
reon duduk termangu menatap kosong langit mendung sore ini . seakan mewakili perasaan nya yang kacau tak tentu arah .
kembali ia menerawang jauh di ingatnya setiap bait kalimat yang di utarakan putri untuknya .
_______
reon berdiri di depan pintu kelas putri sambil senyum merekah, niat awalnya adalah untuk meminta maaf atas kejadian kemarin yang membuat putri menampar nya .
sudah hampir setengah jam reon berdiri tapi tak di lihatnya putri maupun sahabatnya Rere yang selalu setia di samping nya .
“cari siapa kak?” seorang wanita cantik menghampiri reon yang tengah bersedekap dada.
“putri , di mana dia ” nampak wanita itu diam sejenak kemudian menggeleng tanda ia tidak tau .
sedangkan di sisi lain , ternyata putri dan Rere Tengah sembunyi di tangga kampus untuk menghindari reon lebih tepatnya putri memaksa Rere .
“udah lah put samperin aja , kita selesaikan masalah nya sekarang” Rere berusaha menarik tangan putri yang masih betah bersandar pada dinding .
“tunggu dia pergi dulu re,aku males ketemu dia ”
“terserah deh, aku duluan ya mubazir tauk wajah ganteng gitu di abaikan”
“istighfar re ,nyebut kamu” . nampak Rere menutup mulutnya baru menyadari setiap kalimat nya adalah sebuah kesalahan.
“jadi di sini kalian ngumpet nya ” tiba-tiba reon sedang bersedekap dada memperhatikan dua wanita yang terkejut dengan kedatangan nya .
“yuk re” menarik tangan Rere untuk naik.
“berenti dulu, kalo nggak mau aku peluk lagi nih ya ”
__ADS_1
“maksud kamu ?”
“aku cuman mau minta maaf saja , maafin aku ya putri kesayangannya reon , Humaira nya reon, calon ibu dari anak-anaknya reon ”
“aku udah maafin”
“astaghfirulah , makasih” reon kegirangan mendapatkan maaf dari putri .
“alhamdulilah kak reon bukan istighfar” Rere nampak terkekeh dan di susul wajah Putri yang menahan supaya tidak terlihat sedang menertawakan kekonyolan reon .
“oo iya Alhamdulillah, nanti aku masukin daftar blue list di sini” menujukan hatinya .
“terus, udah kan gak ada perlu yang di bahas aku permisi”
“aku mau bicara sama kamu” reon memperhatikan putri dengan dalam .
“ya udah put, aku ke kelas dulu selesaikan saja semuanya” Rere sudah menjauhi sahabatnya dan juga reon .
putri membelalakkan matanya tidak percaya dengan apa yang ia dengar baru saja .
“maksud kamu?”
“kita, menikah”
“aku nggak bisa maaf” menunduk supaya matanya tak langsung bertatap dengan reon .
“aku sangat menyukai mu put , sungguh aku”
“cukup reon , kita itu berbeda sangat jauh dari kata sefrekuensi , menikah itu satu kali dan itu untuk selamanya bukan sementara”
__ADS_1
“aku serius sungguh,aku akan belajar ilmu agama biar kamu percaya , tapi setelah kita nikah”
“nggak bisa , maaf dengar kan apa yang akan aku sampaikan” . reon menggangguk .
“wanita baik hanya untuk laki-laki baik, sedang kan wanita yang buruk untuk laki-laki yang buruk pula ” .
“jadi menurut kamu aku buruk?”
putri menggangguk saja karena apa yang di katakan nya adalah benar . dia mengetahui siapa reon dari angel dan itu cukup membuktikan bahwa mereka tidak pernah bisa untuk bersama .
“manusia buruk bisa berubah jadi baik kan?”
“benar semua bisa berubah, tapi kamu bukan untuk aku ”
“aku akan belajar put” reon semakin mendekati putri sedang ia sudah perlahan mundur dari anak tangga .
“ku mohon reon, maksud ku kak reon aku menolak keras apa yang kamu inginkan , maaf ” putri berlari menuruni anak tangga .
sedangkan reon menatap kepergian putri dengan wajah yang sulit untuk di artikan, untuk ketiga kalinya ia di tolak oleh perempuan baik-baik lantas siapa yang akan mendampingi nya kelak? , tidak mungkin dia menikah dengan wanita murahan, bagaimana dengan keturunan nya nanti .
“melihatmu saja aku sulit apalagi menggapai mu” reon berjalan sendu menuju kelasnya .
_______
“hem....aku memang pria yang buruk sudah pantas nya aku berdampingan dengan wanita buruk juga ” entah kenapa air matanya jatuh begitu saja, sesakit inikah di tolak oleh ketiga wanita yang di kejar nya .
“dulu Rahma, Angel dan sekarang putri juga menolak ku terang-terangan ” nampak ia mengusap rambut nya dengan kasar .
baiklah ia tak mau ambil pusing dengan masalah nya dan ia mencoba untuk menepis kembali perasaan nya untuk putri. semoga ia. bisa move on.
__ADS_1
“kadang cinta itu sombong, kadang juga cinta baik . tapi apakah sampai pada akhirnya akan ada jalan indah untuk menebusnya?”
by wiridie.s