Cintaku Milikmu

Cintaku Milikmu
Sekolah BaruKu


__ADS_3

Hari yang indah dan sangat cerah. tahun ajaranpun dimulai sekarang aku duduk di bangku SMA. seperti biasa sebelum berangkat sekolah. aku selalu membantu ibuku di dapur walau hanya membantu memotong bawang😀🤪.....


selesai memasak kamipun sarapan pagi,...


selesai sarapan dan memulai aktivitas masing-masing. kakak ku berangkat ke Rumah Sakit (RS) tempat ia bekerja. begitupula ayah dan ibu sudah berngkat bekerja. kami semua pergi ke arah yang berbeda tapi ayah dan ibu pergi bersama karena mereka bekerja di satu SD (Sekolah Dasar). kakak ku dan aku pergi ke arah yang berbeda.


jadinya aku harus pergi sendiri dengan angkutan umum, daerah tempat tinggal kami yang cukup jauh dari sekolah ku.......


Setibanya di depan pagar sekolahku, aku lekas turun dari angkutan umum, namun baru selangkah kaki ku keluar dari angkutanku.


aku menoleh ke arah depan angkutan ku disana sudah ada anak laki-laki yang sudah teramat rapi dan emhhh sangat tampan dan melihat ada uang di bawah kakinya..


akupun segera menyapanya "hey, itu uangmu bukan..??"" anak laki-laki itupun menoleh kearahku sambil alisnya terangkat sebelah dan hanya menjawab "emhhh". aku sangat binggung bagiku itu jawaban yang sangat ambigu..


tanpa mengucapkan terima kasih iapun langsung melangkah meninggalkanku. aku masih termenung memikirkan apa arti jawabnnya tadi..


"ah, sial aku lupa menanyakan namanya" gerutuku dalam hati.


akupun langsung bergegas berharap bisa mengejarnya. namun sialnya langkah kakiku yang pendek belum bisa menyusul langkah kakinya. akupun sangat dibuat penasaran siapa namanya, kelas berapa dari sekolah mana, apa saja kesukaanny.?


"haduh, gini ya kalau sudah jatuh cinta pandangan pertama", gumamku dalam hati..


pembagian kelaspun sudah dibagikan oleh guru, aku duduk di kelas X.4 dan orang yang sangat aku ingin tahu keberadaannya ternyata duduk di kelas X.5. " ya ngak satu kelas dong, tapi nggak masalah deh bisa sebelahan kelas aja sudah cukup". ucapku dalam hati.


setidaknya aku bisa mengetahui nama dan kelasnya sudah cukup. PanduWinata namanya.


setibanya dikelas yang notabennya semua orang baru. untungnya siswa terakhir yang memasuki kelas masih satu SMP dulu denganku, Aryani namanya salah satu sahabat yang paling akrab dengan ku semasa SMP. karena aryani orangnya ramah iapun sangat mudah bergaul dan bersosialisasi dengan teman baru. berbeda denganku yang hanya bisa akrab dengan orang-orang tertentu.... namun, jika sudah merasa akrab aku akan sangat ramah dan ceria di depan orang yang aku kenal.


"hey, namaku rita" ucap gadis yang duduk didepanku. "oh hai namaku April" ucapku. dilihat sekilas rita orangnya sangat manis.

__ADS_1


setelah berkenalan dengannya jam pelajaran pertamapun dimulai. namun masih belum belajar melainkan hanya berkenalan supaya bisa lebih akrab.


"Hallo anak-anak, selamat pagi...!!!" ucap guruku yang sudah berada di depan kelas.


"pagi, ibu guru" ucap kami serentak...


"hari ini kita perkenalan ya, biar bisa lebih akrab lagi..Kata guruku.


satu persatu siswa sudah memperkenalkan namanya termasuk aku, dan teman baruku rita.


teng.... teng bel sekolahpun berbunyi menandakan sudah saatnya istirahat.


"wah, cukup lama didalam kelas perutku sudah lapar nih,sudah memanggil untuk diisi" ucapku pad aryani yang duduk disebelahku.


