
angel Sudah menepati janji nya untuk memberi kartu undangan pernikahan nya pada reon dan di sinilah reon berdiri sekarang ia hanya melihat dari kejauhan acara ijab qobul dan banyak para tamu undangan yang sudah hadir . mengingat ia seminggu tidak ngampus dan akhirnya angel sendiri yang datang ke istana nya hanya sekedar memberikan sebuah undangan yang bertuliskan namanya dengan pria lain . apakah hati reon hancur? tentu saja ia merasa hancur tapi tidak terlalu karna sedikit demi sedikit sudah tertera nama indah di dalam lubuk hati nya nama Putri, wanita yang selama seminggu ini tidak pernah ia ganggu lagi seperti hari-hari biasa .
“bro....Gilak loe kirain gak Dateng ,punya keberanian berapa lapis loe sampe' ke sini?” Fando sudah merangkul pundak sahabatnya .
“apaan sih loe fan, santai gue bro”
“berhubung para taik pada ngumpul boleh dong nyelip” seseorang yang tak asing suaranya menepuk bahu Fando dengan keras sedangkan yang di tepuk Meringis .
“eh lu lebih taik” Fando berbalik dan menggeplak kepala Aril .ya dia adalah Aril ternyata dia tidak jadi pindah ke Amerika karna banyak sekali drama yang dia buat dan akhirnya masih stay di Jakarta .
“katanya ke amrik” reon yang heran dengan cengengesan jenaka Aril .
“makanya gak usah jadi sampah ngape , lu seminggu gak kuliah emang loe mau bunuh diri” .
“ngejek lu kayak kepiting, keras semua” kekehan reon membuat ketiga manusia itu tertawa renyah dia tengah sebuah acara orang lain.
“bini loe mana?”
“ada, tuh lagi sama temen-temen nya biasalah”
“gila bro udah benjol aja tuh di depan” ejekan Fando membuat Aril menatap sebal arah sahabat nya .
“btw brey, mana si Landa kok kagak ada tuh si onta” Aril celingak-celinguk mencari keberadaan konco yang satunya lagi.
Fando menunjuk Landa dengan isyarat mulut yang di monyong-monyongkan tentu saja Aril tidak paham bahasa isyarat monyet itu .
__ADS_1
“mana ayam” menepuk bahu Fando .
“kambing lu, itu jelas-jelas lagi makan seblak, cendol,cimol, onde-onde, kerupuk,sama satu lagi ketoprak” lanjut Fando dramatis .
“pale lu, nikahan pake jajanan pasar, emang tamu nya gak gengsi makan begituan” seloroh Aril yang kesal dengan jawaban Fando semakin ngelantur , sedangkan reon hanya terkikik geli dengan tingkah sahabatnya .
***
reon dan ke empat sahabat nya di tambah lagi seorang wanita hamil, menuju pelaminan angel di sana angel di balut dengan gaun pengantin yang amat sangat anggun kebaya silver tertutup , memiliki desain ada unsur-unsur arab-arab nya , dan pria yang berdampingan dengan nya tak kalah gagah dengan balutan jas serasi dengan gaun sang istri .
“selamat ya , angel ” reon bersalaman dengan suami angel , dan seketika reon terpana melihat kecantikan angel yang benar-benar alami di tambah sekarang ia menggunakan jilbab panjang yang menutupi seluruh dadanya , walaupun ia di kampus tak menggunakan jilbab tapi baju angel tidak pernah kekurangan bahan seperti wanita yang lain .
“makasih” senyum manis angel begitu sempurna menghiasi bibir manis yang menjadi dambaan reon .
akhirnya reon menatap sebal dan segera turun dari pelaminan, sambil mengusap keringat sialan yang menetes di dahinya . kenapa ia benar-benar merasakan detak jantung nya tidak karuan saat ini? apakah dia mau pingsan sekarang? ah tidak mungkin ia menggelengkan kepalanya beberapa kali .
“tari” seketika yang di panggil reon melihat ke arahnya . dan apakah benar itu tari seorang wanita yang sudah ia sia-sia kan dahulu , sekarang penampilan tari 160 derajat berubah dari yang dulu . nampak reon memperhatikan tubuh semampai di baluti gaun pesta yang amat sangat mewah dan ia begitu sempurna .
“apakah kita saling mengenal?” tersenyum angkuh pada reon .
“hey, mau bagaimana pun loe gue tetap mengenali nya , loe kenapa berubah” .
“bukan urusan loe juga kan”
“ok,ok gue salah tapi jujur gue lebih suka loe yang dulu ,polos dan nampak menjaga kehormatan loe banget berbanding terbalik kayak sekarang” reon segera berlalu dari sana , rasanya ia bertambah sedih melihat pertemuan singkat nya dengan tari perempuan yang pernah ia kecewakan .
__ADS_1
bruk......reon menabrak tubuh seorang wanita yang juga tengah berjalan bersamaan arah dengan nya , dengan sigap reon menangkap tubuh gadis itu dan nampak beberapa saat mereka saling bertatapan dengan cepat Putri menyadari nya .
“astaghfirullah ” cepat-cepat ia melepaskan rangkulan reon pada tubuhnya dan kembali berdiri normal .
reon akhirnya juga sadar apa yang baru saja terjadi antara mereka .
“kamu nggak apa-apa!” reon menatap wajah putri.
“nggak”menatap tajam reon dan berlalu begitu saja .
“lain kali ngucapin makasih gitu” reon berteriak dan ia kemudian di tatap putri dengan sorot mata yang lebih tajam .
setelah keluar dari pesta pernikahan angel , reon memacu mobilnya untuk pulang ke rumah utama entah apa yang akan ia lakukan hanya dia dan tuhan yang tau .
TBC♥️♥️♥️♥️
😭😭😭😭😭😭😭😭
GK ADA YG LIKE AMA COMMENT
😭😭😭😭😭😭
BERASA GK DI HARGAIN😭😭😭😭😭
ENENG SEBEL, ENENG MARAH AMA PARA READERS 😭😭😭😭😭😭
__ADS_1