan mulut pedasnya


itu .....


" buka ,,,, buka jas kamu sekarang "


kata Sony bahkan membantu Ditya


melepas jas nya ..


bruggg....


Sony langsung melempar jas


Ditya kedalam tong sampah ....


" kenapa kau membuang jas ku "


teriak Ditya tak terima dengan


perlakuan Sony ......


Sony mengeluarkan dompet nya


mengambil semua uang dalam


dompetnya dan satu buah kartu ...


" pergi benahi dirimu ....

__ADS_1


besok jangan sampai aku melihatmu


dengan tampilan seperti ini lagi ..."


kesal Sony ....


entah kenapa dia sangat tak suka


dan muak melihat tampilan Ditya .....


rasanya tak enak saja dilihat ...


perasaan Sony ...


bukannya Ditya tak membenahi


dirinya agar nyaman dilihat namun


pekerjaan yang sedari tadi begitu


banyak menumpuk membuat Ditya


harus mondar mandir kesana kemari ...


apalagi dia yang langsung rebahan


di Sofa tampa melepas jas nya ...


makanya Rambutnya selain sudah


agak panjang pun jadi terlihat tidak


rapi dan bajunya menjadi kusut


seperti tidak di sektrika ....


" wahhhj,,, kau benar benar baik


presdir ,,, baiklah aku akan shopping


seharian ini dan memanjakan diriku ...."


kata Ditya senang kembali mengambil


sepatu nya yang tadi di tendang Sony ...


" sekalian ya presdir perusahaanku


juga kau hendel sehari ini saja "


kata Ditya dengan senangnya ....


begitulah Sony dan Ditya bukan hanya


Ditya yang ikut mengurus perusahaan Sony


tapi juga sebaliknya


" hmmm,,,cepat pergi sebelum aku berubah


pikiran " ketus Sony yang sedang


membaca dokumen di meja kerjanya


melihat itu Ditya jadi kesal kenapa


Sony jadi sangat cuek dan yang


paling nyebelin mulut pedas nya


itu looo .....


" dasar priaa hamil "


kata Ditya spontan karna setau


Ditya hanya orang hamil yang sikapnya


begitu tak menentu ....


Ditya menutup pintu Sony dengan


sangat keras dan kasar sampai


Sony kaget dibuatnya ...


"Hamil ???.."


kata Sony mengulangi perkataan Ditya

__ADS_1


dan dengan bodohnya dia menatap


perut nya


__ADS_2