
aku asik memakan makanan yang hanafi bawa, sesekali kami bersabda gurau membahas masa kecil kami,,,sampai kami sadar kedatangan sosok yang tidak asing bagiku..
"assalamualaikum..." suara bariton itu mengalihkan pandanganku. tanpa aku harus melihat siapa yang datang,, aku tahu siapa itu...
"walaikumsalam" ucap kami,,,
sontak aku berdiri ..
"fel..."
"ada tamu ...??" felix ngeloyor masuk,, dia pergi ke meja makan dan menaruh kantong plastik yang ia bawa...
yaa. kebiasaan felix ga usah di suruh masuk juga dia maen slonong boii ajah...kecuali masuk kamar ya.. haha
" dokter hanafi fel,,, dia dokter....." belum juga aku berbicara panjang lebar,felix mengulurkan tangannya..
"pagi dok.... ada urusan apa ya pagi pagi ke sini.."
lah... laahh.... kok felix nanya gitu.. kanjdi ga enak sama hanafi..aku cuma bisa diam dan pasrah deh ni felix mau ngomong apa ajah terserah dah..
hanafi yang memang dasarnya baik hati ,membalas jabatan tangan dari felix..
"sy mampir, ingin mengucapkan bela sungkawa,,kebetulan mereka belum sarapan, jd sy bawa sarapan sekalian.."
dengan senyum ramahnya,namun berbeda dengan felix yang memasang raut muka tidak bersahabat.... dari pada felix ngomong ngaur mendingan aku pura pura deeb akting dikit..
" aaauuuuuu....." aku berpura pura memegang kepalaku yang tidak pusing,, hehe.
sontak felix da. hanafi terkaget..
"clara......" serempak mereka memanggilku, berbeda dengan felix yang langsung merengkuhku.. memegang bahuku...
deg deg deg
laahh... kok aku jadi deg degan gini ya..
"aku...aku.....sedikit pusing"
"aku... ada obat ra... kamu minum ya.."hanafi berusaha keluar sepertinya dia akan me cari sesuatu,,sebelum pergi aku mencegahnya..
" ga perlu han...aku baik baik ajah,, cuma butuh istrhat "
hanafi terdiam,, mungkin mengerti maksudku,,
' mungkin clara tidak ingin aku di sini karna ada pria ini' cuman hanafi dalam hati...
__ADS_1
" clara butuh istrahat,,, maaf dok... sy akan membantu clara berbaring" dengan tegas dan tanpa senyum felix hendak membawaku ke dalam kamar..
" maaf hanafi, terimakasih untuk sarapannya,,,aku butuh istrhat.."
hanafi mengangguk mengerti...
" baik, aku akan pulang, selamat istrhat.."
q
hanafi pergi meninggalkan rumah..
"ka... aku pergi dlu ya, aku ada kerja kelompok dan latihan basket,mungkin aku pulang sore ka,,, kaka ga apa apa,knp kaka " ucap dion yang aneh melihat felix merangkul clara..
sontak clara melepaskan rangkulan felix yang hendak membawanya ke kamar..
" engga,.kaka gpp,,yaudh km perginya hati hati ya "
" iya ka.." dion berpamitan kepada felix dan clara..
felix heran melihat clara berlenggang pergi ke meja makan dan mengobrak ngabrik plastik yang felix bawa tadi dengan wajah sumbringah dan senyum yang tak luntur, membayangkan wajah masam felix,,apa dia cemburu tadi..' masa felix cemburu.. ga mungkin ah.. jangan geer'. gumamnya dalam hati dan pipi merah merona..tanpa clara sadar felix memperhatikannya..
felix malah jadi berfikiran kalo clara sangat senang di kunjungi si dokter itu..
ucap felix yang langsung duduk di bangkut sebelah clara berdiri,,, clara mengeluarkan isi dari kantong plastik yang felix bawa,masih dengan senyum nya apalagi felix berkata seprti itu menambah clara yakin kalo felix itu cemburu...
clara mencoba menggoda felix...
