
Fira mengobati luka Mikell
begitupun Tasya yang mengobati luka
Vino ....
" Dita sayang tolong obatin luka
kan Vano ya " pinta Ditya karna iba
melihat Vano yang lukanya belum
juga di obati ....
" baik Daddy "
patuh anak itu melepaskan lengan
Papa yang dipeluknya .....
Dita menetesi kapas dengan
alkohol untuk membersihkan
luka di wajah Vano .....
lalu duduk di samping Vano yang
duduk terpisah di sofa panjang ..
" kak Vano tinggi banget Dita yang
nyampe " keluh Dita walaupun Vano
juga duduk bersamanya tapi tetap
saja susah ......
Vano menatap Dita yang pendek itu
dan segera berbaring menjadikan
paha gadis montok dan berisi itu
bantalnya .......
ya walaupun Dita masih kecil
tapi memang paras cantik dan
montok nya sudah kelihatan
apalagi tubuhnya yang berisi itu ...
masih kecil aja sudah meruntuhkan
iman apalagi nanti 😆
" aakkkk ,,,,, pelan pelan Dita "
ringis Vano berteriak membuat
semua orang menatapnya ....
" maaf kak sengaja "
kekeh Dita jahil karna memang
dia sengaja menekan luka di
sudut bibir Vano ....
" ohhh,,, jadi kamu mau bunuh kakak
bukan ngobatin " omel Vano
" bukan gitu kak ,,,, Dita cuma pengen
tau lukanya parah apa nggak ya makanya ditekan dulu " jawab Dita dengan santainya
" sakit tau nggak "
kesal Vano berbaring telentang dan
deg ...
jantung Vano berdetak dua kali lipat
lebih kencang dari biasanya saat
matanya menatap wajah cantik Dita
yang sedang menunduk mengobati
lukanya .......
" jangan gila Vano dia adik kamu "
batin Vano membentengi dirinya ...
brukkk .....
bantal Sofa mendarat mulus
tepat di dada dan wajah Vano ...
" jangan lo pandang pandang adik
guee,,,, nanti lo suka lagi "
teriak Mikell meledek dengan
suara kerasnya ....
__ADS_1
hahahahaaaa....
semua anggota keluarga tertawa keras
dibuatnya melihat Vano yang
menatap Dita tanpa berkedip ....
" dia juga adik gue,, bukan adik lo
aja " elak Vano menjawab supaya
tak semakin malu ...
karna jujur saja memang sangat
malu sekali Vano dan dia juga
heran kenapa dia merasakan
segemericik rasa aneh dihatinya
saat menatap Dita barusan ....
" kalau suka bilang aja ,,, nggak usah
alasan " jawab Vino semakin
memojokkan
jleppp ...
skak mat ....
" nggak "
jawab Vano dengan wajahnya
yang sudah merah tomat ...
" ihhhhh,,,, anak Mama sok muna mah "
goda Fira ....
" Mama "
rengek Vano ....
sedangkan Dita dia masih fokus
mengobati luka di wajah Vano mana
ngerti gadis kecil itu urusan cinta
umurnya aja baru 10 tahun .....
" jangan gerak terus kak ,,,,
kan Dita belum selesai obatin nya "
" iya ,,,, cerewet kamu mah "
kekeh Vano membuat Dita kesal ...
" akkkk"
lagi lagi gadis nakal itu menekan
luka Vano dengan sengaja ...
" sakit Ditaa"
kata Vano meringis ..
" Dita obatilah dengan cepat ,,,,
Papa sudah lapar " kata Sony ...
" hahhhh,,, iya Pah "
...........
di meja makan ....
Fira dan Tasya mengisi piring anak serta
suaminya satu persatu ...
" sini Dita bantu "
Dita yang duduk di tengah tengah
Vano dan Vino mulai mengisi
piring ...
" kak Vino sini piring "
minta Dita tersenyum manis pada
Vino karna Dita sangatlah dekat
dengan Vino apalagi sifat Vino yang
ceplas ceplos membuat Dita lebih
banyak bicara dengannya dari pada
dengan Vano dan Mikell karna mereka
lebih cenderung diam dari pada bicara ...
" kakak mau makan pake apa "
__ADS_1
tanya Dita menatap Vano ....
" terserah kamu aja "
jawab Vino dengan senyum penuh
kemenangannya sepertinya bocah
itu mencoba memanas manasi Vano
dan semua anggota keluarga
menyadari hal itu ......
lagian Vino dan Mikell pun tau
sepertinya Vano itu suka pada Dita
hanya saja sifat tertutupnya membuat
orang lain sebal .....
lagian apa salahnya kalau dia suka pada
Dita mereka juga tak memiliki hubungan
darah .....
makanya Vino ingin memancing
reaksi Vano dengan anggota
keluarga menjadi saksinya....
semakin lama semakin menjadi jadi
saja si Vino bahkan bocah itu sampai
meminta Dita memotong kan potongan
ayam agar siap untuk dimakannya ...
saat makanan yang diambilkan Dita
siap dia pun memberikan pada kak
Vino nya tapi ...
" eehhh "
kata Dita menatap Vano karna Vano
malah mengambil makanan itu dan
langsung memakannya ......
" itu kan untuk kak Vino kak"
suara kecil Dita .....
" ohhh,,, jadi kakak nggak boleh makan " kata Vano tersenyum
kecut dengan wajah datarnya....
lalu berdiri dari duduknya ....
" kakak ,,,, bukan gitu maksud Dita "
kata Dita memegang tangan Vano ...
hahahhaaaa
ngambekan looo😆
semua orang saling sikut menahan
tawanya ,,,, aneh memang si Vano
" k hmmm "
Sony berdehem membuat situasi
makin canggung saja
" sini Dita juga ambilin kakak ya "
mohon Dita tak mau melepaskan
tangan Vano ....
Vano kembali duduk ...
Dita mengisi piring Vano dengan
makanan bahkan gadis kecil
itu menyuapi Vano makan membuat
Vino dan Mikell melotot ...
😆😂😆😂😆😂😆😂😆
alah garing kali bab ini ya....
nggak papalah anggap aja
sebuah perawalan ya sayang
saat umur Dita 18 tahun nanti
baru mereka menikah dan kita
bakalan rilis novel baru lagi 😱😜
__ADS_1
setuju ya !!!!!