"ya sudah ayo..! langsung cus kekantin kita." balas aryani.


"aku ikut dong...."ucap rita. "ya sudah ayo" kataku berbarengan dengan aryani.


sesampai di kantin sudah sangat ramai. "waduh antri panjang banget" gerutu aryani. "ya sudah sabar ya, ayo cepat langsung ke antiran" kataku sambil menarik tangan rita dan aryani.


sesampai di tempat antrian makanan tak ku sangka anak laki-laki yang aku sukai berdiri tegap di depanku. "deg, deg" aku menjadi diam mematung sambil menatap punggungnya yang tegap dan lebar. aku yang terlalu mematung membuat aryani dan rita menjadi heran karena antrian sudah berjalan namun, aku sama sekali tak bergerak.


"woy, ada apa april, kok ngelamun gitu" tanya aryani. "iya nih, tu liat antrian udh jalan kita masih stay di sini, buruan jalan" ungkap rita.


akupun menjadi tersadar dan kembali keduniaku 😁 "iya iya sabar dong" balasku smbil membela diri.


"huh pertemuan yang singkat bahkan, diapun sama sekali tak menoleh kearahku" ya sudahlah yang penting bisa melihat sekilas wajahnya sudah cukup bagiku. munhkin besok bisa sepuasnya memandangi wajah tampannya🙃. gerutu ku dalam hati.


hari hari terus belalu tanpa kusadari kedua sahabatku sudah menyadari bahwa aku menyukai anak laki-laki kelas sebelah.

__ADS_1


ya aku, memang harus ku akui karena sikapku yang sangat terang-terangan mencuri pandang hanya sekedar untuk melihatnyapun mereka pasti menyadarinya.


sampai pada jam istirahat aryani memanggil namanya yang kebetulan lewat depan kelasku "hey pandu, liat nih ada salam dari april, dia sudah melihatmu dari awal masuk sekolah lho". teriak aryani dan untungnya keadaan masih sepi mengingat jam istirahat kebanyakan siswa memilih berada di kantin.


namun, responnya sedikit membuat hatiku selerti tercubit sakit. ia sama sekali tak menoleh kearahku bahkan membuang muka.


aryanipun merasa bersalah. "mungkin ia tak mendengar panggilan dariku" kata aryani sambil menenangkan.


fikirku dalam hari ia sempat menoleh aryani artinya dia sudah mendengar jika dipanggil. hanya saja dia tak mau melihat ke arahku.


jam pelajaranpun usai. bel pulang sekolahpun berbunyi. seharian setelah kejadian pandu sama sekali tak menoleh kearahku membuat mood ku menjadi jelek.


kulangkahkan kakiku pulang kerumah dengan gontai, bahkan setibanya dirumah aku langsung masuk kamar dan langsung ku pejamkan mataku tanpa mengganti pakaian dan sarapan siang.


"hari yang menyedihkan" gumamku😢


tak ku sangka aku tertidur hingga sang mataharipun hampir tenggelam. ku langkahkan kakiku dengan gontai menuju ruang makan. ya,,,,,,, karena perut ku lapar sedari siang belum terisi.


"aduh, ada mayat hidup...!!" ucap kakak ku yang memang sangat usil. "ya. ya. ya" hanya itu jawaban yang mampu keluar dari mulutku. "eh, tumben biasanya selalu nggak mau kalah" balas kakak ku.


tanpa menghiraukan keusilan kakak ku. akupun langsung menyantap makanan ku. "kak, dimana ibu.?" tanyaku. "ibu lagi kerumah saudara, makanya tidur jangan seperti kebo." sindir kakak ku.


aish menyesal aku bertanya, toh akhirnya aku yang tersindir juga.


selesai sarapan aku bergegas kembali ke kamar. "apa ya yang sedang dilakukan pandu" gumamku dalam hati


semoga besok bisa menjadi hari yang lebih indah lagi🤗🤗


Tbc

__ADS_1


__ADS_2