
reon masih mematung di taman kampus. ia masih memikirkan kejadian kemarin, saat putri malah membagikan hadiah yang diberikan nya .
“kenapa dua wanita itu sangat sombong ya, si angel nikah sama cowok lain mah sekarang putri , auk ah sebelum janur kuning melengkung tikung lanjut”
“loe ngapain sih yon” suara dari arah belakang membuat nya kaget .
“tauk nih si taik , ngelamun aja”
“lu tuh yang taik, inget ya loe masih jadi babu gue ya fan”
“yah, gue kira lu lupa gitu ”
“pergi nih loe ke jahanam ” reon langsung berlalu menghampiri putri yang sudah tiba di depan kampus . tapi tunggu tiba-tiba saja kaki reon mati rasa tak bisa di gerakkan sedikit pun, matanya menangkap sosok Putri yang di gonceng seorang laki-laki .
“putri” yang di panggil seketika menoleh begitupun si pria .
“eh ,loe pacar nya putri?, ” yang di tanya tidak menanggapi pertanyaan nya dan kemudian menstart motor nya berlalu begitu saja .
“put jelasin , kamu bilang gak mau.....” putri berlalu tanpa menanggapi apa yang di katakan reon .
ah sial.... mengacak rambutnya frustasi . dia tidak boleh di tinggal nikah kedua kalinya .
***
hari ini reon memutuskan untuk bolos makul, dan ia memutuskan untuk ke kantor sebentar , saat semua urusan nya selesai ia menuju mall dan saat ia tengah duduk di Starbucks tak sengaja ia melihat seorang laki-laki yang membawa putri juga tengah duduk di sana .
“sendirian aja bro” langsung duduk tanpa permisi . dan nampak pria itu mengerinyit heran, bukan kah dia yang di kampus putri tadi .
“sekali lagi gue tanya.....
“tau” jawaban singkat membuat reon kesal sangat kesal .
“apa hubungan loe sama putri?”
__ADS_1
“sangat dekat”
“jangan, loe gak boleh sama putri”
“kenapa?”
sepertinya pria ini mulai terpancing pikir reon .
“dia bukan wanita baik-baik, gue pernah liat dia di cium laki-laki lain”
nampak wajah pria itu menahan amarahnya saat reon mengatakan hal yang seakan merendahkan putri
“terus....”
“kita kan belom kenalan broh...heheh”
“Asgaf Putra Alhadwir ”
“oooo, gue reon , ya udah inget ya Jangan mau sama putri dia itu nggak baik” dan hanya di balasi senyum sinis dari Asgaf.
***
“subhanallah nggak kak demi Allah putri gak pernah ngelakuin hal itu”
“apakah dia menyukai mu?”
nampak putri tengah berpikir keras lantas apa yang akan ia jawab sekarang .
“iya kak” menunduk takut-takut menatap mata tajam kakanya .
“hem.....jauhi dia putri dia tidak baik buat kamu” lanjutnya menghela nafas .
“eh, Asegaf lu gak lupa kan dengan apa yang kita omongin tadi, biar putri gue yang anter kan kita udah sepakat ” entah datang dari mana reon tiba-tiba saja sudah mau mengajak putri pulang bersamanya.
__ADS_1
“apa maksud kamu reon?”
“putri tadi kami ketemuan terus dia bilang sesuatu yang jelek tentang kamu, percaya sama aku lebih baik sekarang akhiri semuanya ”
“apa maksud kamu reon?” pertanyaan ini di lontarkan langsung oleh Asegaf .
“loe jauhin putri,loe nggak baik buat putri baikan juga gue ”
“Asegaf Putra Alhadwir dan Aisyah Putri Alhadwir” ungkapan jelas di dengar oleh telinga nya nama mereka sama-sama Alhadwir .
“jadi.....”
“adik saya reon”
mampus gue , kebiasaan sih kagak di tanya dulu . jadi gini kan image gue hancur sudah di depan calon kakak Ipar .
“mak....eem.... maksud saya , gini kak Segaf eemmm maaf atas kelancangan nya tadi”
“hem”
“maaf calon kakak Ipar”
“hem”
“demi Allah itu trik yang saya pelajari dari ceramah ustadz ”
nampak Asegaf mengerinyit heran
“saya mendengar ceramah cerita seorang laki-laki yang menipu laki-laki lain yang berniat melamar seorang wanita dan daya tiru seperti di kisah itu ” terkekeh menggaruk kepalanya tidak gatal .
“sudah lah, yuk dek kakak antar pulang ” berlalu begitu saja menyisakan reon yang melongo tak percaya dan masih bertanya-tanya apakah ia di maafkan atau tidak .
aish lagi-lagi kayak gini perjuangan gue....but anyway gue harus tetap berjuang, semangat reon cantik loh pertaruhan nya
__ADS_1
TBC♥️♥️♥️♥️