Cintaku Lebih Besar Dari Cintamu

Cintaku Lebih Besar Dari Cintamu
CEO baru


__ADS_3

Brakkkkk


Pintu terbuka cukup keras membuat seseorang yang didalamnya menoleh.


''Sory sory gw abis liat liat kantor tadi'' kata Doni


Ya tadi yang bertabrakan dengan Tiara adalah Doni asisiten dan teman dari Kevin.


Rencananya Kevin akan sidak diperusahaan yang baru dibelinya itu.


''Ya sudah panggil meneger perusahaan !!'' perintah Kevin


Tak lama manager yang dipercaya oleh Kevin datang


''Pagi Pak??'' sapa manager yang tak lain adalah Damar.


''hhhmmmm''


''Kumpulkan semua karyawan diaula sekarang??'' perentah Daniel


''Baik Pak''


''Pak Damar ko tiba tiba karyawan dikumpulkan di aula ada apa yaa??'' tanya Lidya sang asisten


''Pemilik perusahaan datang jadi semua dikumpulkan sekarang'' kata Damar


''Kok gak ada pemberitahuan sebelumnya pak''


''Ya begitulah CEO baru kita suka bikin kejutan, agar dia sendiri tau gimana etos kerja karyawannya tanpa dibuat buat'' jelas Damar

__ADS_1


Tak hanya Lidya bahkan semua karyawan juga merasa kaget dan sedikit was was saat pengumuman dikumpulkannya karyawan diaula.


''Ada apa ya Ra, kok gw jadi deg degan gini???'' tanya Sintia pada Tiara saat mereka sudah sampai ball room


''Gw juga gak tau''


Acara sambutanpun dimuali oleh Pak Damar selaku manager perusahaan


''Baik sebenarnya CEO baru perusahaan kita sudah hadir dan beliau akan menyampaikan sepatah dua patah'' kata Pak Damar


''Silahkan Pak !!!!''


Tak tak tak


Setiap suara sepatu yang terdengar membuat jantung Tiara bergetar karena posisi Tiara yang dibelakang jadi sedikit sulit melihat kearah depan.


Degg


Suara itu sumpah demi apapun Tiara tak pernah lupa suara itu.


''Gak mungkin kan dia ada disini'' kata Tiara dalam hati


''Baik tanpa lama lama perkenalkan saya CEO baru perusahaan ini, saya harap kinerja kalian ditingkatkan lebih disiplin lagi dan profesional jika kalian tidak bisa mengikuti aturan baru diperusahaan silahkan ajukan surat pengunduran diri kalian diluar sana masih banyak yang membutuhkan pekerjaan, mengerti !!!'' ucap tegas Kevin


''Mengerti Pak'' sentak karyawan.


Detak jantung Tiara seakan benar benar berhenti melihat seseorang yang membuat luka berada didepannya.


Entahlah lidahnya seakan kelu dan kakinya tak bisa digerakan.

__ADS_1


Tiara bingung harus bagaimana sekarang sumpah otaknya seketika blank.


Tiara yakin Kevin pasti akan mengenalinya jika mereka bertemu nanti.


Untungnya setelah itu Kevin bergegas turun podium dan langsung pergi jadi tak sempat melihat Tiara karena posisi yang jauh dibelakang dan juga lampu memancar dipodium.


''Ternyata bener ya ganteng banget CEO baru kita, kira kira sudah ada pawangnya belum yaa???'' ucap Sintia saat mereka berjalan kembali ke devisinya masing masing.


Tapi Tiara hanya diam dan berjalan entah kemana pimikiran ibu satu anak itu.


''Raa '' panggil Sintia


''Hah apa ???'' kaget Tiara


''Lo lagi lamunin apa si bengong mulu ??''


''Gak papa kok''


''Gak papa gimana buktinya dari tadi diajak ngobrol diem aja''


''Ngobrolnya nanti lagi aja, sekarang kerja entar malah dipecat'' elak Tiara saat mereka sudah sampai pada meja kerjanya.


''Iya iya.... jangan sampe gw dipecat mau makan apa orang tua gw nanti '' kata Sintia lanjut dengan pekerjaan mereka.


Meskipun tangan dan pikirannya sedang bekerja tapi hatinya tidak demikian.


Banyak sekali perasaan yang di rasakan takut, cemas, khawatir semuanya jadi satu.


Seketika bayangan senyuman dari Zee putri tercintanya itu membuat hatinya sedikit lebih lega dan sejenak melupakan rasa yang menganggu hatinya.

__ADS_1


__ADS_2