Crazy System Mutation ZOOPLANKTON

Crazy System Mutation ZOOPLANKTON
24.Mutasi pembantaian


__ADS_3

Dalam laut dekat Pantai. Rai sedang berdiam diri mengisi Sp nya yang berkurang banyak untuk penyerangan.


[ Ding ~ Apa yang dilakukan host?]


''Apa? bukan kah kau lihat sendiri. Aku sedang mengisi kembali Sp ku, kenapa malahan bertanya''


"sistem apa kau tahu berapa lama yang di butuhkan?"


[ Ding ~ Apa host sering tidak memakai otak anda?]


Melihat jawaban Rai berkata, "Hei... zooplankton emang punya otak?"


"Tunggu!"


Menyadari ada yang salah langsung menambah kan beberapa kata, "Apa yang kau maksud tadi!"


[ Ding ~ Ternyata memang host tidak memiliki otak untuk berpikir]


Melihat dengan kesal Rai mengacungkan tentakel nya berkata, "Sialan Kau Mengejek ku Lagi Ya!"


[ Ding ~ Sistem menghela melihat kebodohan tuan rumah]


[ Ding ~ Kalau host punya otak coba anda pikir bukan kah sebelum nya anda ingin dia mati ini cara terbaik mengaktifkan time pearl nya]


"Memang itu fungsinya apa saja?"


[ Ding ~ Kenapa baru tanya sekarang?]


"Itu karena aku lupa!"


"Sudah tunjukkan saja fungsinya!"


[ Ding ~ Time pearl memiliki kemampuan **** bila **** dapat*** untuk*** **** saat*** memutar***** waktu]


Melihat penjelasan sistem yang kacau Rai sudah terbiasa dari pada sebelumya. Menghela dan sempat berpikir bagaimana cara meningkatkan fungsi nya lagi.


"Aku tidak bisa membiarkan pasien baru ku rawat mati!"


"Apa punya saran bagus wahai sistem terhebat"


[ Ding ~ Dasar Tsundere]


"Apa maksudmu!"


[ Ding ~ Tidak lupakan bila ingin lebih efisien kenapa tidak host panggil saja pohon pucat menggunakan teleport void, lalu tinggal bunuh semua yang menyerang sambil melindungi pasien host]


"Kalau begitu aku tidak bisa meningkatkan level ku dong! dan juga sia sia bila hanya memanggil tuh pohon hanya untuk sebentar lalu sembunyikan lagi itu kan sulit"


[ Ding ~ Host bunuh semua lalu biarkan setengah nya diserap pohon lalu setengah nya lagi host serap]


Rai menatap dengan kagum "Ide cemerlang!"


...----------------...


Disisi lain daratan. Terlihat seorang pria berambut hijau memainkan piano portabel ditengah kepungan monster. Benar itu Cloud Rainheart memainkan sebuah instrumen defensif bersifat musik.

__ADS_1


"kemana jelly ini pergi lama sekali, tanganku keram!"


Sebuah portal Void berukuran besar muncul di dekat tabir pelindung Rain. Dengan terkejut, bingung dan takut menghiasi pikiran Rain. Matanya sulit percaya apa yang ada di depannya. Biasanya Void berukuran besar itu hanya bisa di lakukan level A ke atas.


Dari portal Void muncul sebuah akar pohon berwarna pucat bergerak maju keluar dari sana menyeret bagian batang ranting dari Void. Benar itu adalah pohon pucat milik Rainel dia memindahkan nya secara utuh dari tengah samudera entah berantah.


Akar yang keluar langsung menyerang menusuk tubuh monster tampa ampun jeritan demi jeritan terdengar, itu adalah jeritan menjemput kematian dari sebuah mahluk.


Monster yang berniat kabur langsung bergegas, namun itu sia sia akar pohon pucat mengejar nya dengan cepat menusuk menembus tubuhnya lalu menyerap hingga kering.


Sebuah telepati terdengar masuk ke kepala Rain berkata, "Kawan... Jangan takut ini aku!"


Rain membalas, "Kamu?"


Rai melanjutkan perkataan nya berkata, "Itu benar ini Rainel si ubur ubur, memang sulit dijelaskan tapi ini juga tubuh ku!"


Mendengar jawaban Rainel, Rain bimbang apa tujuan si jelly ini kenapa menyelamatkan hidup ku sudah begitu 2 kali dan juga dia sebenarnya monster level tinggi.


Rain yang ingin sebuah kejelasan memberanikan diri bertanya, "Kau sekuat itu tetapi kenapa menyelamatkan hidup ku apa kau menginginkan time pearl ku namun tidak tahu cara menggunakan lalu membiarkan ku hidup?"


''Aduh gimana nih, malah jadi runyam kan!''


