Destiny Love Sky

Destiny Love Sky
Ide nakal FengXing


__ADS_3

...****************...


~ISTANA MATAHARI~


Raja dan ratu sudah sampai di depan pintu istana matahari, mereka masuk ke dalam dan menuju ke kamar FengXing yang ada di tengah


Tok . . Tok . . Tok . .


Ratu mengetuk pintu kamar FengXing tetapi tidak ada yang menjawab dan raja langsung masuk ke dalam


Ternyata FengXing sudah berbaring di tempat tidurnya, dia mendengar suara itu terbangun


" ayahanda " ucap FengXing, dengan suara yang lemah dan duduk bersandar di atas tempat tidur


" bagaimana kondisi tubuh mu? Apa sudah baikan ?" kata raja, yang duduk di tepi ranjang


Ratu kemudian masuk dan duduk di samping FengXing


" putri ku, kenapa kamu bisa sakit seperti ini? " ucap ratu yang langsung memeluk anak nya karena khawatir


" aku tidak apa apa Ibunda, cuman masuk angin saja "


" ya sudah, kamu istirahat ya. kami pergi dulu " ucap ratu


FengXing kembali berbaring dan mengangguk


Ratu dan raja pergi keluar, meninggalkan FengXing yang masih berbaring di ranjang.


Dan . . .


FengXing membuka satu mata nya dan melirik ke arah pintu kamar


" sudah pergi? Akhirnya. . "


FengXing cuman beralasan sakit untuk menutupi kabur nya dia ke alam manusia


Tok . . Tok . .


" Kaka "


Fengjie masuk tanpa suara takut raja dan ratu kembali lagi


" untung saja Kaka, bisa kembali tepat waktu kalo tidak mati lah kita " ucap Fengjie, adik laki laki nya FengXing


" terimakasih ya, nanti Kaka kasih pangsit kuah yang samping penginapan"


" beneran? Janji ya "


" iya Kaka janji "


" oh iya, tadi Kaka bagaimana bisa masuk? " tanya Fengjie


" begini ceritanya. . . "


( Sebelum FengXing datang ke istana Phoenix )


FengXing terbang di atas awan dengan kecepatan penuh, tapi dia berhenti di dekat istana. FengXing melihat dari jauh ayahanda dan ibunda nya berjalan cepat menuju istana matahari

__ADS_1


" mati lah aku . . harus bagaimana aku? Alasan apa? "


Ia berpikir sejenak dan dalam sekejap dia dapat ide nakal untuk mengelabuhi orang tua nya.


" semoga ini berhasil "


FengXing kembali terbang menuju ke kamar nya, setelah sampai dia melepaskan satu baju dan menyisakan baju putih yang biasa dia gunakan sebagai lapisan untuk berpakaian


" cepat cepat . . " ucap FengXing, yang mondar mandir tidak karuan


Tok . . Tok . . Tok


" a a ayahanda dan Ibunda sudah di depan . . Tidak peduli lah begini saja "


FengXing langsung lompat ke tempat tidur dan menyelimuti diri nya sampai leher.


Raja dan ratu pun percaya dengan FengXing yang berpura-pura sakit.


" Kaka hebat, tak ku sangka Kaka bisa memikirkan alasan seperti itu " ucap Fengjie yang memajukan jempol tangan nya


" untung saja Kaka tidak ke tahuan, aku sudah memikirkan seratus cara agar ayahanda dan ibunda tidak marah " sambung Fengjie


" terimakasih ya adik ku, sudah membatu Kaka selam ini "


" iya ka . . Jangan lupa janji Kaka ya . . Aku pergi dulu "


" iya Kaka tidak akan lupa "


Fengjie keluar kamar masih dengan berjalan tidak mengeluarkan suara


(FengXing dan Fengjie Kaka beradik kandung mereka sangat menyayangi satu sama lain, Fengjie tidak berguru ke gunung Nawu seperti Kaka nya, dia hanya latihan sendiri dirumah bersama para jenderal di istana Phoenix dan terkadang FengXing juga melatih adik nya itu. Fengjie sangat ingin berguru sama Dewi Chen Wu tetapi dia tidak lolos dan sekarang Dewi tidak menerima murid lagi.)


...----------------...


