
Laut, terlihat sebuah potong daging Tentacles hewan berjenis gurita tenggelam di dasar laut.
~Crak
Rai memakan memotong sedikit demi sedikit daging tersebut menimbulkan beberapa suara kecil.
[Ding~exp:50-100]
[Ding~ exp:60-100]
[Ding~ep:70-100]
[Ding~ exp:80-100]
[Ding~ exp:90-100]
[Ding~ exp:100-100]
[Ding~ Level yang di butuhkan telah cukup apakah host ingin mutasi selanjutnya nya sekarang?]
''Apa? level tercukupi tapi aku belum selesai memakannya dan mencapai nya apa bisa nanti saja simpan juga exp nya?'' ia bertanya pada sistem.
[ Ding ~ host bisa menyimpan nya tetapi exp yang host serap selanjutnya tidak berpengaruh di karena kan batas nya telah mencukupi tidak bisa lebih, untuk menambah nya host harus mutasi ke level berikutnya terlebih dahulu]
''Apa begitu sial harus mutasi dahulu ya sistem apa di sini aman?'' ia memastikan nya.
[Ding~ kemungkinan amannya 80% dan 20% tidak aman]
''Cukup tinggi ya tingkat aman nya baiklah oke aku mutasi di sini tapi apa bisa di dalam bangkai begini?'' ia dengan bertanya tanya
[Ding~ Host tidak perlu khawatir itu bisa di lakukan di sini]
''jadi itu bisa baiklah lakukan sistem!'' ia dengan yakin.
__ADS_1
...[Ding~ mutasi akan di mulai 3....2.....1]...
~Crak
Daging Rai terpotong membelah menggumpal dan lain sebagainya.
''Aaarrrrg si- si-al ini benar benar menyakitkan ra-rasanya tubuh ku di hancurkan arg ke-sada kesadaran ku seperti tercerai berai" Rai kesakitan karena jiwa dan tubuhnya beresonansi.
Tubuh zooplankton Rai bermutasi menggumpal membesar sedikit demi sedikit di konstruksi ulang hingga menjadi lebih besar, secara perlahan menjadikan seperti bola daging yang membesar di dalam bangkai hewan meteor chaos pemandangan itu terlihat seperti sebuah bisul besar tumbuh membesar di tubuh.
''aarrrggg!""l
[Ding~ Ditemukan bahan tambahan berkualitas dan memiliki energi yang bisa di gunakan untuk memperkuat mutasi selanjutnya apa host ingin menggabungkan nya?]
''A-apa itu si-sial aku sulit berpikir sudah lah la-lakukan sa- ja se- maumu!" ia dengan keadaan hampir pingsan.
[Ding~ menerima persetujuan host menyerap potongan bangkai evolusi meteor chaos untuk di gunakan sebagai bahan tambahan mutasi untuk host]
[Ding ~ karna kan host memakan beberapa jenis mahluk berbeda sebelumnya host mendapatkan ability baru penyerapan dan penglihatan]
Potongan Tentacles itu bergerak membesar dan menyatu
Tubuh zooplankton Rai yang bermutasi di dalam bangkai hewan meteor chaos evolusi mulai menyatu bergerak dan ikut menggumpal menjadi seperti kepompong berwarna merah kehitaman, lalu mulai mengeluarkan aura cairan merah kehitaman mirip energi chaos meteor dan menyebar di sekitar perairan tempatnya berada
Itu berakibat menarik perhatian beberapa hewan meteor chaos berukuran kecil berada agak jauh, tetapi saat hewan mendekat mereka keracunan aura tersebut hingga mati lalu sebuah tentakel mirip sulur terbentuk dari gumpalan kepompong mutasi Rai menarik bangkai tersebut dan menusuk menyatu lalu menyerap energi yang ada pada tubuh mereka hingga kering.
...----------------...
kejauhan tempat reynal berada
''uaaaargg!"
Teriakan warga panik.
__ADS_1
''monster parade menyerang cepat tutup gerbang nya jangan biarkan para monster kaparat itu masuk dan mengacau lalu para evolusi tetap pertahanan kan gerbang dan tembok nya sebelum bala bantuan datang dari aliansi!" ucap seseorang dengan panik.
...blarrr doom...
...suara ledakan dan sebuah lubang muncul di tembok...
''ada apa!?,
''dari kejauhan terlihat monster level A memuntahkan gelombang energi melubangi gerbang utama dan banyak monster level d masuk dan mengacaukan formasi membunuh prajurit penjaga lalu mengarah ke pemukiman penduduk biasa dan banyak membunuh apa yang kita lakukan kapten!,'' ucap seorang prajurit evo dengan panik
''sial! mengapa bala bantuan belum datang'' sambil mengerutkan dahi serta berkeringat dingin.
''pak kami dapat pesan dari aliansi katanya mereka juga tidak bisa menolong!' terlihat seorang pria dengan panik memberitahu kapten mereka.
''sial, kita semua bisa mati!'' ucap salah satu prajurit evo sambil meringkuk ketakutan
tak lama seorang pria berumur 30 tahun berseragam lengkap mendatangi dan memberi tamparan orang itu pemimpin batalion mereka berniat menenangkan bawahnya panik.
buak!, tamparan keras menapar salah satu prajurit ketakutan itu.
''jangan panik, beberapa tahan gerbang itu lalu ikut aku mengulur waktu selama mungkin untuk menahan gerbang sisanya aman kan penduduk untuk melarikan diri kalian ini prajurit apa kalian masih bersedia mengikuti perintah,'' tanya pemimpin batalion tersebut.
''yaaa, pak!'' serempak prajurit tersebut.
''kalau begitu lakukan cepat waktu kita tidak banyak'' ucap dengan tegas.
sekitar 20 dari 100 % para prajurit tersebut mengawal para warga yang tersisa untuk kabur lewat gerbang belakang menghadap arah laut terlihat rombongan cukup panjang dari rombongan tersebut terlihat gadis berumur 8 tahun dengan rambut putih panjang sepinggang bermata mata merah memakai baju compang camping dan setengah tubuh di perban berjalan mengikuti rombongan tersebut di belakang mereka dia melihat kotanya hancur dari tempatnya berada.
para kelompok pengungsi itu terlihat berniat pergi dengan kapal darurat yang sudah lama di persiapkan sewaktu-waktu terjadi bencana
...----------------...
...3 jam setelah nya...
__ADS_1
setelah selang waktu tiga jam kepompong tersebut terlihat mengeras walaupun begitu aura yang di keluarkan tetap menarik beberapa monster kecil tingkat E untuk datang mau datang sebanyak apapun mereka tetap tidak bisa mendekat dan berakhir di tusuk sulur kepompong tersebut dan terserap hingga kering.
bersambung.....