Cintaku Milikmu

Cintaku Milikmu
I'm confused


__ADS_3

aku dan aidil bergegas ke UKS, sesampai di UKS aidil mencari P3K guna mencari pertolongan pertama. "sakit perut.?" tanya aidil,. "iya, sudah bolak balik ke toilet tapi masih sakit". kata ku


segera aidil memberi ku obat pereda sakit perut. "coba, obat ini" katanya. segera aku ambil obatnya dan aku minum obat nya......πŸ™‚


"lapar.?" tanya aidil kembali. aku hanya bisa menggangukan kepala ku. "aku ke kantin sebentar,kamu istirahat dulu". kata aidil.....


ku lihat aidil sudah keluar pintu UKS, langsung ku baring kan badan ku di tempat tidur UKS. tanpa sadar aku pun tertidur.


pandu pow


ingin sekali aku melihat keadaan april, namun dia masih bersama aidil siPengacau itu. tak berselang lama aidil kembali keluar dari ruang UKS. "apa ini kesempatan ku" tanya ku dalam hati. segera ku langkah kan kaki ku menuju UKS. sesampai di UKS ku lihat wajah seorang gadis pucat hampir tak berdaya. "untung tertidur" ucap ku dalam hati. tak berapa lama aku duduk di samping april yang berbaring, sipengacau itu datang kembali membawa berbagai macam makanan di tangan nya. "apa.? tanya nya. tanpa ku hirau kan aku langsung melangkah kan kaki ku keluar


akhir pandu pow


"apa yang dilakukan nya" tanya aidil dalam hati.


tak lama setelah itu, aku pun terbangun. namun, ku lihat aidil tertidur di samping ku. aidil tertidur sambil duduk. perasaan ku menjadi tak karuan melihat dan merasakan perhatian nya yang begitu berarti untuk ku.


ku lihat aidil pun ikut terbangun juga. "kamu sudah bangun. apa sudah baikan.?" tanya aidil dengan wajah khawatir nya. aku hanya mampu menganggukkan kepala ku.


aidil pow


rasa nya ingin sekali aku menjaga mu setiap saat april, selalu berad di dekat nya. menjadi orang yang berguna dan bisa melindungi nya. "pandu itu sebenarnya menyukai april atau tidak sih" tanya ku dalam hati ku sendiri.


akhir aidil pow

__ADS_1


"april, mungkin waktu nya belum tepat. tapi melihat mu yang seperti ini aku sngat ingin melindungi mu" ungkap aidil. aku binggung hanya mampu terdiam, tanpa sadar aku merasakan perasaan yang tulus dari aidil namun aku takut perbedaan usia yang ada di antara kami walau hanya berjarak satu tahun. "aku belum bisa memberikan jawaban. tapi jika ingin jawaban sekarang masih tetap sama yaitu tidak" jawab ku.


ku lihat aidil menundukkan kepala nya "aku tidak mau jawaban 'tidak' dari mu" tegas aidil. "kamu ingin jawaban sekarang kan dn itu jawaban nya" jawab ku kembali. "beri aku waktu, aku pasti bisa membuat mu mencintai ku juga" tegas aidil. "apa kamu sanggup menunggu tanpa waktu yang jelas" tanya ku kembali. "sudah berapa tahun aku masih menunggu, mencintai mu dan mengharapkan mu. april" jawab nya. aku hanya terpaku diam mendengar penuturan aidil tersebut.


"ayo, sudah kita kembali ke kelas. udah baikan kan" tanya aidil kembali. "iya" jawab ku singkat


kami kembali ke kelas masing-masing, tanpa sadar ada sesosok yang melihat kami. pandu melihat kami dengan tatapan yang sangat tajam. aku menjadi takut tapi entah mengapa seakan aidil mampu membaca ekspresi ku dan menghibur ku sehingga perasaan takut itu hilang menguap begitu saja.


