CLARA

CLARA
18.MASA LALU LAURA (6)


__ADS_3

18.PENYAKIT


Rehan memiliki penyakit ganguan mental (psco) dan Obsessive Love Disorder, yaitu


Rasa cinta yang berlebihan membuat seseorang dengan obsessive love disorder merasa perlu untuk menjaga dan melindungi orang yang dicintainya. Bahkan, mereka mengendalikan orang yang dicintainya itu seolah-olah ia sudah sepenuhnya menjadi miliknya.


kritt kiritt...


suara deretan ikat pinggang yg rehan seret .


menghampiri jian yang kini terduduk lemas .


jian merasa cemas dan merasa posisinya sekarang benar-benar tak aman .


kringat nya mulai bercucuran .


rehan mendekati jian dan berkata,


"ini mungkin terasa lebih sakit ".tersenyum dan berdiri .


crakkk!!crakkk !!


ayunan ikat pinggang rehan melayang menghempas ke tubuh jian .


tertunduk dan hanya bisa pasrah itu lh yang hanya dapat di lakukan jian .


***


beberapa jam telah berlalu ,


rehan telah memindahkan laura di ruang karoke .


karoke telah sepi , teman-teman jian telah pulang karena jian bahkan belum kembali .mereka memutuskan untuk pulang .


laura masih dalam keadaan pingsan .


bagian punggung nya biru akibat pukulan yg keras dari jian .


rehan membelai rambut laura dan berkata,


"pasti sakit sekali ya?", tidak apa-apa aku telah balas dendam pada orang berengsek itu".


"sakit mu sudah ku balaskan ,beraninya dia melukai gadis kesayangan ku ".rehan bergumam.


beberapa waktu kemudian ia tertidur di sofa disamping laura .


tertidur dengan pulas tanpa rasa bersalah di wajahnya.


***


semantara itu di ruang bawah tanah.jian siuman dari pingsannya.


tubuh jian telah penuh dengan darah dan lebam-lebam di tubuhnya .tubuhnya telah dilumuri oleh darah dari tubuhnya sendiri .


"hah hah ...".


berusaha untuk bernafas .


sesak!


mata jian bengkak .


berusaha merangkak dan bangkit


"si*al!".


hidup dibawah tekanan orang piskopat.


tapi dari orang itu lah dia dan keluarganya bisa hidup dan makan dengan mewah .


ibarat anjing yang harus patuh kepada majikannya .terus hidup dibawah tekanan dan kemewahan yang timbang balik.


kemewahan yang telah ia terima harus di balas dengan pengabdian.


jian merenungi nasibnya.


lalu ia bangkit dengan tubuh yang sepoyongan .


***


di tempat karoke , laura telah sadar dari pingsannya.


"uh sakit!?",


"dimana?!".

__ADS_1


ia melihat sekeliling , ia berada di sebuah karoke yg sepi .


dan ia terkejut rehan ada di sampingnya .


ia mengingat kejadian terakhir yg dia ingat .


bahkan tidak ada hubungannya dengan rehan sama sekali .


beberapa saat laura menatap rehan yang tertidur pulas di sampingnya.


ia bingung .


rehan membuka matanya dan tersenyum ,


"kau sudah bangun?"


tatapan ku menjadi kebingungan .


"emm ya?!", "bisa kau jelaskan situasi sekarang ?".


rehan tersenyum berkata


"seharusnya kau berterimakasih kepadaku karena aku sudah menolong mu dari pria gila itu ".cetus rehan .


aku tampak kebingungan dan tubuhku terasa sakit.tanpa memikirkan hal-hal yang aneh lagi aku pun percaya .


"kalau benar begitu..em trimakasih". ucap ku lirih .


aku melihat-lihat sekeliling.


''apa yang kau cari ?''tanya rehan pada ku .


''handpon ku??!''.ucap ku .


aku teringat hendpon ku telah hancur .


"kenapa?" rehan bertanya sambil menatapku .


''handpon ku telah hancur , semua gara-gara si jian b*d*h itu .aku menggurutu .


"kesal ya?" rehan tersenyum menatap ke arah ku .


aku menghela napas


"emm ya".


aku bergegas untuk pulang .aku tak menyangka


akan ada kejadian seperti ini .


"aku antar , ini sudah malam ".rehan berkata padaku.


rehan mengambil motornya .


aku menunggu di depan tempat karoke .


suasana telah sepi . jam berapa sekarang? aku tidak tahu .


bremmm ...


''naik dan berpegangan yg kuat .ucap rehan padaku'' .


"ya " .ucap ku lirih .


brummmm..


motor melaju dengan cepat .


***


ckitt...


hah, motor berhenti .prasaan ku lega setelah aku benar-benar sampai .rasanya hari ini terasa panjang bagi ku .


aku turun .


