
Laut karang
''Nomm... nom... nom , ''suara mulut reynal memakan telur larva udang dan fitoplankton yang hanyut ketempat nya persembunyian.
Reinal memanfaatkan ombak laut dan menggunakan lubang kecil di sebuah batu yang dia temui sebelum saat memakai sensor miliknya.
Dia memakai strategi menyergap mangsa yang terhanyut ke lubang nya dia juga menyangkut kan tubuh nya agar tidak ikut terseret ombak.
'Ngofong ngofong syatum menulutmu ferapa fanyak umul yang di feroleh ku nanti?" ia bicara pada sistem secara batin dengan mulut penuh makanan.
[Ding~ Jangan melakukan hal bodoh yang makan tubuh zooplankton mu pikiran mu seharusnya tidak mengunyah makanan]
''Ahahaha"
''Hanya bercanda sistem, kau kadang mengejek ku kenapa aku tidak boleh?" ia sedikit meledek sistem.
[Ding~ Masuk akal]
''Hehehe, benarkan kalau begitu jawab berapa banyak umur yang kudapatkan nanti saat mutasi selanjutnya karna kau bilang tadi seingat ku umur ku bertambah jadi sekarang 2 tahun!" ia memastikan.
[Ding~ ~Host harus cari tahu sendiri]
''Haaah... ia menghela nafas panjang secara batin jawaban itu lagi!"
''Ah! apa mungkin! kau menjawab begitu agar aku nanti mandiri agar tidak terlalu banyak bergantung pada sistem,'' ia dengan positif thinking.
[Ding~ Host jangan berpikir terlalu positif sistem hanya ingin melihat host kesal saja]
''Sialan Kau Sistem Memang Apa Untung Bagi Mu,'' ia meninggi kan nadanya secara batin.
[Ding~ Hanya hobi dan kesenangan semata saja]
''Setidaknya Harusnya Jawaban Mu Itu Mengelak Sedikit Itu Terlalu Terang Terangan Rasanya Menyakitkan!" ia merasa agak kesal.
[Ding~ kenyataan memang pahit host ditambah bukankah host sendiri memperbolehkan saling ejek]
''Geh! sialan aku tersekat oleh jawaban ku sendiri makin lama kau makin mirip seperti teman obrolan dari pada sistem ai yang sering muncul di novel jarang jarang sih yang seperti mu! ia memastikan dengan ingatan yang dulu pernah membaca novel fantasi.
[Ding~ Ini hanya bagian lain dari pelayan sistem untuk host agar host tidak stress berlebihan dikarenakan berubah jadi zooplankton sendirian tampa kawan agar tidak menjadi gila]
''jadi begitu oh ya sekarang sudah berapa banyak yang meningkat exp ku sistem setahuku aku sudah makan cukup banyak fitoplankton dan sedikit telur dan larva udang?'' ia bertanya dan memastikan sesuatu.
[Ding~ Exp : 40- 100]
__ADS_1
''Lumayan lalu berapa banyak yang ku peroleh memakan 1 fitoplankton dan 1 larva udang apa kau bisa menunjukkan nya?"
[Ding~ Tentu saja bisa]
''Kalau begitu tunjukkan?" ia dengan sedikit semangat.
[Ding ~ menampilkan informasi:
1 fitoplankton : 1 exp
1 telur udang : 3 exp
1 larva udang kecil : 5 exp]
''Jadi lebih banyak udang ya agak kurang efisien sih apa aku har?" belum sempat berkata.
...[Ding ding ding ding ding]...
Saat Rey belum sempat berkata hingga selesai suara pemberitahuan sistem berbunyi
''Hei ada apa? tidak biasanya kau begitu apa ada hal penting? atau kau rusak? awas saja kalau tidak penting,'' ia memastikan nya.
[Ding ~ Ditemukan fragmen terkecil chaos meteor di harapkan host mengambil segera]
''Haah! memang apa untung nya aku tidak mau jadi buas ditambah itu tidak terdeteksi oleh sensor ku tapi kalau sistem bereaksi begini pasti punya rencana bagus untuk ku!" ia memikirkan dengan batin.
''Apa benar begitu?" reynal dengan nada meragukan.
[Ding~ Benar di harapkan host cepat mengambilnya]
''Baiklah kalau begitu di mana letaknya?" ia bertanya pada sistem sambil mengecek sekitar dengan sensor.
[Ding~ Di luar lubang sarang host dan tidak terlalu jauh dari sana nanti sistem arahkan]
''Kalau begitu tunjukan ah! benar juga
karna ini keluar lubang ku sebaiknya aku menggunakan ability membelah diri untuk berjaga jaga Sebenarnya aku tidak mau karna sangat sakit mau bagai mana lagi aktifkan!"' ia dengan sedikit ragu.
...[Ding]...
[HP : 130 - 140]
[sp: 85 - 90]
__ADS_1
''uagaarrggg sakit sakit arrrg!"
Suara Rai dalam batinya.
''Sial! walaupun aku zooplankton berkembang biak dengan cara membelah diri entah kenapa begitu menyakiti kan lalu sebelum itu aku akan makan beberapa fitoplankton dulu untuk reagen terlebih dahulu!" Rai mengaktifkan pendorong dan sensornya dengan cepat semua fitoplankton masuk ke mulut nya.
...[Ding]...
[HP : 140]
[sp : 90]
[exp: 50- 100]
''Sip kembali seperti baru sistem tunjukan?"
Sambil reynal berenang ke arah keluar lubang nya.
[Ding~ Host hanya perlu menghadap ke arah kiri host lalu sedikit menurun host akan menemukan potongan bangkai hewan evolusi chaos sebesar segenggam lengan orang dewasa yang terbuang dan terbawa arus ombak]
''ooh! oke ''baiklah!''
Rai menggunakan pendorong nya agar mempercepat sampai ke tempat yang di maksud sistem.
~Boom.
Dia menabrak sesuatu yang agak empuk
''Tapi...apa...benar ini aku merasa menabrak sesuatu?,'' ia dengan sedikit bingung.
[Ding ~ Benar host hanya menggali kedalam nya]
''Guimana cara ku menggali aku tidak punya tangan kau punya saran sistem?'' ia meminta saran.
[Ding~ Karena itu terbuat dari daging host hanya tinggal mengigit dan memakannya ditambah itu juga bisa meningkatkan exp host]
''Benar juga kalo ada pecahan meteor chaos di sini harusnya banyak hewan evolusi chaos kemari dan mengincarnya bukan?'' ia memastikan.
[Ding~ Host tidak usah terlalu khawatir karna bentuknya menyerupai pasir jadi sulit dideteksi oleh mereka]
''Begitu, baiklah aku tinggal menggali saja kan
aku akan makan sedikit demi sedikit juga untuk leveling mutasi entah berapa lama agar sampai pada batu itu''
__ADS_1
Rai mulai menggali dan memakan sedikit demi sedikit potongan bangkai hewan tersebut menjadi lobang seukuran nya agar masuk dan mencapai pecahan chaos meteor sambil di pandu oleh sistem.
bersambung......