
Di sudut cafe, seorang gadis terlihat sedang menikmati makanan yang terhidang di depannya. tak sedikit pun terganggu dengan suara berisik dari meja sebelah nya.
" widiiih apaan ni?" teriak cowok yang ada di meja sebelahnya.
"ishh apaan sih lo, ngintip ngintip segala" kesal teman nya, sambil menjauhkan hp dari pandangan teman nya.
"kenalin dong sama cewek baru lo" kata cowok itu, karna yang ia lihat di handphone teman nya foto seorang cewek.
kenapa dia heboh, karena yang ia tau temannya ini anti cewek, sedikit pun tak tertarik dengan yang nama nya cewek.
padahal kalau ia mau, sekali tunjuk saja sudah banyak cewek yang mengantri untuk menjadi kekasih nya.
Dan tadi tiba-tiba dia melihat foto seorang cewek, dengan senyum manis mampu melelehkan gula.
"sini gue lihat" merampas handphone temannya, jiwa penasaran nya sangat tinggi.
"eh eh hp gue" terkejut handphone nya tiba-tiba di ambil secara paksa.
teman-teman yang lain pun tak kalah heboh, rebutan handphone untuk melihat, siapa cewek yang sudah menarik hati teman dingin nya ini.
Di meja itu terdapat lima orang cowok, semuanya tak kalah tampan, sungguh mempesona. Gilang, Rendy, Devon, Alvaro, dan Rama. Mereka sudah bersahabat dari Sekolah Menegah Atas, dan sampai sekarang masih tetap bersahabat.
"Bisa aja lo nyari yang cantik al"
__ADS_1
"gue kira selama ini lo homo al wkwk"
" wkwk sama ren, gue sepemikiran sama lo"
"Bangsat lo semua" kata cowok yang di panggil al.
Tawa mereka semua pecah, puas sekali melihat teman dingin nya ini kesal.
"eh bentar deh, kayak gak asing nih cewek" kata gilang. masih memerhatikan foto cewek yang ada di handphone Alvaro.
Karna penasaran, mereka kembali melihat foto yang di tunjukkan oleh gilang, kecuali Alvaro.
Sambil berfikir, karena ucapan gilang mereka mencoba mengingat siapa cewek yang ada di Handphone Alvaro itu.
" Karna lo bilang gitu, gue juga mikir nya nih cewek agak familiar, dimana ya kira kira gue pernah liat?" kata devon
"Coba kalian ingat kecelakaan 1 tahun yang lalu!" kata Alvaro.
"Yaelah Al, kecelakaan gak cuma sekali doang, apalagi ini 1 tahun yang lalu, banyak kali kecelakaan yang sudah terjadi selama 1 tahun" Cetus Rama, malas mikir.
" ini beda, berita nya ada di mana-mana, terkait keluarga terpandang" jawab Alvaro
" ya ya gue ingat, Alicia keys bukan?" jawab gilang sambil teriak. gembira karna bisa mengingat.
__ADS_1
semua mata tertuju kepada Gilang, entah terkejut atau penasaran kenapa gilang tiba-tiba teriak kencang seolah menang lotre.
"ish malu-maluin lo lang" kata rendy
" Dia bukan teman gue, bukan" kata Devon.
"hehehe sorry guys, kelewat semangat gue" cengengesan Gilang.
"Jadi bener Al?" tanya Rama lagi.
"hem" Jawab Alvaro sambil mengangguk.
" Tapi Bukannya Dia sudah meninggal ya? Akibat kecelakaan itu?" tanya rendy
"sebenarnya ada fakta yang tak banyak orang tau, Dia meninggal bukan Karena kecelakaan"
mereka berempat mendengar dengan seksama
" Dua minggu Setelah kecelakaan itu terjadi, Kondisi Alice sudah membaik, semuanya sudah kembali normal, hanya tinggal luka luar yang belom kering"
" Dia sudah bisa bercanda"
" Tapi Hari itu tiba-tiba terjadi, Tiba-tiba kondisi nya drop, padahal belom sampai 15 menit gue keluar dari ruang inap nya. sebelum itu kondisi nya masih stabil"
__ADS_1
"gue curiga ada yang mencelakai dia"
"gue selidiki diam-diam, ternyata dugaan gue bener. Ada Racun di tubuh Alice"