''terimaksih sudah mengantarku ''.ucapku pada rehan .


''iya ,masuk lh'' .ucap rehan .


aku tersenyum dan berbalik menuju rumah.


brummmm... suara motor rehan mulai mengecil dan mulai tak terdengar.


aku berjalan sepoyongan . dengan langkah satu persatu menaiki tangga.tubuhku terasa sakit .

__ADS_1


aku mengadah ke atas ,tampak seorang duduk di anak tangga .duduk menunduk .


karena suara langkah kaki ku ia pun mengadah ke atas .itu vino .


melepas kaca matanya yang telan berembun lalu mengelapnya dengan ujung lengan baju .aku melupakan janji hari ini .


kelopak mata vino tampak memerah .ia sepertinya menangis.


"aku menghawatirkan mu,tapi sepertinya kau tidak apa-apa''.ucap vino seperti sedang menahan tangis .


''aku minta maaf tak bisa menepati janji ku hari ini , aku tak bermaksud seperti itu ''.ucap ku.


aku mengandeng tangan nya untuk turun .


lalu aku dan dia duduk di ujung tangga .


aku menjelaskan semua yang terjadi .


vino menghela nafas panjang ."maaf aku tak tahu akan ada kejadian yang seperti itu, aku bersyukur kau tidak apa-apa.ucap nya pelan .


aku tersenyum padanya .


''kau tak merasa ada yang aneh dengan rehan?".tanya vino padaku .


"rehan?,memang nya kenapa?".ucapku.


''sepertinya dia menyukai mu, apa kau tak tahu?''.


aku terdiam sebentar .


''aku rasa itu tidak mungkin ''.ucap ku singkat .


''menurut mu begitu ya ''.ucap vino lagi.


''emm ya''.


''aku berpikir itu tak mungkin ,dan tak berharap apa-apa .aku cuma berpikir bahwa dia memang baik kepada semua orang dan aku hanya salah satunya'' .aku menjelaskan .


vino memandang ku , lalu memandang langit .


''sudah malam, ini hari yang berat untuk mu , istirahatlah".ucap vino .ia pun bangkit dan menjulurkan tangan nya .


"ayo!''. sambil tersenyum manis .aku membalas senyumannya dan menggenggam tangan nya.


kami bergandengan sambil menaiki tangga .


aku berpisah dengan vino di ujung tangga .


''selamat malam ''. vino mengucap kan salam sambil melambai-lambaikan tangannya .


aku hanya tersenyum .ia tampak begitu manis .


aku masuk kerumah .masuk kedalam kamar ku dan tidur .badan ku benar2 lelah .


***


Rumah rehan .


rehan duduk di sofa sambil minum minuman di gelasnya .


memandang ke arah bawah .jian duduk berlutut dan hanya terdiam .


rehan melepaskan minumannya .


''jujur saja kau berniat apa pada laura ?". ucap rehan .


''a akuu cu cuma ingin menakuti nya dan me me mengancam nya''.ucap jian dengan nada yang bergetar .tatapan nya tetap ke bawah tak berani melihat wajah rehan sama sekali .


rehan menarik rambut nya .wajah jian terlihat jelas .jian ingin menangis .


''coba jelaskan apa yang kau perbuat jika tidak ada aku?,perkataan mu tidak menjelaskan apa pun !''.rehan berbicara dengan tatapan mata yang menatap mata jian .


''a aku hanya tak ingin dia bilang ke oliv bahwa aku bermain di belakang temannya".ucap jian sambil ketakutan ''.


brukkk ..


rehan melempar tubuh jian hingga terkapar di sudut dinding .


''bukan itu yang ingin aku dengar dari mu bod*h!!!" rehan kembali meremas wajah jian.


"katakan dengan jelas maksud mu mengurung nya?!!".suara rehan menggema di seluruh ruangan .ia kembali menatap jian dengan penuh kemarahan .


jian memandang lantai .


"a aku membuat dia seolah-olah tidur dengan ku ,jika ia bilang pada olif ,maka aku akan bilang pada olif bahwa aku telah berselingkuh dengan laura temannya sendiri dan dia tidak akan percaya ucapan laura yang bilang bahwa aku berselingkuh dengan wanita lain,ia akan lebih sakit jika temannya sendiri mengambil pacarnya .'' jian menjelaskan dengan nada ter engah-engah .

__ADS_1


''kau tahu?" , hhhhhh .'' kau lebih berengsek dalam mempermainkan wanita ya hahaha!''.rehan tertawa keras .satu hal yang pasti tawa nya bukan lah tawa kebahagiaan melainkan tawa yang penuh kebencian.


__ADS_2