
Pagi yang begitu cerah, membuat alena begitu bersemangat dengan rencana yg akan dia lakukan nanti.
Ya, misi pertama yg akan alena lakukan adalah memikat anak dari Janson William dan menghancurkan rumah tangga anak tunggalnya itu Andreas Putra William. Alena begitu tidak takut, walaupun dia tau, Janson William juga termasuk Pengusaha Kaya Raya yg juga mampu melakukan apa saja.
Alena bergegas turun dari tempat tidurnya dan menuju kamar mandi, setelah selesai mandi tak lupa alena selalu menggunakan makeup begitu natural. Alena bergegas turun ke bawah dan lagi lagi alena hanya sarapan seorang diri.
"Bii..." Panggil alena pada pelayan yg bernama bibi inem, yg memang dimana beliau sudah menjadi pelayan di kediaman alena, sebelum alena ada.
"Iya non, ada apa? apa makanan nya gk enak non?" tanya bi inem, yg begitu was was takut kalau alena tidak suka makanannya.
"Gk bii, duduklah ayo sarapan sama alena" ajak alena pada bi inem.
Namun bi inem yg diperintah alena duduk bersama untuk sarapan bareng, memilih menundukkan kepalanya dan masih dalam posisi berdiri.
Alena yg melihat itu, langsung berdiri dan menghampiri bi inem seraya memegang pundak bi inem alena mendudukkan bi inem di kursi ruang makan.
"Bi duduk disini, alena yg mengajak bibi sarapan" tekan alena pada bi inem, bi inem yg mendapat perlakuan itu oleh alena hatinya begitu trenyuh.
Setelahnya mereka selesai sarapan bersama, Alena bergegas pergi untuk melancarkan rencananya namun disini alena tidak sendiri, alena membawa kenzo untuk memfoto segala adengan yg akan dikirim untuk istrinya Andreas.
Kini alena sudah berada tak jauh dari kantor Andreas.
hingga akhirnya tepat pukul 11.30 siang, orang yg dinantikan Alena sudah terlihat. Alena melihat Andreas menaiki mobilnya, dan pergi ke sebuah restoran yg tak jauh dari Perusahaannya.
Setelah memastikan Andreas sudah turun dari mobil, Alena pun juga bergegas turun dari mobil hingga akhirnya.
Bruukkk
Alena berpura pura menabrak Andreas, yang dengan otomatis Andreas langsung memeluk tubuh Alena agar tidak terjatuh. Hal itu menjadi kesempatan kenzo untuk mengambil foto nya.
"Aduhh, maaf ya saya gk sengaja" ucap alena, pada andreas.
"Ii..iyya gpp kok" ucap andreas, seraya melepas pelukannya pada alena dan bergegas akan menuju meja resto. Namun siapa sangka, sepertinya andreas masuk ke dalam rencana alena.
Tak pantang menyerah, Alena melakukan berbagai akting agar rencana alena berjalan dengan mulus.
"Aaduuhhh, sakitt bangett kakiku" pekik alena, yg mampu membuat andreas menghentikan langkahnya dan menghampiri alena.
__ADS_1
"Kenapa? apa kakimu keseleo?" Tanya andreas, dan berlutut seraya melihat kaki alena, alena yg ditanya hanya mengangguk dan menunjukkan mimik wajah sedihnya.
"Bisa jalan gk?" tanya andreas, seraya menatap alena dari posisi bawah.
"Gk tau dehh, sakit banget ini" Ucap alena
"Maaf ya, karena saya kamu jadi keseleo" ujar andreas kepada alena, seraya berjongkok dan memijat kaki alena yg sakit.
"eehh iya, justru saya yg minta maaf" ujar alena dengan suara yg dibuat buat sedih
"Sudah, coba gunakan buat jalan" ucap andreas, ketika sudah selesai memijat kaki alena.
"Aahh iya, sudah. Terimakasih ya!! btw siapa nama kamu?" tanya alena, sembari berjalan ke kursi yg kosong.
"Saya Andreas" Ujar andreas sembari mengulurkan tangannya yg disambut oleh alena
"Salam kenal, saya Alena" ucap alena seraya tersenyum
"Ohh ya saya duluan ya andreas" ujar alena kepada andreas, seraya melangkahkan kaki keluar restoran.
"Iya, hati hati dijalan jangan sampai keseleo lagi. hahaha" seru andreas, dibarengi tawanya.
Alena yg mendapat ejekan itu, menatap tajam andreas. Andreas yg melihat tatapan tajam alena, hanya cengar-cengir.
Alena mengakhiri rencana nya hari ini, karena dia tidak mau terlalu gegabah. karena alena, sudah merencanakan hal hal yg akan membuat keluarga Janson William mengingat ingat akan hal itu.
__ADS_1
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Segini dulu ya teman-teman😁, kalau ada saran/kritikan bisa disampaikan ya🙏
Terimakasih
__ADS_1