"Kalau aku bilang sebelum nya manusia dan hanya ingin membantu sesama mungkin nanti malah tambah curiga!"


[ Ding ~ Host sebaiknya menggunakan dalih hewan peliharaan Anita]


Dengan ekspresi terkejut Rai berkata, "Eh? apa bisa begitu?"


"Tapi hewan peliharaan? bukankah agak berlebihan, bilangan saja tekan gitu bisa kan?"


"Baiklah kalau begitu!"


Rai menggunakan telepati ke pada Rain berkata, "Sebelumnya aku peliharaan seorang manusia dia sangat baik melihat mu sekarat kalau itu tuan ku pasti tidak tega jadi sebagai perwakilan nya aku bantu!"


Mendengar hal itu Rain membalasnya dengan cepat, "Kalau seperti itu dimana tuan mu? jangan kau pikir aku bodoh!"


Dan melanjutkan ucapan nya, "Apa mungkin kau bunuh!"


"Waduh...sistem kau bilang itu berhasil kenapa gagal?"


Dengan kesal Rai berkata, "Kau menipu ku lagi?"


[ Ding ~ Mohon tenang host sistem tidak menipumu, belum]


"Apa maksud belum?"


[ Ding ~ Host bisa membawa orang nya ke gadis anisa kalau tidak percaya]


"Hei jangan seenaknya mengalihkan!" ucap Rai dengan kesal.


Rai menghela merasa percuma berdebat dengan sistem kemudian dia melihat ke arah Rain.


Rai menggunakan telepati berkata, "Baiklah kalau tidak percaya aku bisa mengantar mu ke sana!"


Dan menambah kan beberapa kata, "Tetapi aku ingin memakan monster yang ku bunuh dulu!"

__ADS_1


Rain melihat dengan tatapan serius kemudian berkata, "Baiklah... Tetapi jangan berbohong kalau tidak aku gunakan time pearl untuk melawan mu!"


Rai menggunakan sulur nya menyerap semua tubuh monster yang mati hingga kering. Sementara Rain melihat dengan merinding ia berpikir sungguh mengerikan aku tadi mengancamnya kalau pun menggunakan semua artifak yang ku bawa saat ini seperti nya mustahil.


...


setelah beberapa waktu terlewat Rai sudah menyerap semua yang tersisa dan beberapa buah di pohon nya tumbuh. Kemudian dia membuka portal dengan kordinat anisa.


Sistem buka portal menuju kordinat anisa!


[ Ding ~ Dikarenakan target banyak bergerak sulit menemukan lokasinya]


"Apa? kenapa bisa gitu? bukannya kau menyarankan ku untuk ini!"


[ Ding ~ Host bisa menggunakan beberapa energi pada pohon pucat untuk memperkuat pencarian]


~Menghela


"Pasti ujungnya pakai biaya dasar sial!"


Melihat kearah pohon Rai mengecek beberapa banyak energi saat ini.


[ Ding ~ Life esens :10.000]


''Apa itu cukup?''


[ Ding ~ Lebih dari cukup, sistem hanya perlu 2.000]


"Baiklah gunakan!"


Sebuah ranting pada pohon pucat saling melilit meninggi mirip seperti antena radio. Rai bingung dengan apa yang dilihat sementara Rain melihat dari monster sekitar yang sudah kering terlihat seperti mencari sesuatu.


[ Ding ~ Host tinggal menyentuh pohon dan mengaktifkan sensor maka nanti sistem akan merespon]


Rai melihat penjelasan sistem berkata : "Oh apa begitu?"


Rai mendekat menyentuh pohon pucat, mengaktifkan sensor seketika semua informasi di sekitar nya lebih di perluas. Mungkin bila ini otak manusia akan sulit akan tetapi zooplankton tidak memiliki otak dengan mudh Rai menerima informasi tampa terlalu pusing.


Setiap informasi tentang keberadaan tanaman, monster, manusia lebih di tampakan karena Rai hanya ingin mencari Anisa dia mempersempit pencarian untuk memperbesar kemungkinan.


...


Setelah beberapa saat mengaktifkan sensor yang diperluas dia merasakan kehadiran dan kordinat Anisa. Rai langsung menghentikan pencarian nya.


"Sistem... kau merekam nya, maksudnya koordinat Anita?"


[ Ding ~ Tentu apa host ingin ke sana sekarang?]


Dengan perasaan yang senang setelah cukup lama berpisah dengan Anita, Rai menjawab: "Benar!"


[ Ding ~ Sudah di duga host emang Lolicon]


"Hai? apa maksud mu tadi?"


[ Ding ~ Membuka void menuju Anita]

__ADS_1


"Hei... Jangan seenaknya mengalihkan! sistem sialan!"


__ADS_2