
apa kabarnya hari yang pagi ini, tak seindah seperti pagi-pagi yang kemarin saat ia sudah menyusun rencana untuk menyatakan cintanya pada putri, tapi malah di tolak mentah-mentah.
“sayang, kamu udah bangun” nampak seseorang perempuan bugil di bawah selimut melihat ke arahnya .
“hem... pulang lah may, ke rumah utama hari ini orang tua gue balik ” Maya menampilkan wajah kesal karena reon tidak menyuruh nya untuk menginap di apartemen pribadinya .
______
reon berjalan lunglai karena lelah plus karena cintanya di tolak putri .
ia tak sengaja melihat Maya yang tengah memperhatikan langkah nya yang lesu lantas hasrat reon tiba-tiba muncul hanya melihat belahan dada Maya .
“pergi ke apartemen xx sandinya 1135 ” reon kembali berlalu ke kamar nya .
****
“bagaimana , kamu suka apartemen ini?” reon membelai halus rambut Maya yang sudah duduk di ranjang king size nya di apartemen .
“hem.... sangat nyaman” tanpa aba-aba Maya langsung mengecup bibir reon dengan ganas tentu saja reon sangat senang dan mengimbangi permainan Maya .
“kau suka yang ini” sambil melakukan penyatuan dengan kasar ia menghentak tubuh Maya yang berada di bawah Kungkungan nya . sedangkan Maya menggeleng beberapa kali karna Sangat menikmati apa yang reon lakukan padanya .
hingga akhirnya mereka berdua mencapai klimaksnya masing-masing .
____
reon nampak gelisah di kelasnya, karna masih teringat dengan pertaruhan nya dengan Fando untuk one night stand dengan buk Sendi dosen montloknya.
“loe gak lupa kan, besok adalah hari terakhir, dan gue harap gue yang menang dan sob gue udah dapet no si bohay” Fando tersenyum senang untuk siap menerima kemenangan nya itu .
“kita liat aja nanti siapa yang bakal menang” Tantang reon .
****
reon Tengah duduk di ruang tamu rumah seseorang, malam ini hujan begitu deras membasahi ibukota, tapi lagi-lagi ia mendapat kan keberuntungan yang besar karena sebenarnya ia mengaku kalah saja pada Fando, karena Fando Sudah lebih dulu memposting foto nya dengan buk Sendi di sebuah cafe.
“kemana Fando ya buk” reon berbasa-basi siapa tau Fando udah ada di kamar dosen nya tengah tertidur karena kelelahan .
“oooo, tadi saya ketemu Fando gak sengaja, di cafe karena kebetulan teman saya nggak jadi Dateng, dari mana kamu tau?”
__ADS_1
“tadi Fando pamer buk” reon menampakkan wajah cupunya sambil menunduk padahal matanya liar menatap paha buk Sendi .
“silahkan di minum reon, bentar lagi hujan nya reda ,ini juga sudah sangat malam nanti orang tua kamu nyariin lagi” . reon pun meminum air yang di berikan buk Sendi padanya sampai habis tak tersisa .
reon tiba-tiba pindah duduk dekat dengan buk Sendi .
“kenapa reon”
“e....eng...enggak buk boleh numpang es...iii iiitu buk ”
nampak buk Sendi mengerutkan keningnya heran .
“ah....maaf buk gak sengaja” reon sengaja memegang paha buk Sendi .
“nggak apa-apa kayaknya udah teduh, kamu boleh pulang sekarang ” .
tanpa aba-aba reon langsung ******* bibir ranum buk Sendi tak di sangka dan tak di duga reon mendapatkan balasan dari sana , akhirnya dengan cepat ia mengambil ponselnya dan membidik gambar mereka tengah berciuman .
“kenapa di foto” sendi mendorong tubuh reon kesal.
“pembuktian, udah yuk aku udah gak tahan”
setelah selesai dengan pergulatan nya reon kembali memasang pakaian lengkap nya . karena sendi yang masih lemas mengimbangi permainan reon yang luar biasa ia hanya melihat nya sambil tersenyum .
“aku pergi ya ....cup” reon mengecup kening dosen seksi nya .
“kesini lagi ya”
“pasti” reon mengedipkan sebelah matanya .
***
saat ini reon tengah tersenyum kemenangan melihat penderitaan Fando yang sering mengumpat menerima kekalahan nya , bayangkan saja ia di suruh bolak-balik kantin hanya untuk melayani sang raja yang bertindak semena-mena padanya , tenggelam kan saja dia di kolam buaya dari pada harus menjadi budak reon selama satu bulan full.
“yang bener dong ah”
“brengsek loe , udah lah capek gue” baru saja bokong nya untuk duduk dengan cepat reon menendang nya sampai tersungkur ke lantai . ia hanya bisa mengusap bokong nya yang sialnya sangat sakit sekarang dasar reon dakjal.
“aap lagi sih?”
__ADS_1
“ini duit loe ambil, loe beliin coklat yang banyak terus elo kemas kirim buat putri ”
“auk ah males gue”
“oooo, apa anda lupa seperti apa pertaruhan nya Landa?”
“harus menerim....”
“iya,iya bacot loe berdua ” sudah berdiri untuk menyiapkan bingkisan untuk permaisuri dan raja yang dakjal.
***
Fando sudah selesai dengan drama pembingkisan untuk putri ia sudah berdiri menahan malu karena ia menenteng coklat yang banyak , tanpa aba-aba ia langsung menghampiri putri di kursinya yang heran tiba-tiba saja seorang laki-laki memberi nya hadiah coklat sebanyak ini .
“gak usah gr ini dari reon” meletakkan dan langsung berlari ngacir meninggalkan kelasnya .
“cie...di kasih sama kak reon, boleh minta gak” Rere sudah menampilkan wajah memelas supaya sahabatnya ini luluh.
“ambil aja semuanya re, jangan lupa kasih yang lain juga ” menyerahkan semua coklat pada Rere.
reon yang diam-diam mengamati dari jauh hanya menghela nafasnya, mungkin ia kecewa atau mungkin sedang mencari cara supaya putri mau dekat dengan nya .
“semangat reon, kalo nggak sekarang kenapa harus besok”ucapnya matanya tak lepas menatap mahluk tuhan yang sempurna di sama .
“salah Yon, kalo nggak hari ini masih ada hari esok kan” Landa ikut menimpali dan itu membuat wajah reon sebal dengan mahluk yang tiba-tiba saja berada di dekatnya .
**TBC♥️♥️♥️♥️
LIKE MANA?
COMMENT MANA?
VOTE MANA?
RATE MANA?
😭😭😭😭😭
udah part eneng di tolak Dua kali dan eneng terpukul berat hampir gk mau lagi nulis , tapi untung saja masih ada yg mensuport apa yang eneng lakuin sekarang 🥺🥺🥺
__ADS_1
udah gitu review nya lama bgt kayak siput 🐌 🐌 🐌**