"iya, mungkin dengan membuka perasaan ku untuk aidil. aku bisa melupakan pandu" ucap ku dalam hati. πŸ˜‰


bel pulang sekolah pun berbunyi, belum sempat ku langkah kan kaki untuk keluar kelas. aidil sudah berdiri di depan pintu kelas ku dan tersenyum manis kearah ku.


"ayo pulang" katanya. aku hanya mampu menganggukkan kepala ku.


kami pulang bersama dengan candaan yang dilakukan aidil membuat ku menjadi tersenyum senang.


pandu pow


akhir pandu pow


di sebuah parkiran lingkungan sekolah terlihat dua orang yang berbeda fisik. si cowok teramat tinggi sedangkan si cewek hanya sebatas di bawah bahunya. ya april dan aidil terpaut cukup jauh tinggi badan nya. "kalau dilihat dari fisik seperti aku yang adik kelas nya" kata ku dalam hati.


"melamun lagi, ayo buruan kita pulang" kata aidil. "iya tunggu" kata ku. beneran tidak sabaran ini orang πŸ˜›


"bisa turunin aku di depan komplek rumah saja nggak.?" tanya ku. "kenapa" tanya aidil kembali.

__ADS_1


"aku takut ayah ku tahu aku menjalin hubungan dengan laki-laki. nilai ku nanti menurun" jawab ku. "wah artinya kamu menerima aku jadi pacar mu dong." ucapnya. "nggak begitu juga, kan aku belum kasih jawaban" balas ku. "yang kamu katakan tadi, sudah mewakilinya lho" goda aidil. "terserah deh" jawab ku pasrah


tanpa berbicara kembali motor kami pun melaju dengan cukup kencang. "sudah, sampai tuan putri" kata aidil. "iya ya" kata ku sambil melihat sekeliling. aidil menurunkan ku di depan komplek, "anak yang penurut" ungkap ku dalam hati


"terima kasih, maaf merepotkan" ucap ku. "iya nggak masalah kamu kan pacar ku" goda aidil kembali. aku hanya terdiam membisu mendengar penuturan nya barusan.


mesin motor aidil kembali menyala, "aku pulang dulu ya" katanya. "iya hati-hati. jangan ngebut ya" balas ku. " iya siap tuan puteri. oh iya besok aku nggak bisa bareng kamu berangkatnya, " kata nya. ingin sekali aku bertanya kenapa, namun lidah ku menjadi keluh untuk bertanya. "iya nggak masalah kok" jawab ku. "aku pulang ya" kata aidil.


entah kenapa mendengar aidil tidak bis menjemput ku besok aku menjadi lesu. ku langkah kan kaki menuju rumah ku yang berjarak beberapa meter lagi.


sesampai di rumah aku langsung mandi, menganti pakaian dan menyelesaikan tugas sekolah ku. lagi-lagi aku melewatkan jam makan siang ku. setelah tugas ku selesai tanpa sadar mata ku terpejam dengan sendiri nya.


matahari pun sudah terbenam dan aku masih tertidur pulas sampai "kriuk... kriuk" aish sialan, perut tak bisa diajak kompromi" gerutu ku. karen perut ku minta di isi jadi lah aku harus mengakhiri waktu tidur ku. ku langkah kan kaki ku ke ruang makan, "ibu, kakak ayo makan" sapa ku pada ibu dan kakak yang lagi asyik menonton sinetron "semua orang disini sudah makan. tinggal kamu kebo yang belum makan" sindir kakak. "iya sudah semua, kamu ambil makan sendiri ya. lain kali boleh mengerjakan tugas namun jangan lupakan kesehatan mu ya" nasihat ibu ku.


"iya ibu" setelah menjawab itu aku langsung menuju ruang makan. sambil makan aku membawa hp ku entah kenapa hari ini aidil tidak sms atau menelfon ku. "kemana dia" tanya ku dalam hati...


tak berselang lama hp ku berbunyi. namun mataku menjadi terbelalak membaca sms itu.


Siapa yang mengirimi april sms.?


a. aidil


b. pandu


c. rian

__ADS_1


πŸ€ͺ😜😝


Tbc


__ADS_2