Cinta Tulus Sang Pria Dewasa

Cinta Tulus Sang Pria Dewasa
terjerumus


__ADS_3

menjelang perayaan hari kelulusan ...


Vano , Vino dan Mikell pergi ke


sebuah club eksklusif di pusat kota


bersama 3 orang teman mereka


untuk bersenang senang menikmati


hari libur ....


mereka bertiga pergi tanpa memberi


tau orang tua mereka ....


mereka pamit kepada keluarga dengan


alasan pergi bermain basket ......


kurang dari jam 4 sore ketiga saudara


itu sudah sampai ,, mereka memasuki


club itu dengan riang menuju ruangan


VIP yang sebelumnya sudah di pesan


teman mereka dan ternyata ketiga


teman mereka itu sudah menunggu ...


" hay,,, bro "


mereka saling berjabat tangan


berpelukan melepas rindu sudah


lebih dari seminggu mereka libur


semenjak ujian terakhir .....


sebenarnya ketiga saudara itu


sering pergi ke club tapi mereka


tetap menja pergaulan,,,, mereka ke


club hanya untuk sekedar


menghilangkan jenuh dan rasa bosan ...


Bastian menuang wine kedalam


6 buah gelas ....


" mari kita bersenang senang"


lalu mereka meminumnya


selesai minum mereka semua


keluar ruangan itu menyusuri


ruangan utama club yang didominasi


oleh suara musik yang memekakkan


telinga ......


mereka berpindah duduk di sofa


menikmati pemandangan orang


orang yang pada bergoyang dan


sudah pada mabuk .......


dan yaa pemandangan menyejukkan


para wanita j***** yang sedang ikutan


bergoyang dengan baju yang sexy

__ADS_1


dan terbuka menemani


para pria pria kesepian yang menjadikan


mereka pelampiasan ....


" liat wanita berbaju merah itu "


tawa Nico menunjuk lalu mereka


semua tertawa menatap wanita


montok yang bergoyang dengan gaya


yang menjijikkan ....


" kau kalau tidur sama dia bisa habis


kau " kata Mikell tertawa sangat


keras dengan fikiran travelling nya ...


" jaga fikiran kalian"


tegas Vano .....


mereka memang sering pergi ke club


tapi hanya sebatas minum dan


menghilangkan suntuk tak pernah


bermain wanita .....


" iya kak "


kata mereka bersamaan lalu


tertawa lagi ......


tanpa mereka semua sadari ada


sekelompok orang yang tengah


menatap mereka dengan senyum


mereka berenam memang adalah


anak dari para pebisnis ternama


yang tentunya masa depan mereka


sangatlah terencana dan gemilang


bahkan pewaris kerajaan bisnis keluarga


mereka ....


" tapi bagaimana kalau aku


menghancurkan masa depan gemilang


mereka " kata seseorang yang


duduk di meja pojok ruang menatap


keenam remaja yang tengah tertawa itu


musuh memang tak pernah kita


sadari tak selalu musuh itu


menghancurkan dengan terang


terangan kadang mereka seperti


angin yang langsung menerpa tanpa


kita sadari ....


barteder kembali mengantarkan


enam gelas berisi wine kepada

__ADS_1


mereka yang tanpa berfikir panjang


langsung mereka teguk sembari


menikmati alunan musik dan


tontonan sedap didepan mata ....


" kok aku gerah ya "


keluh Vino yang juga dirasakan yang


lainnya .....


seketika mereka semua merasakan


gejolah gairah yang luar biasa sampai


mereka rasanya ingin langsung


melampiaskannya ......


" kita harus pulang "


kata Vano yang menyadari akan


perubahan aneh di tubuhnya ...


yang lain pun mengangguk ...


tapi saat mereka akan berdiri


sekelompok wanita wanita cantik


datang menghampiri mereka


memaksa mereka agar duduk


kembali .....


mungkin masih seumuran mereka


wanita wanita itu dengan lihai


memainkan perannya ....


membuat mereka terbuai apalagi


kondisi mereka yang hampir bahkan


ada yang sudah mabuk .......


tubuh mereka yang memanas


di tambah lagi dengan wanita j*****


itu yang duduk di pangkuan mereka


bermain dengan hebat semakin


membuat mereka memanas dan


membalas nya melupakan segalanya


yang mereka fikirkan hanyalah


bagaimana cara keluar dari siksaan


ini ........


para wanita itu membawa masing


masing pasangannya menuju kamar


..


2 jam kemudian


dan terjerumus lah ....


...yang emosi ,marah ,kesal ...


...sama penasaran mana suaranya...

__ADS_1


...😆😆😆😆...


like dulu dong nanti author doble up


__ADS_2