Cinta Yang Nyata.

Cinta Yang Nyata.
Perkenalan


__ADS_3

Chaca Hervianti Putri seorang gadis berusia 19 tahun yang sedang mengenyam pendidikan di sebuah universitas swasta terkenal di Bogor. Seorang gadis yang supel, periang, mandiri, dan setia kawan.


Ani Handayani Siahaan gadis batak sahabat chacha dari SMP yang sekarang berkuliah di kampus yang sama dengan chacha. Gadis yang pemberani dan selalu bisa membuat chaca jengkel.


Fania Stefani yang merupakan sahabat dari chacha dan juga ani semenjak mereka duduk d bangku SMA. Fania gadis yang lebih feminim berbeda dari ani dan chacha yang lebih cuek. Dan Fani yang selalu menjadi ibu buat ani dan chacha tiap kali mereka diterpa masalah.


*


Fahmi Putera Hilabi adalah laki - laki turunan arab yang humble dan baik serta laki - laki yang selalu membuat para gadis memusatkan perhatiannya pada Fahmi saat sedang memulai aksinya bermain basket.


Rizky Aizen Wijaya mantan pacar chacha sewaktu SMA dulu atlet Basket yang sekarang menjadi sahabat Fahmi di Universitas.


Dan yang terakhir Niko Alvianto adalah sahabat dari Fahmi dan Rizky yang tidak mahir sama sekali main basket. Niko lebih memilih sibuk dengan Hp dan Laptop nya ketika menemani 2 sahabatnya bermain basket.


Yuhuuuu yuk kita mulai ceritanya....


 

__ADS_1


Hari ini Chacha memilih kemeja Putih polos dengan lengan yang digulung sampe siku dan celana jins serta rambut panjangnya yang diikat kuncir kuda tak lupa sepatu kets menambah sporty tampilan chacha. Dia bergegas menuruni tangga dan menghampiri seseorang di meja makan.


"Pagi Bunda...." Chacha mencium pipi Bunda Yanti yang sedng menikmati sarapannya.


"Pagi sayang. Ayo sarapan dulu nak" Chacha mengangguk dan memulai sarapannya.


"Rasyid mna bu?" Tanya chacha yang tak melihat keberadaan ade nya di meja makan.


"Udah berangkat daritadi katanya mau jemput aldo dl." Jawab Bunda Yanti, chacha mengangguk dan menghabiskan nasi goreng teri spesial buatan bunda nya.


"Iya hati-hati yah nak, jgn ngebut." Chacha bergegas mencium tangan bunda yanti dan berjalan menuju garasi rumahnya. Terparkir mobil Honda Brio berwarna silver, kendaraan yang menemani chacha selama 1.5 tahun terakhir ini. Chacha pun mengendarai si silver dengan kecepatan sedang membawa nya keluar komplek dan menuju kampus kebanggaan chacha.


'Drrt..drtt..drrt.." Chacha merogoh ponselnya yang bergetar di dalam sku celana jins nya. Tertera nama 'BFF Ani', chacha menekan tombol jawab.


'Hallo beb, knp?"


'Elu udah dmn cha? Lama amat!"

__ADS_1


"Dijalan , bentaran lagi jg nyampe. Udah ga sabar pengen ketemu gue bkn ni? Kangen yah?! **Hahaaha**..."


"Ish.. bukan kangen sama lu. Tapi ada yang perlu lu liat sekarang juga.."


"Apaan sih? Penting bgt gt sampe harus gue liat sekarang?"


"Banget beb Langsung ke Lapangan yah kalau lu udah sampe."


Klik .. sambungan pun terputus. Ga berapa lama Chacha sudah memarkirkan mobilnya di parkiran kampus. Chacha melirik sebuah mobil toyota calya merah milik Ani dan menyunggingkan bibirnya. Dia pun berjalan menuju lapangan kampus yang ternyata sudah bnyak para mahasiswi yang berkerumun.


"Sini cha...." Tangan chacha ditarik oleh Ani yang daritadi sudah menunggu kedatangan chacha.


"Apaan sih ni?" Ani menunjuk sesosok cowok ganteng yang sedang bermain basket dengan lincahnya. Chacha membelalakan matanya-


"Rizky?!" Tanya chacha menatap ani, ani mengangguk dan tersenyum.


"Kok dia bs ada disini?" Rizky dulu yang memutuskan hubungan dengan chacha secara sepihak karena dia harus ikut pindah dengan keluarganya ke Singapura karena sang papah Pak Aizen yang sedang merintis usaha baru di Singapura.

__ADS_1


__ADS_2