...Istana Phoenix terbagi jadi istana bulan,istana matahari,istana hujan dan istana belakang...


...~ Istana Bulan tempat tinggal nya raja dan ratu Phoenix, disana terbentang ratusan pohon persik berwarna putih yang sangat rimbun dengan istana nya berdindingkan lapisan keramik berwarna oranye ke emasan, pintu istana berukir kan Phoenix api terbang berpasangan dan setiap lantai nya juga berlapis keramik kaca bening yang memperlihatkan awan terbang di bawah nya....


...Setiap malam cahaya bulan akan menyinari per karang an istana bulan karena jarak nya sangat dekat dan hanya di istana bulan yang bisa melihat bulan dalam jarak cukup dekat....


...~ Istana Matahari tempat tinggal Putri Phoenix FengXing, menyuguhkan hamparan awan yang berlari cepat dengan sinar matahari bersinar terang tetapi menyejukkan....


...Di per karang an istana terdapat puluhan pohon persik berwarna merah muda dan setiap bulan nya akan berbuah banyak....


...Istana putri Phoenix dinding nya berlapis kan keramik berwarna oranye ke merah an dan setiap jalan nya ber jejer batu giok merah yang tersusun rapi....


...~ Istana Hujan tempat tinggal pangeran Phoenix, setiap pilar nya berukir kan Phoenix merah terbang, berdindingkan keramik putih bercampur dengan warna merah yang terlihat sederhana tetapi elegan untuk istana seorang pangeran....


...Di sana menyuguhkan pemandangan awan yang mengeluarkan air dari tubuh nya dari kejauhan, tetapi istana tersebut tidak pernah hujan....


...Di tambah sinar matahari mengenai tetesan hujan yang membuat cahaya nya berbeda dari yang lain dan memperlihatkan hamparan pelangi pelangi dari segala sisi....


...~ Istana Belakang tempat tinggal parak pelayan dan prajurit istana, tempat nya sangat luas bisa menampung puluhan ribu orang....


...Di setiap jalan nya berlapis kan batu putih yang bercahaya dan berdinding kan batu putih saja, setiap keperluan orang istana termasuk makanan dan pakaian akan di siap kan disitu....


...Barak prajurit Phoenix bertempat di sisi kanan istana belakang dan di istana itu memperlihatkan awan yang menari di atas angin...

__ADS_1


......Istana Phoenix disebut juga dengan istana berjalan di atas awan, karena tidak selalu di satu tempat saja, tergantung dengan perputaran angin. Hari ini bisa di barat mungkin besok bisa di timur.......


...----------------...


...****************...


~ISTANA BINTANG~


LongYue kembali ke kamar nya dan ia sangat ingin membaringkan tubuh nya di tempat tidur tetapi laporan yang harus di baca sudah menumpuk di atas meja


" laporan apa hari ini? " ucap LongYue yang membuka satu demi satu laporan di depan nya


" ini pangeran, baru di antar hari ini " ucap Song Bai sambil meletakkan sekitar 7 laporan di atas meja


LongYue menghela napas panjang . .


" song bai, buat kan saya makanan "


" baik pangeran "


Song bai berjalan ke samping kamar LongYue mengarah ke dapur tetapi . .


" tuan song bai " ucap salah satu prajurit istana yang membawa satu kotak kayu


" apa ini ? "


" ini pemberian Dewi bunga, kata nya untuk pangeran "


" baik lah, akan saya beritahu pangeran " ucap Song Bai yang mengambil kotak kayu itu


" saya pergi dulu "


Prajurit tadi pergi ke depan istana dan song bai kembali ke kamar pangeran dengan membawa kotak itu


" pangeran ini ada satu kotak pemberian Dewi bunga "


" apa isi nya "


Song Bai sedikit membuka dan terlihat 2 piring kue tersusun rapi


" kue pangeran "


" buang saja atau kalian makan sendiri. Cepat buat kan saya makanan yang lain " ucap LongYue yang masih sibuk dengan tumpukan laporan nya


" baik pangeran "


Song bai keluar kamar lagi dan menuju dapur


" sayang sekali kue nya tidak makan " ucap Song Bai yang meambil 1 kue di dalam kotak dan memakan nya


" hmm . . Lumayan enak "


.


.


( Bersambung. . )

__ADS_1


__ADS_2