
Di sebuah ruangan nuansa putih hitam, buku-buku berjejer disudut ruangan, dengan pemandangan kota terhampar didepannya, ada seorang lelaki tua duduk berhadapan dengan tuan Josh.
Terlihat Kegelisahan yang tergambar di raut muka Tuan Josh, pikiran-pikiran mengenai anaknya berterbangan bagaikan angin ribut.
Setelah kejadian pagi tadi di meja makan, bayangan tragis yang terekam di memori nya berputar.
Sesosok yang sangat ia kenali terbujur kaku didepannya, penjelasan dokter mampu meruntuhkan dunia nya seketika itu.
Semua rasa benci nya kala itu entah kenapa tiba-tiba menguap, hanya karna memandang lurus ke arah tubuh tanpa jiwa didepannya.
Ingin menangis tanpa ada rasa malu, tapi ia tidak bisa. seakan ada rantai yang membelenggu dari segala sisi yang ia punya.
"jadi Josh, kenapa kau memanggil ku kesini?" ucap lelaki tua itu.
" Ada hal terjadi tadi pagi pa" kata Josh kepada lelaki tua yang ia panggil pa tadi, dia adalah mertua nya Josh dari ibu nya Alice. Tuan Richard.
"Apa yang terjadi ?" tanya tuan Richard
"Tiba-tiba ada yang mengirim koran tentang kecelakaan 1 tahun lalu, entah apa maksud nya saya merasa ada yang aneh" jelas Tuan Josh.
" hemm" Tuan Richard berfikir tangan nya di dagu,
" Mungkin orang itu ingin kau ingat lagi tentang kecelakaan itu?"
"Tapi apa maksudnya?" tanya tuan Josh
" kau tau? sampai sekarang tak ada yang tau apa penyebab kecelakaan itu, dan pelaku nya pun sampai sekarang tidak diketahui, seolah-olah kecelakaan ini sudah direncanakan dan berkerja sama dengan pihak kepolisian" jelas Tuan Richard.
"Menurut Papa apa ini berhubungan dengan Dia? Hanya dia sampai saat ini memiliki kuasa dan terikat dengan pihak kepolisian" tanya Tuan Josh.
"kita tidak bisa menuduh sembarangan, belum ada bukti yang mengarah ke Dia, lebih baik mulai sekarang kau harus lebih berhati-hati, Dia sangat dekat dengan mu, kita tidak tau apa yang Dia rencanakan lagi" Jelas Tuan Richard.
"Papa benar, Bahkan aku tak bisa bergerak leluasa, semua yang aku lakukan, Dia juga mengetahui nya, Papa juga hati-hati, Aku takut dia mengincar salah satu di antara kita, setelah Alice pergi dia belom ada melakukan pergerakan lagi" kata Tuan Josh.
"Ya, kau jangan khawatirkan aku, Lebih baik Aku pergi sekarang" Kata Tuan Richard.
"Papa berhati-hati lah, Untuk sekarang ini semua nya aku serahkan kepada Papa"
"Baiklah"
Tuan Richard beranjak pergi meninggalkan ruangan kerja Tuan Josh.
Didepan pintu ruangan, berdiri seorang wanita yang menjabat sebagai Sekretaris Tuan Josh.
__ADS_1
"Kau awasi dia dengan baik!" Perintah Tuan Richard kepada sekretaris tersebut. Nama sekretaris itu adalah Linda.
Linda berdiri tatkala pintu ruangan terbuka, dan hanya mengangguk ketika mendengar perintah dari Tuan Richard.
ya Linda adalah bawahan Tuan Richard yang diperintahkan untuk mengawasi Tuan Josh.
Bukannya Tuan Richard tidak percaya kepada Tuan Josh, tetapi Luka itu masih menganga. kejadian keji yang menimpa cucu kesayangannya.
ia tak mau mengambil resiko lagi dengan merasakan kehilangan untuk kesekian kali nya. Tuan Richard mengetahui semua nya apa yang menimpa anak cucu nya, bahkan Anak nya harus dijauhkan dari cucu nya.
kejadian terjadi sekitar 10 tahun yang lalu, dimana harus mengakibatkan keluarga nya berantakan.
Anak perempuan nya mengalami depresi berat, Cucu perempuan nya di benci semua keluarga, dan menantu nya dibawah tekanan yang mengharuskan dia untuk membenci Anak kesayangan nya sendiri.
