
Setelah kejadian makan malam di rumah chacha , Fahmi terlihat canggung tiap kali ketemu chacha.
"Cha lu tadi liat Pak Marwan ga?" Chacha menggeleng menjawab pertanyaan Ani.
"Heeeuh, gue berharap Pak Marwan ga masuk kelas hari ini.." Chacha dan Ani hanya mengangguk.
"Lu kenapa cha lemes gt?" Ani terlihat heran yang melihat sahabatnya lemes gt.
"Gue lg dateng bulan, perut gue sakit" Jawab chacha yang memegangi perutnya.
"Lu ijin ga usah ngampus aja klau gt, muka lu pucet bgt beb.." Fany memang paling perhatian.
"Ga deh, lgian gue jg di rmh ngapain fan"
"istirahatlah cha atau lu bisa nemenin bunda di rumah kan"
"Ya elah fan, bunda gue dr pagi sampe sore ditemenin sm sinetron di kindoniar. Kadang mewek, kadang marah-marah sendiri ga jelas gt deh.."
"Wakakakak Bunda korban 'Ku Menangis'..." Chacha mengeritkan dahi yang tak mengerti maksud dari Ani.
"Udah klau lu ga ngerti mah ikut ketawa aja cha hahaha" Fany ikut tertawa yang lihat ekspresi muka chacha. Chacha emng jarang bgt nonton tv dan dia ga bgt antusias dengan media sosial.
"Rese lu berdua, gue mau beli minum dl" Chacha pun neninggalkan Fany dan ani di kelas.
* Di Lapangan
"Lu knp sih mi kayak ada masalah?" Rizky yang memperhatikan Fahmi lebih banyak diem dan sikap lebih cuek ke Chacha bikin rizky curiga.
"Gak kenapa-napa kok ky. Gue cuma lagi mikirin tugas kuliah aja"
"Ah elah lu mi, ngapain mikirin tugas kuliah. Nyantai aja bro.." Ucap Niko yang masih serius dengan gadgetnya.
"Emang gue elu yang sibuk mikirin permainan online lu yang ga pnting itu" Jawab Fahmi sinis. Rizky menatap Fahmi dan menepuk pundak Fahmi
"Lu bisa cerita masalah lu ke gue bro" Fahmi melirik Rizky dan menyunggingkan senyumnya.
"Oke ky..." Fahmi memilih meninggalkan rizky da Niko di Lapangan dan peegi ke Kantin seorang diri. Saat Fahmi berjalan dia melihat chacha yang lagi duduk sendiri. sambil menyeruput es jeruknya.
"Sendiri aja cha?" Sapa Fahmi seraya duduk disamping chacha.
"Menurut lu?" Chacha yang emang lagi dateng bulan membuat mood nya lagi ga bagus.
"Hmmm soal perjodohan kita , gue udah bicara sama abi cha.." Chacha menoleh ke arah Fahmi
__ADS_1
"Terus?"
"Abi tetep mau lanjutin perjodohan itu cha" Fahmi meneguk air mineral yang baru saja dia beli.
"Terus gmn dong? "
"Gue minta waktu ke abi buat kita mulai dengan perkenalan lebih dl.."
"Lah kan kita udah kenalan mi.."
"Maksud gue buat kita pacaran dl" Chacha menatap Fahmi dan menelan salivanya.
"Kita coba pacaran dl cha, apa lu mau?"
What? gue ditembak sama Fahmi ini nyata apa enggak sih? :Batin chacha.
"Cha hei cha mau apa enggak?" Fahmi melambaikan tangannya dihadapan chacha.
"Hmmm, Iya kita coba dl deh" Jawab chacha membuat Fahmi tersenyum.
"Gue yakin lu ga akan nolak kegantengan gue hahaha"
"***** pede bgt lu mi..."Chacha mencibir melihat Fahmi yang masih tertawa
"Sifat lu yang ngeselin mengalahkan kegantengan lu tau ga mi, hah!" Chacha beranjak dari kursinya hendak meninggalkan Fahmi.
"Awwww!" Tiba-tiba chacha merasakan perutnya sakit disebabkan krn dia minum es disaat datang bulan.
"Lu knp cha?"
"Perut gue sakit bgt mi, lg haid"
"Ya udah gue anter ke kelas yah..." Chacha mengangguk tanda setuju , Fahmi memapah chacha yang membuat para mahasiswa/i menatap mereka. Bkn krn kegantengan Fahmi saja yang membuat cewek pada meliriknya tapi krn chacha jg yang memiliki wajah cantik membuat para cowok meliriknya. Sesampe di kelas Fany dan Ani yang melihat Fahmi memapah chacha langsung membantu chacha duduk.
"Lu knp cha?" Tanya Fany
"Perut gue sakit bgt fan, gara-gara minum es jeruk tadi"
"Elu sih cha bknnya ngajak kita beli es jeruk. Kuwalat kan "Fany menatap Ani
"Mending lu balik aja deh cha. Muka lu jg udah pucet bgt.."
"Emang sesakit itu yah dateng bulan?" Tanya Fahmi yang melihat chacha terus memegangi perutnya.
__ADS_1
"Buat sebagian perempuan iya mi. Eh btw kalian drmn?" Fahmi mengangguk
"Dari kantin."
"Ngapain?" Tanya Ani kepo
"Pacaran." Semua menatap Fahmi tak terkecuali chacha.
"Kalian berdua udah jadian?" Tanya Fany dan Ani serempak.
"Udah barusan.."
"Ya ampun butuh traktiran gue..." Chacha menepuk jidatnya yang mendengar ucapan Ani.
"Masih sakit cha perutnya?" Tanya Fahmi , chacha mengangguk.
"Ya udah aku anter pulang yu." What aku? Fahmi bilang aku, ga salah dengerkan gue deg.. : Batin chacha
"Iya mending lu balik deh cha, mumpung jam pak Marwan kosong" Ani mengangguk.
"Tapi gue bawa mobil mi.."
"Ya udah kita pulang pake mobil kamu aja , nanti biar Niko yang bawa mobil aku pulang"
"I-iya mi.. "
"Ya udah km tgg sini dl. Aku mau kasih kunci mobil dl ke Niko."
"Iya"
"Nitip cewek gue yah"
Fahmi pun menghilang dari hadapan mereka ber3.
"Gmn Fahmi bisa nembak lu cha?" Tanya Ani kepo
"Gue jg ga tau , tiba-tiba aja dia nembk gue. Dan gue jg ga tau knp bisa nerima dia guys. "
"Hah udah gt aja?"Tanya Ani yang ga puas dengan penjelasan chacha.
"Iya gt aja ni, terus perut gue sakit."
"Ish elu tuh ni kepo bgt sih.. "
__ADS_1