" hmmzz kamu bawa ini,, ayo kamu sarapan...kamu pasti belum sarapan kan..yaaahh tapi aku udah kenyang gimana ya,,tadi hanafi bawain makan "..
sambil tersenyum menatap felix...
felix tidak menjawab,malah dia memakan makanan yang dia bawa sambil cemberut.. lucu iihh kaya bayi.. bayi babon.. hahah gemessshh deehhh fikir clara...
sosok felix yang slama ini slalu ada untuna, sampai kedua orangtuanya pergi,apa mugkin clara bisa terus seperti ini bersama felix..
clara tahu kalo felix sepertinya kesal dan ngambek...
"cuuuppp". clara tiba tiba mencium pipi felix tanpa aba aba...clara Lalau ngibrit ke kamar,,,kabuurrr.. entah kenapa jantungnya berdegup sangat kencang,,,felix melongo bengong makannya sontak terhenti,,, dia memegang pipinya,,, masih bengong ...
' duh ni mulut kok ga bs di ajak kompromi sih..maen sosor ajah '.. ucap clara sambil menepuk nepuk mulutnya..
clara pun mencoba membuka pintu kamar perlahan lahan,sambil ngintip apa felix masih mkan ...sedikit demi sedikit clara membuka pintu,,,
"aaahhhhh " clara melonjak kaget,yang ternyata felix sudah berdiri di depan pintu kamarnya...
__ADS_1
felix menarik lengan clara,,,mengunci tangannya,,,lalu dia mengangkat dagu clara,,,
dia mendekatkan bibirnya ke arah clara...
sampai sangat dekat... dekat... makin dekat...
clara memejamkan matanya nya dengan jantung yag lagi olahraga , kacau... fikirannya kenapa jadi mesum gini ya... aduh ya Allah.... ini kenpa.. heii image ku sebagai guru gimana ini....
saat bibir mereka hampir menyentuh...
felix melepaskan tangan clara...dan berlenggang pergi meninggalkan clara,..
"nunggu aku halalin ya... sabar,,,jangan coba buat godain aku,, tadi tuh belajar dari mana kamu ckckckc.".
sambil mengangkat jarinya melambai lambaikan ke udara dan berlenggang duduk di sofa...
' uuuhh dasar clara...hampir aja aku mau yang enak itu,,,sabar bar fel...' gumamnya dalam hati..
" sini duduk,,, aku mau ngobrol" tegas felix
clara yang masih mematung di tempat lalu sadar dan berlari kecil duduk di sofa sebelah felix..
" aku mau bawa kamu ke rumah aku" ucap felix ..
"untuk apa.?"
"meminta restu orangtua ku untuk menikah denganmu...kamu siap siap sekarang,lebih cepat lebih baik".....
clara masih terpaku,,apa secepat ini,,, apa orangtuanya aka merestui mereka,, apa aku pantas untuk felix...
" tapi...fel...'
felix menggenggam tangan clara..
"aku udah memikirkan matang matang,, aku udah ga mau nunggu lagi ra, ,aku ga mau kamu sendirian sama adik km di sini,,, aku mau bawa kalian,,aku ga mau km menyimpan beban sendiri,,,aku sayang kamu..'
deg... slama ini ungkapan itu,ungkapan rasa sayang tak pernah terlontar dari mulutnya... slama ini dia mencintaiku..
"aku harap kamu juga menyayangiku,," lirih nya...
clara hanya mengangguk,tanda ia setuju...
" aku juga sayang sama kamu,, entah mulai dari kapan, sejak kamu hadir dalam hidup aku,aku merasa tak bisa jauh dan kehilangan kalo kamu ga ada fel.." clara menundukan keplanya..malu itu yang dia rasakan..
'ya Allah semoga ini jalan terbaik' ucap mereka dalam hati....
__ADS_1