CLARA

CLARA
bab 9


__ADS_3

acara semegah ini di villa,,,pasti membutuhkan biaya yang tidak sedikit,,


aku memberanikan diri bertanya, sebenarnya aku ragu untuk bertany, namun pertanyaan ini begitu menyulitkanku,,


aku menghampiri felix yang sedang berbincang dengan sahabat sahabatnya,,


felix yang melihatku berjalan menuju ke arahnya langsung menghampiriku,,


"sayang,,kenapa...?? ada apa..?? apa kamu butuh sesuatu.?" tanya nya dengan muka cemas,karna malihat raut muka ku yanh kusuf,mungkin dia mengira aku capek..


"aku ingin bicara,,,,"


" bicara apa sayang."


aki membawa felix ke tempat yang agak jauh dan sepi dari para tamu undangan yang hadir,sebelum acara pesta di akhiri,,,


namun aku mengurungkan niatku untuk bertanya tentang semua biaya ini,karna aku tahu felix di usir bahkan namanya


di hapus dari daftar keluarga oleh papanya..


namun aku fikir...apa pertanyaan itu tidak akan membuat dia marah dan merusak hari bahagia kita...


'yasudaah aku urungkan saja'


gumamku dalam hati,,

__ADS_1


" heiii,.. kok kamu bengong sih,,,katanya mau ngomong". felix menggoyangkan bahuku karna setelah aku berhenti berjalan aku terdiam untuk sesaat.


felix merangkul pinggangku,,,


" sayang... apa yang kamu ingin katakan"


tatapan matanya sayu, penuh cinta kepadaku,hangat genggaman tangannya membuatku nyaman,,,


aki berhambur memelukny,,,


ya.. biarkan saja,toh kami sudah suami istri,ga apa apa donk kalo aku agresif,,, padahal aku cuma pingin ngeles ajah dari pertanyaanku..


aku tak banyak bicara, aku hanya memeluknya..felix sontak terkaget dengan apa yang aku lakukan..


" ga.. aku cuma mau bilang ,,,,aku sayang kamu,,,kamu kelamaan sih ngobrol sma temen kamunya" aku menunduk malu,,


"hahahaha. jadi kamu cemburu aku cuekin,,"


felix kembali memelukku,, erat sangat erat...


" iuuccch sini sayang,, jangan cemberut gitu donk,,, jd pengen gigit ni...uuuucccccchhhh" katanya sambil memonyongkan bibirnya..


"eeeeiiitttt" aku menahan bibirnya yang nyelonong mau nyosor ajah dengan tanganku..


" jangan di sini,,malu,,,nanti ajah ya..."

__ADS_1


ucapku dan aku langsung ngibrit ninggalin dia,,,felix hanya tertawa melihatku,,,


" dasar yaa kamu....awas ajah kamu,malam ini kamu ga akan lolos sayang". ucapnya yang sedikit kencang,di ikuti tawa ku dari kejauhan,, aku mendengar kata katanya,namun aku mengacuhkannya...


setelah jam 22.00 wib acara pesta kami tutup,karna felix membatasi waktu pesta,,,semua orang berpamitan pergi satu persatu,termasuk dion,,laah kok dion pamit,,,


" ka,,aku pamit pulang ya,,," seraya mencium tanganku dan felix..


"loh kok pulang, dion kan kaka juga mau pulang,,"


felix langsung menjawab...


"dion mau istraht sayang,kita di sini dlu, dion pasti ngerti,,kita pulang 2 hari lagi, ,aku udah bilang kok sama dion,, kita mau honeymoon d sini,dion ngerti sayang" felix enteng banget bilangnya,,kan malu sama dion


"iya kak, aku bisa jaga diri di rumah,,"


"tapi kamu sendirian,nanti makan gimana.." pungkasku..


"ka,,,dion bisa beli di warung makan ka,, fion udah gede, ga usah khawatirin dion, kaka nikmati aja waktu kaka,,oke..."


aku memeluk adikku,, adikku memang baik,,dy tidak pernah melawanku..


dion lalu pergi meninggalkan kami,, di villa ini hanya kami berdua,villanya tidak terlalu besar,hanya ada satu kamar, ruang tamu,ruang tv di sertai cerobong asap untuk perapian,,karna cuaca di puncak ini sangat dingin sekali,,tak lupa ada kolam renang kecil dan tehampar luas taman yang di gunakan tadi untuk resepsi pernikahan kami,, memang tidak mewah dan megah pernikahan kami,namun aku bersyukur atas nikmat yang Allah berikan,rasa syukur ku slalu bertambah ketika aku tahu bahwa felix org yang rajin beribadah,,dia selalu mengingatkanku akan shalat 5 waktu,,dia berasa dari keluarga kaya, namun dia tidak sombong,tidak pernah melupakan ibadahnya,,sungguh pria idaman semua wanita,,,


.......

__ADS_1


__ADS_2