
1 Bulan Kemudian
Kehidupan alena berjalan semestinya, andreas kini juga semakin dekat dengan alena.
***
Alena terbangun dari tidurnya, dan terburu-buru untuk segera mandi dan segera ke kantor. Karena, hari ini akan ada metting dengan klien penting.
Tak lama, alena telah sampai di kantor. dan begitu tergesa-gesa menuju ruangannya. Alena bernafas lega untungnya kliennya belum datang.
"Ya ampun, untung aja aku gk telat" ucap alena bermonolog
Namun, saat melihat berkas yang akan digunakan untuk metting. Tiba-tiba alena dikejutkan dengan notifikasi di aplikasi hijau dari kenzo.
Alena mengernyitkan dahi, tumben pagi-pagi begini kenzo mengirim pesan. Tanpa berlama lama, alena langsung membuka notifikasi dari kenzo.
[Maaf bos al, saya tadi waktu saya mau menjenguk teman saya di RS Pertama, saya gak sengaja melihat siska di RS Permata]
Pesan dari kenzo membuat alena, mematung dan bertanya-tanya dalam benaknya. untuk apa, siska ke RS Permata.
Ya pastinya kenzo tau soal siska, karena siska istri dari musuh bosnya yaitu andreas.
[Kamu tau, ngapain dia ke RS Permata?]
Alena sungguh penasaran sekali, ada apa gerangan siska ke RS pagi pagi sekali.
[Saya melihat, siska mengantri di bagian SpOg. Ini saya, sedang mencoba untuk mencari informasi ada apa siska kemari]
[Lakukan yang terbaik kenzo, jika memang benar hamil minta surat kehamilannya]
__ADS_1
Kenzo yang saat kini berada di RS Permata, mencoba mengorek informasi ke dokter SpOg yang diketahui namanya dr. Indah Permata.
Kenzo menghampiri dr itu, dan mencari informasi tentang kedatangan siska ke dokter SpOg.
Saat melihat dr. Indah berjalan keluar dari ruangannya, kenzo beranjak menyusulnya.
"Permisi dokter indah, boleh minta waktunya sebentar" ucap kenzo, yang tepat berada di samping dr. indah lalu berhenti berjalan.
"Ohh iya ada apa? ada yang bisa saya bantu?" tanya dr. indah pada kenzo, yang malah keliatan kikuk
"Mari bicara ke ruangan saya" ucap dokter indah, dan berbalik badan menuju ruangannya.
Kenzo yang berada di belakang indah, hanya mengekor saja. Hingga telah sampai di ruangan dr. Indah, kenzo dipersilakan duduk.
"Maaf ya dok, menganggu waktunya" ucap kenzo berbasa basi.
"Maaf dok, tadi ada yang periksa ke sini bernama siska?" tanya kenzo, dan dr indah pun langsung mengiyakan pertanyaan kenzo
"Ss-saya saudara nya dok" ucap kenzo.
"Oh iya, memang ada. Tadi bu siska periksa kandungannya yang baru berusia 4 minggu" Ucap dokter indah, sembari memberikan salinan surat pernyataan hamil pada kenzo.
"Terimakasih ya dok, boleh saya bawa suratnya?" tanya kenzo, dr indah pun mengizinkan untuk membawa suratnya.
Setelah mendapatkan surat kehamilan siska, kenzo menyimpan surat itu di jaketnya tak lupa tujuan awalnya kenzo ke RS untuk menjenguk temannya.
***
Alena terlihat mondar mandir di ruangan kerjanya, metting sudah selesai satu jam yang lalu. Alena terlihat begitu penasaran dengan hasilnya.
__ADS_1
[Gimana kenzo, sudah mendapatkan informasi?]
satu menit, dua menit ditunggu pesan itu hanya bercentang abu-abu. Kesal mondar mandir, alena mendudukkan bokong nya di sofa yang berada di ruangannya. Hingga hp alena berbunyi.
[Maaf bos, tadi saya masih menjenguk teman], Pesan dari kenzo langsung dibaca dari alena, namun belum sempat membalas kenzo kembali mengirimi pesan berupa foto.
Alena begitu kaget dibuatnya, saat melihat kiriman foto dari kenzo. Dalam hati alena, alena bersorak gembira karena rencananya berhasil.
[Kenzo, jangan lupa kirimkan foto saat melihat siska di poli kandungan ke nomer andreas]
Alena begitu senang mendapatkan kabar itu dari kenzo. Tidak ingin mengambil resiko, alena langsung menelfon orang yang sempat alena suruh untuk menid*ri siska.
[Hallo]
[Iiya bos, gimana?] tanya orang itu yang terdengar bisik bisik, mungkin takut jika ketahuan orang
[Kamu sudah boleh pergi ke luar kota] ucap alena to the poin
[Baik bos, terimakasih] ucap orang itu, dan panggilan pun terputus.
***
Andreas yang tengah duduk santai di kantor, senyum senyum memandang foto alena. Seperti orang yang kembali kasmaran.
Namun beberapa saat kemudian, ada nomer yang tidak andreas kenal. Orang itu mengirimkan foto siska di RS Permata dan berada di poli kandungan.
Hal itu sungguh mengejutkan bagi andreas, bagaimana bisa. Apa mungkin siska hamil dengan laki laki yang menid*ri nya waktu itu, andreas begitu yakin pasti siska hamil dengan laki laki itu.
Karena sudah hampir 3 bulan ini, andreas tidak pernah menyentuh siska sama sekali. Terus bagaimana mungkin siska bisa hamil anaknya. Ya, andreas yakin itu bukan anaknya.
__ADS_1
"Ya benar, siska pasti hamil dengan laki laki itu. Jika tidak hamil, ngapain siska ke poli kandungan" gumam andreas yang berfikir keras.
******