CINTA UNTUK ALEXA

CINTA UNTUK ALEXA
Bab 11


__ADS_3

Sepulang mereka dari mall, Alina di landa ketakutan hebat.


Dia benar-benar takut kalau mantan suaminya itu akan membongkar semua kebohongannya pada Arga. Arga pasti akan sangat marah padanya kalau pria itu mengetahui bahwa kedua anak Alina bukanlah anak Arga melainkan anak kandung Rega.


Arga pasti akan langsung menceraikan dirinya jika pria itu tau kebenarannya.


Alina tidak ingin di ceraikan Arga, dia tidak ingin jatuh miskin. Orang tua Alina memang kaya tapi tidak sekaya keluarga Arga. Setidaknya menikah dengan Arga, Alina bisa membeli banyak barang bermerek juga mobil mewah. begitu juga dengan kedua anaknya yang bisa membeli apapun yang mereka inginkan karena Arga.


Alina tidak akan pernah melepaskan tambang emasnya itu begitu saja. Yah, dia harus melakukan sesuatu. Alina harus segera melenyapkan Rega agar tidak ada lagi orang yang akan menghalanginya dalam mewujudkan keinginannya.


Tujuan Alina menikahi Arga tentu saja karena dia ingin menguasai harta pria itu. Alina tidak mencintai Arga, baginya hanya ada uang dan kemewahan saja. Alina akan melakukan apa saja agar keinginannya bisa tercapai termasuk melenyapkan orang yang akan menjadi penghalangnya.


"kamu pikirin apa sih sayang, dari tadi mas panggil-panggil kamu nggak dengar." ucap Arga langsung memeluk Alina dari belakang.


"Aku kangen banget sama kamu, sampai-sampai aku nggak konsen waktu kerja tadi, aku terus aja kepikiran kamu." sambung Arga sambil mencium leher Alina.


"Aku juga kangen banget sama mas Arga." dusta Alina. Alina ini memang sangat hebat dalam memainkan drama dan emosi orang lain.


"gimana jalan-jalannya tadi, seru nggak?" tanya Arga dengan tangan yang mulai memijit dada Alina lembut.


"seru banget mas, mas mandi dulu gih." ujar Alina lembut.


"Mandi bareng mau?" tanya Arga dengan seringai mesumnya.


"mesum." ucap Alina manja sambil mencubit perut Arga. Tidak ingin menunggu lama lagi Arga segera menggendong Alina dan membawanya ke kamar mandi. Terjadilah sesuatu yang hanya mereka saja yang tau.

__ADS_1


skip


Di sisi lain Rega sedang memikirkan bagaimana caranya dia membongkar kebusukan Alina, sudah cukup wanita busuk itu mempermainkan hidup orang lain. Sekarang Rega tidak akan membiarkan wanita itu hidup bebas lebih lama lagi. Rega tau mungkin saja saat ini Alina mulai memikirkan cara agar melenyapkan dirinya. Tapi sebelum itu terjadi dia akan membongkar semuanya.


Mungkin Rega akan memulai dari Arga terlebih dahulu. Dia tidak bisa menunda terlalu lama lagi, jadi Rega memutuskan akan mengatakan semua ini pada Arga besok.


Dia sudah mengumpulkan semua bukti agar Arga percaya. Selain itu Rega juga sedikit lega karena Alina tidak akan pernah bisa memiliki anak bersama Arga karena rahim wanita itu telah di angkat saat melahirkan si kembar dulu. Mungkin dia juga akan memberitahu fakta ini juga nantinya takut jika seandainya Alina akan berpura-pura hamil di saat akan di ceraikan.


Rega sangat mengetahui kelicikan Alina, wanita itu bagaikan ular berbisa yang bisa mengeluarkan taringnya kapan saja.


^^^^


keesokan harinya, setelah sarapan pagi. Rega tidak lagi ingin menunda untuk bertemu Arga. Bersyukurlah dia karena sekertaris Arga masihlah sepupu jauhnya. Hanya saja pria itu dulu tidak tau tentang pernikahan dirinya dan juga Alina.


Setelah menghubungi sekertaris Arga, Rega segera bergegas ke perusahaan Arga. Mumpung pria itu tidak sibuk, dia harus segera membongkar kejahatan Alina.


