Cintaku Lebih Besar Dari Cintamu

Cintaku Lebih Besar Dari Cintamu
Melihat


__ADS_3

Tak tak tak


Terdengar suara sepatu memasuki sebuah gedung pencakar langit.


Dengan langkah tegap wajah dingin serta wibawa yang dia miliki Kevin memasuki kantor Dirgantara Corp membuat setiap orang yang ada menunduk hormat meski tak pernah ada balasan dari Kevin


Karena dia juga tak pernah meminta untuk dihormati seperti itu.


''Vin.. ???'' panggil seseorang menghentikan langkah Kevin saat akan masuk keruangannya


''Ada apa??''


''Ada yang mau gw bicarin sama lo'' kata Doni


Kemudian Kevin meminta Doni untuk masuk kedalam ruangannya


''Katakan??'' ujar Kevin saat dia sudah duduk dikursi kebesarannya.


''Tentang nyokap lo ???''


''Kenapa lagi...???'' tanya Kevin datar


''Nyokap lo selalu nanyain kabar lo, katanya nomer lo gak bisa dihubungi'' kata Doni yang memyampaikan pesan dari mamanya Kevin


''Bilang aja gw lagi sibuk, dan ponsel gw sengaja gw matiin''

__ADS_1


''Lalu Sintia gimana??'' tanya Doni tentang istrinya Kevin yang menyebabkan hancurnya hidup Kevin saat ini itu lah pikirnya.


''Terserah dia mau lakuin apa dan gw gak peduli'' ujar Kevin


''Terus bagaimana dengan Tasya dia juga nanyain lo terus''


''Kirim dia Boneka atau mainan dulu nanti biar gw yang bilang sama Tasya''


''Kenapa lo jadi gini si Vin ??'' tanya Doni yang merasa lelah dengan perubahan hidup Kevin


''Mereka yang buat hidup gw seperti ini..''


Doni yang sudah mengetahui semua masalah dalam hidup Kevin sebenarnya merasa iba padanya tak ada lagi Kevin yang dulu yang ramah, humble, penyayang menurut sama mamanya yang ada kini Kevin yang dingin tak tersentuh, angkuh dan suka mabuk. Jauh dari Kevin yang dulu


''Apa jadwal hari ini ???'' tanyanya pada Doni


Sejak Kevin memimpin perusahaan keluraganya dia meminta Doni untuk menjadi asisten sekaligus orang kepercayaannya


Segala sesuatu yang terjadi pada Kevin Doni lah orang pertama yang mengetahuninya.


''Hhmm.mmmm lo atur saja semuanya'' Perentahnya pada Doni.


Sejenak Kevin menyandarakn tubuhnya dan memejamkan mata lelah dia rasakan menjalani hidup seperti ini.


Tak ada kebahagiaan atau tujuan dalam hidupnya.

__ADS_1


Bahkan pernikahan yang sudah ia jalani bertahun tahun hanyalah sebuah drama saja menurutnya.


Tiara satu kata yang selelu diucap saat Kevin merasa sudah lelah.


Hanya dengan menyenut namanya saja dia akan menjadi lebih baik lagi.


Andai dia dulu menjadi laki laki yang tegas seperti sekarang pasti hidupnya kini akan bagia menikah dan memiliki banyak anak dengan Tiara.


Satu nama yang mengisi penuh ruang dihatinya


Sore ini Kevin pulang kantor lebih awal namun bukan rumah tujuannya sudah beberapa hari ini dia selalu pulang ke apartemennya tempat terindah dia untuk mengingat kisah cintanya dengan Tiara.


Diperjalanan saat lampu merah menyala tak sengaja pandangannya menajam pada seorang wanita yang menggunakan motor meticnya.


Deg


''Tiara...''


Dengan reflek tangan Kevin ingin membuka pintu mobil dan menyusul Tiara memeluknya dengan erat menyalurkan rasa rindu yang selalu dirasanya tapi seketika dia urungkan masih banyak hal yang dipikirkan rasa malu dan merasa bersalah selalu mencuat di hatinya.


Untung saja Tiara tak melihat Kevin dalam mobil karena kaca yang gelap.


Kevin selalu menatap kearah jendela sampai motor yang dikendarai Tiara hilang dari pandangannya.


''Dia kembali, aku menemukannya'' gumam Kevin

__ADS_1


Karena sejak dia tau Tiara dan keluarganya pindah sempat dia mencoba mencarinya tapi tak menemukan, hingga dia menyerah dan berusaha melupakannya meski tak pernah bisa sampai saat ini.


__ADS_2