
Malam hari tiba.
malam yang di penuhi bintang- bintang.
kami makan malam bersama dan sembari duduk melingkar mengelilingi api unggun.susunan tenda kami merupakan 2 baris lingkaran besar dan luas. membuat sebuah lapangan besar yang berbentuk bulat dengan api unggun berada di tengah nya.
merah nya api bergejolak membakar habis kayu yang di susun satu persatu.
Aku menatap langit. menghirup nafas.
dingin nya malam serta suasana yang jarang ku temui membuat hati terasa damai dan tentram.
''aku suka ini''.aku bergumam sambil menatap kelangit.
semoga aku masih bisa merasakan camping bersama dengan teman2 ku.
kami bernyanyi dan melakukan kegiatan lainnya. ini malam yang menyenangkan.
****************
Jam 22.30 kami di persilahkan untuk beristirahat.ada yang jalan-jalan sebentar dan ada yang ke kamar kecil.
Jarak kamar kecil dari tempat camp memang cukup jauh dan itu sangat merepotkan untuk bolak balik ke kamar kecil.
''aku malas, kenapa tempat nya jauh dari tenda kita''.gerutu olif.
Aku, novi dan olif keluar dari tenda karena bosan.
Sudah berapa jam yang lalu semejak kami berkumpul di sini tadi.
''Huhh dingin''.aku mengencangkan syal di leherku.
''aku ingin ke kamar kecil ucap novi''.
''aku ikut!" ujar olif.
"Ya sudah kalau begitu ayo, kau bagaimana laura?". Novi bertanya.
"sepertinya tidak, aku akan menunggu kalian di tenda".jawabku.
"oke ayo novi kita pergi".olif menggenggam tangan novi.
__ADS_1
"kami akan segera kembali laura!".ujar olif sedikit berteriak lalu berbalik membelakangi laura.
''Huh dinginnya''.ini terlalu dingin.lalu sesaat kemudian aku kembali masuk kedalam tenda.
...****************...
Tak selang berapa lama setelah berjalan. Novi dan olif bertemu dengan jian.
''jiaann triak olif sambil melambai-lambaikan tangannya.olif menarik tangan novi dan mendekat ke arah jian.
Tepat di sebelah jian ada rehan.rehan tersenyum ke arah kami.
''hai, sapa rehan pada kami.
''hai ucap aku dan novi.
''waktu yang tepat, rehan menepuk bahu rehan dan pergi meninggalkan mereka.
Aku dan novi memandang rehan heran.
''ah rehan! Novi terkejut tiba-tiba rehan menarik tangan nya.
wajah novi memerah.
''iya''.ucap novi pelan.
rehan dan novi meninggalkan mereka.
''kenapa? Tanya olif pada jian.
Ikut aku sebentar.
Jian menarik tangan olif kuat.
''aww! Jian kau kenapa?!''.ada apa !?''.olif bertanya.namun tak ada jawaban dari jian.
Jian membawa olif ke hutan.
Suara heningnya hutan membuat olif takut .hanya sedikit cahaya bulan yang masuk kedalam hutan.
''hei kau! ada apa sih!''.olif meronta melepaskan tangannya dari jian.membuat jiat melepaskan tangannya.
__ADS_1
Jian memandang wajah olif.
''padahal aku tidak berniat melakukan ini''.ujar jian lirih. ia mendekat ke tubuh olif.
Merangkul wajahnya dan menciumnya.
Menciumnya dan memeluknya penuh hasrat.
''jadi kau menarik ku hanya untuk ini?''.tanya olif dengan nada pelan.
Jian Tak menjawab. Dan melanjutkan gerakannya.
''maaf jika terlalu kasar tadi''.ucap jian lirih di telinga olif.
Olif memandang mata nya sesaat.
Jian kembali menciumnya.
''umm!''.
''mau lakukan itu sebentar''.jian mulai memegang leher olif.
''em yah''.olif mengangguk.
...****************...
novi duduk di bangku kayu di dekat sebuah pohon. Ia sendirian.
Beberapa menit yang lalu.
Rehan menarik tangan novi.
Mereka terus berjalan menjauh.
''rehan''.panggil novi dengan pelan.
''em?''.rehan berbalik.
''emm itu?,sebenarnya ada yang ingin aku bicarakan padamu''.ucap novi . Ia gugup wajahnya mulai memerah.
''ayo kita bicara disana''.ucap rehan sambil menunjuk arah ke sebuah bangku dibawah pohon.
__ADS_1