Melihat Rega, sebenarnya Arga sedikit heran apa yang ingin Rega bicarakan padanya. Tadi sekertarisnya bilang ini mengenai istrinya Alina, Arga jadi khawatir semoga tidak ada yang hal buruk yang terjadi pada istri tercintanya itu.


"selamat pagi pak Arga." sapa Rega


"ya selamat pagi, silahkan duduk." ucap Arga dengan jantung yang berdegup kencang. Percayalah dia begitu khawatir sekarang.


"sebelum saya menyampaikan tujuan saya datang kesini, saya ingin pak Arga melihat semua ini terlebih dahulu." ujar Rega sambil memberikan sebuah map dan flashdisk pada Arga.


Arga segera membuka map itu dan melihat isinya. Betapa terkejutnya Arga saat melihat isi map itu adalah bukti pernikahan Rega dan Alina juga bukti pemalsuan kecelakaan Alina 5 tahun yang lalu. Di sana juga terdapat hasil tes DNA antara Rega dan kedua anak Alina dan masih banyak lagi. Jantung Arga begitu sakit rasanya, bagaimana bisa Alina dengan tega membohonginya seperti ini. Kalau Arga lihat-lihat wajah pria di hadapannya ini memang sangat mirip dengan Arkan. Bahkan Arkan bisa di bilang fotocopy dari Rega begitupula dengan Anaya, gadis kecil itu juga mirip dengan Rega.

__ADS_1


"kamu bisa buka isi dari flashdisk itu tuan Arga." ucap Rega


walau sedikit takut dengan fakta yang akan lebih menyakitinya lagi, tapi Arga tetap membuka flashdisk itu. Di sana ada banyak sekali Vidio tapi Arga tidak tau Vidio apa saja itu.


Di bukanya satu persatu Vidio itu, Saat melihat isi semua Vidio itu hati Arga sangat hancur. Air matanya bercucuran dengan derasnya, dia tidak menyangka Alina bisa dengan tega membohonginya seperti ini. Terlebih alasan kedua mertuanya membenci Alexa dulu ternyata juga karena Alina.


Bagaimana bisa Alina yang saat itu masih berusia 7 tahun merencanakan kejahatan seperti itu. Bahkan ibu Rega juga menjadi salah satu korban pembunuhan yang di lakukan oleh Alina.


Oh tuhan, dia bahkan sampai menyia-nyiakan istri yang sangat mencintainya hanya karena Alina. Dia mengabaikan bahkan menyiksa anak kandungnya hanya karena anak yang ternyata bukan darah dagingnya.


Arga sangat menyesal, Arga menjerit dan berteriak seperti orang gila karena hatinya teramat sakit saat ini.


Bagaimana bisa dia membuang istrinya yang begitu baik itu hanya untuk wanita menjijikan seperti Alina. Arga sudah melihat dari ratusan Vidio itu sebagian besar adalah Vidio dimana Alina melayani bos bos besar. Ternyata Alina adalah seorang wanita malam, oh tuhan Arga merasa dirinya benar-benar menjijikan.


"Arghhhhhh." Arga menjerit sejadi-jadinya untuk meluapkan semua rasa sakitnya saat ini.


Ternyata wanita yang sangat di percaya olehnya tidak lebih dari seorang pembohong. Wanita yang di kiranya mencintai dirinya ternyata hanya mencintai uangnya saja.


Bagaimana dia bisa meminta ampun pada Alexa dan kedua putranya setelah ini. Rasanya Arga tidak memiliki muka menemui ketiga orang itu.


Dia benar-benar pria brengsek, dia benar-benar pria bajingan.


Arga menangis pilu meratapi semua kebodohannya selama ini. Dia menyesal tapi apakah penyesalannya itu dapat mengembalikan apa yang sudah hilang. Apakah penyesalannya bisa memperbaiki apa yang sudah rusak. Jawabannya adalah tidak, ketiga orang yang pernah dia sia-siakan itu pasti tidak akan mau memaafkan dirinya. Terlebih dia juga sering menyakiti fisik anak dan mantan istrinya itu dengan begitu kejinya.


Sekarang Arga berpikir apa yang membedakan antara dia dan Alina. Bukankah mereka berdua sama-sama jahat dan menjijikan. Tapi walaupun begitu Arga sekarang merasa sudah tidak Sudi lagi hidup bersama Alina. Rasa cintanya yang kemarin menggebu-gebu itu seakan menguap begitu saja.

__ADS_1


BERSAMBUNG


__ADS_2