Dendam Atas Kematian Ibuku

Dendam Atas Kematian Ibuku
Mencari Pelaku


__ADS_3

    Nderrttt Nderrtt Nderrtt


     Getar hp alena membuatnya segera terbangun dari tidurnya, dan beranjak dari tempat tidur untuk mengambil benda pipih yg ada di meja samping dia tidur.


    "Selamat pagi bu, mohon maaf menganggu pagi pagi sekali. Sekedar mengingatkan jika nanti jam 8.00 ibu ada meeting dengan klien" ujar seorang perempuan diseberang - Yuni Sekertaris Alena


"Iya, terimakasih sudah diingatkan yun" kemudian alena mematikan sambungan itu sepihak.


Jam menunjukkan pukul 6.15, alena segera beranjak ke kamar mandi, yg memang ada didalam kamar nya. Tak lupa setelah mandi, dan berpakaian rapi alena menggunakan make-up tipis tipis.


alena bergegas turun ke bawah, dan setelahnya alena sarapan seorang diri. alena bergegas makan cepat, karena sudah menunjukkan pukul 7.20. Ya itulah alena, tidak suka jika dia telat.


     *******


   Setelah alena sampai di kantor, tak lepas dari pandangan semua karyawannya menyapa alena dan turutt mengucapakan bela sungkawa kepada Alena.


   Alena sendiri hanya menanggapi se ala kadarnya, meskipun Alena seorang anak konglomerat dan memiliki perusahaan sendiri alena tidak pernah sombong terhadap bawahannya.


   Alena bergegas menuju lift pribadi dan menekan angka 18. Bunyi lift berhenti di lantai 18, alena segera keluar dan menuju ruangannya.


"Selamat pagi bu" sapa yuni pada alena


"Iya, pagi kembali yun. Mana semua berkas yg akan digunakan untuk meeting?" tanya alena


"Ini bu, semuanya sudah ada di sini" ucap yuni dan memberikan map berwarna kuning pada alena


"Baiklah, mari kita ke ruang meeting. metting akan dimulai bukan?" ajak alena pada yuni, yg diangguki oleh yuni


   Setelah 1 jam meeting, akhirnya alena mengakhiri metting tersebut dan memilih kembali ke ruangannya.


******

__ADS_1


    "Bro, kita udah dapat info tentang orang yg nabrak ibu nya bu Alena. ini dia orangnya" ujar anak buah dari alena memberi tahu temannya.


    "Cepet juga lo dapat infonya"


     "Jelass lah" ucapnya dengan menyombongkan diri.


     Tak berselang lama, anak buah alena yg mendapatkan info langsung menelfon bos nya.


   "Hallo bu bos, maaf mengganggu waktunya. Kami sudah mendapatkan info tentang orang yg menabrak ibu nya bu bos" ucap orang tersebut


     "Baiklah, nanti kalian kerumah saya jam 5 sore, saya mau lihat data orang yg telah menabrak ibu saya" ucap alena disebrang dan mematikan telfon sepihak.


*******


     Jam sudah menunjukkan pukul 15.30, alena bergegas untuk pulang ke rumahnya. Karena sungguh dia merasa sangat dendam sekali, dengan orang yang telah menabrak ibu nya.


     Sesampainya dirumah, alena bergegas menuju kamarnya dan membersihkan diri sebelum nanti anak buahnya datang ke rumah.


    Tok tok tok


  "Permisi non alena, maaf non dibawah ada tamu" ujar sang pelayan dibalik pintu.


  "Ohh iya bi, saya akan segera kebawah" ucap alena, dan bergegas turun ke bawah. tak lupa ia merapikan penampilannya.


     sesampainya dibawah, alena sudah melihat ada 2 anak buahnya yg ada diruang tamu menunggu alena.


   "Ehemm, kalian baru sampai?" tanya alena basa basi pada keduanya


   "Iya bu bos, kami baru saja sampai" ucap kenzo, salah satu anak buahnya.


   "Emm maaf non menganggu, ini saya bawakan minumannya" Sela pelayan ditengah obrolan mereka.

__ADS_1


   "Iya bi, terimakasih" ucap alena, dan pelayan pun segera berlalu menuju dapur


   "Maaf bos ini kami mau menyerahkan data orang yg telah menabrak ibu nya bu bos" ucap kenzo, sembari memberikan map berwarna kuning yang terdapat nama dan data orang yang telah menabrak ibu nya.


       Alena membuka map tersebut, dan membacanya. Kini alena tau siapa gerangan orang yg telah menabrak ibu nya, hingga meninggal. tak lupa alena pun mengucapkan terimakasih kepada anak buahnya.


"Ini untuk kalian" Ucap alena sembari memberikan cek pada mereka. Namun yg ada mereka saling pandang.



"Maaf bu bos, kami tidak bisa menerima ini. Bu bos memberikan kami pekerjaan di bengkel yg ibu kelola itu sudah lebih dari cukup, anggaplah ini balas budi kami bu bos" ucap vero anak buahnya yg dari tadi hanya diam.



"Benar itu bu bos, kami kesini juga perwakilan dari anak anak lain ingin mengucapkan turut berbela sungkawa. Atas berpulangnya ibu nya bu bos semoga amal ibadah ibunya bu bos diterima sama yg maha kuasa Aamiin" ucap kenzo pada alena, alena yg merasa anak buahnya begitu peduli padanya ia merasa terharu.



"Terimakasih Kenzo, Vero. kalian sangat baik pada saya" ucap alena yg tak mampu lagi membendung air matanya.



"Sama sama bu bos, kalau ibu bos butuh bantuan kami. Bu bos bisa langsung menghubungi kami" ucap kenzo, diiringi mereka berdiri hendak berpamitan pulang.



Setelah anak buahnya pergi, alena bergegas menuju kamar dan membuka map yg berisi lembaran data orang yang telah menabrak ibunya. Kini alena sudah tau, siapakah orang yang telah menabrak ibunya. Dan waktunya balas dendam pun akan dimulai.


Haii, semua maaf ya baru sempat uplod kembali. karena kemarin2 aku superr sibuk banget ditambah lagi ngedrop. jadi belum sempat melanjutkan ceritanya🙏😁😁.


sekali lagi author mohon maaf yg sebesar besarnya ya🙏🙏.

__ADS_1


__ADS_2