
Pyaarrrrr.....
Kevin membanting botol ditangannya yang masih banyak tersisa air disana.
Bertemu kembali dengan Tiara semakin membuatnya tak tenang. Rasanya ingin Kevin memeluk menciumnya dan tak terlepaskan lagi.
Tapi dirinya kini hanya di penuhi rasa sesal dan salah hingga membuatnya terpuruk.
''Vinn..!!!'' panggil Doni yang masuk kedalam apartemen Kevin.
Sudah menjadi kebiyasaan Doni keluar masuk apartemen Kevin apalagi jika Kevin dalam keadaan mabok yang pastinya membutuhkan bantuan darinya
''Vinn astagaaa !!!!'' Doni yang kaget ketika masuk kedalam kamar Kevin dan melihat betapa kacaunya Kevin sama seperi kacaunya kamar ini dengan pecahan kaca yang berserakan dan minuman yang tumpah kemana mana
''Sampai kapan lo bakal kaya gini terus Vin ??'' tanya Doni yang mereasa kasihan pada sahabatnya itu.
''Gw melihat Tiara tadi'' ucap Kevin tiba tiba
''Terus??'' tanya Doni sedikit terkejut pasalnya sudah sejak lama dia mencari Tiara tapi tak menemukannya hingga ahirnya menyerah dan kini Kevin bilang dia melihatnya.
''Gw kangen pengin peluk, tapi takut gw malu Don'' cerita Kevin sambil menangis dalam mabuknya
''Ckkkk harusnya lo itu kejar dia minta maaf dan kalo perlu perbaiki hubungan lo sama Tiara biar lo gak gila kaya gini'' omel Doni yang merasa geram dengan temanya itu.
__ADS_1
Kevin yang mendengarkan Doni berbicara diam saja mungkin karena pengaruh alkohol atau dia sedang mencerna setiap ucapan asistennya itu.
.
.
Disisi lain Siska istri Kevin yang selalu menunggu suaminya pulang.
''Kevin gak pulang lagi Sis???'' tanya Dian mama Kevin
mendapat gelengan kepala dari Siska
''Anak itu apa maunya dia, sudah berapa hari ini tak pulang kerumah''
''Tasya juga selalu nanyain papanya Mah''adu Siska pada mama mertuanya
''Sudah Mah tapi nomernya selalu gak aktif sekalinya aktif gak pernah mau angkat telfon''
''Kamu datengin aja kantornya''
''Sudah juga Mah tapi Kevin gak mau ketemu bahkan sampe aku diusir sama satpam disana '' ucap Siska dengan mada sendu
''Keterlaluan sekali dia bahkan anak istrinya aja sudah tak diurus. Ya udah kamu istirahat aja besok biar Mamah yang temuin Kevin''
__ADS_1
''Iya mahh'' Siska pun pergi ke kamarnya.
Begitulah sikap Kevin pada Siska dia tak pernah menganggapnya ada baginya Siska tak lebih dari orang lain yang ikut andil dalam hancurnya hidup Kevin.
Pagi hari seperti kata kemarin pagi pagi sekali mama Dian sudah berada didepan apartemen Kevin dia tau pasti Kevin menginap di apartemennya.
Ceklekk
''Mamah ?? ada apa Mamah pagi pagi datang ke sini??'' tanya Kevin saat melihat Mamahnya
''Tidak sopan Mamanya dateng bukannya di suruh masuk malah ditodong pertanyaan'' kata Mama dina yang langsung masuk untuk melihat isi apartemen Kevin takut takut putranya itu menyembunyikan perempuan lain disini hingga tak pernah pulang kerumah.
''Gak ada siapa siapa mah, Kevin sendiri disini'' ucap Kevin yang melihat mata Mamanya neneliti setiap sudut
''Ckkk lalu kenapa tak pernah pulang kerumah??'' ganya Mama
''Males''
''Maless !!! kamu tau Kevin anak istri kamu itu selalu nungguin kamu pulang setiap hari tapi kamu malah seperti ini '' Mama Diana yang tak sanggup bicara lagi melihat kelakuan Kevin saat ini.
''Cukup Mah !! Kevin sedang gak ingin berdebat dengan Mamah, untuk Tasya Mamah gak usah khawati Kevin menyayangiya dan Kevin sering bertemu dengan Tasya waktu sekolah dan untuk Siska Kevin sama sekali gak peduli dengan dia dari dulu sampai sekarang perasaan Kevin gak berubah sama sekali'' jelas Kevin
''Maaf Mah tapi pagi ini Kevin ada meeting penting jadi Kevin harus siap siap ke kantor'' ucap Kevin yang secara tidak langsung mengusir Mamanya
__ADS_1
''Keterlaluan kamu Kev''
Setelah mengatakan itu Mama dina pulang dengan perasaan yang kecewa anak yang dulu sangat menurut padanya sekarang jadi pembangkang dan itu semua gara gara Tiara mantan kekasih Kevin Dulu itu pikiran Mama Dina