Tak berhenti sampai disitu, bahkan ia sendiri pun tak bisa memberi perlindungan kepada cucu nya, yang menyebabkan cucu nya pergi untuk selamanya.
Tapi sekarang Ia tak tinggal diam, demi Cucu nya, ia akan mempertaruhkan segalanya untuk mengungkap kan kejahatan Dia yang mengakibatkan dia jauh dari keluarga nya.
Dering telepon menggema di lorong perusahaan, Tuan Richard segera mengangkat telepon nya.
"Hallo" Jawab Tuan Richard.
"Tuan, ada informasi penting yang di jumpai oleh detektif kita" jawab orang di seberang.
"Baik Tuan" telepon segera di matikan oleh Tuan Richard. mata nya tak berhenti mengawasi sekitar. Takut ada yang mencuri dengar obrolan nya di telepon.
Segera ia melangkah kan kaki dengan cepat keluar dari gedung bertingkat tinggi itu. Takut ada yang melihat dia keluar dari gedung itu.
Orang-orang tau bahwa hubungan dia dengan sang menantu memburuk sejak peristiwa 10 tahun lalu.
Semua ini untuk keselamatan cucu nya, tapi sayang sekarang cucu nya sudah tidak ada.
Ingin sekali ia menarik cucu nya untuk tinggal bersama nya, tapi tidak bisa.
wanita licik itu punyak banyak koneksi sehingga pergerakan tuan Richard sangat sulit. salah langkah saja satu nyawa akan melayang.
Sehingga dia hanya bisa bergerak diam-diam tanpa sepengetahuan siapapun dan sangat berhati-hati dalam setiap langkah nya.
***
"Apa yang kau temui?" Tanya Tuan Richard kepada Ajudan kepercayaan nya ini. Riko Nama nya.
" Ada video dari kamera dashboard mobil didekat pemakaman 1 tahun lalu tuan" jawab Riko tegas.
__ADS_1
"Lalu? Apa yang terjadi?"
" Ada seorang gadis datang menggunakan pakaian misterius disaat acara pemakaman berlangsung, Dia datang mengendap-endap seperti takut di ketahui oleh orang-orang" jelas nya.
"Jadi maksud kamu, ini Alice?" harap Tuan Richard semoga ini memang benar Alice.
"Kemungkinan nya iya tuan, ia datang dengan langkah sedikit tertatih seperti menahan sakit, mungkin dia memaksakan tubuh nya untuk datang melihat pemakaman diri nya, beberapa kali terlihat dia mengusap air mata nya" jelas Riko lagi.
"Semoga saja ini memang dia Riko" harap Tuan Richard semoga memang ini Alice.
Ada cahaya harapan yang membangkitkan semangat tuan Richard untuk membongkar kasus ini.
"Jadi dimana dia sekarang?" tanya Tuan Richard lagi.
"Ini masalah nya tuan, setelah dari pemakaman itu tidak terlihat lagi jejak nya tuan. seolah di telan bumi bahkan CCTV di sepanjang jalan dari area pemakaman tidak menunjukkan ada nya jejak"
" Sampai sekarang juga tidak ada informasi apapun. dan ya tuan baru ini ada Asisten rumah tangga yang baru bekerja di kediaman tuan Josh, jika di perkirakan usia nya sama dengan nona Alice, tapi setelah diselidiki tidak ada data yang spesifik mengenai gadis ini, data nya pun hanya tercatat sejak 1 tahun yang lalu. Saya curiga gadis ini berkaitan dengan Nona Alice" jelas Riko.
Tuan Richard mendengar dengan seksama penjelasan dari Riko, semua kemungkinan memang benar terjadi. Dan ia berharap bahwa gadis itu adalah Alice.
"Siapa nama gadis itu?" Tanya Tuan Richard.
" Nama nya Lani tuan, Lani Saputri " jawab Riko.
"Baiklah, kau boleh pergi Riko " kata Tuan Richard.
"Ada satu lagi Tuan" kata Riko
"Apa itu Riko " penasaran Tuan Richard.
"Beberapa Hari yang lalu ada seorang pemuda yang selalu mengintai rumah ini tuan" kata Riko
"Apa kau tau siapa dia?" tanya Tuan Richard.
" iya tuan, Dia teman nona Alice saat sekolah dulu tuan"
" Kalau kau temui dia lagi, bawa dia kehadapan ku"
"Baik tuan"
"Kau boleh pergi"
Takemegone-@anira_satia
__ADS_1