
FengXing duduk di kursi tengah dan menikmati teh yang sudah ada di atas meja
" kenapa hati ku tidak tenang, apa ada masalah dengan alam langit? Tidak biasa nya guru menyuruh murid nya berkumpul semua " gumam FengXing yang sangat gelisah
Tok . . Tok . . Tok
" putri "
Xiao L dan Xiao Hei sudah ada di depan pintu
" masuk "
Mereka membawa beberapa makanan yang sebagian nya di bawa sama 2 pelayan
Satu persatu di letakan di atas meja, berbagai hidangan memenuhi satu meja.
" pergilah" ucap FengXing kepada 2 pelayan tadi
" cepat duduk . . Makanan sebanyak ini saya tidak mungkin habis "
" kenapa putri ingin makan bersama kami "
" Xiao Li, mungkin saya akan pergi beberapa waktu tapi kembali nya kapan saya juga tidak tau. Jadi tolong gantikan saya jaga istana matahari ini "
" putri mau kemana? " tanya Xiao Hei
" Ke gunung Nawu "
" ahh putri ini dekat saja, kirain putri akan mengembara lagi ke alam manusia. Kalo begitu putri tidak usah khawatir, kami akan menjaga istana ini sampai putri kembali " ucap Xiao Li yang menuangkan arak ke 3 gelas
" hari ini kita harus minum putri, ini arak yang saya simpan di dapur belakang kira kira sudah seratus tahun " sambung Xiao Li
" Hah? Kenapa aku bisa tidak tau "
" aku nyimpan nya diam diam, kalo kamu tau habis nanti semua arak ku"
" semua? Berapa banyak yang kamu simpan? "
" Hmm . . Adalah sekitar ratusan arak "
" pembohong "
" terserah kamu kalo tidak percaya "
" sudah sudah, kalian ini debat terus. Ayo kita minum arak yang katanya ratusan tahun " ucap FengXing yang mengangkat gelas nya ke depan dengan sedikit tertawa
" putri . . ini benar arak salju seratus tahun. Saya sangat susah sekali membuat nya, harus menadah embun pagi dalam satu bulan " ucap Xiao Li yang menunduk kan kepala nya dan terlihat sedikit sedih
" iya . . Iya putri percaya "
" ayo cepat kita minum, tidak mudah kita untuk bisa makan bersama putri " ucap Xiao Hei yang menyakinkan Xiao Li
" baik lah. Bersulang "
Mereka menyatukan gelas bersama sama dan setelah itu meminum nya.
( Xiao Li dan Xiao Hei adalah klan burung hijau yang baru berubah wujud, mereka masih berusia 10.000 tahun.
FengXing pertama kali menemukan mereka di perbatasan alam siluman dan alam langit dengan kondisi luka luka di seluruh tubuh nya, tubuh mereka pada saat itu sangat lemah karena mereka hampir di mangsa hewan buas di sana, kebetulan FengXing lewat dan menolong mereka.
FengXing dengan sepenuh hati merawat Xiao Li dan Xiao Hei sampai saat ini. Walaupun mereka masih muda tapi cara berpikir mereka lebih dewasa )
__ADS_1
...****************...
~ISTANA AWAN~
LongYue mengunjungi adik nya yang masih ada di kamar, dua prajurit menjaga di depan
Tok . . Tok . . Tok
" Longfei . . Ini Kaka . . "
" hmm iya ka sebentar. . "
Longfei membuka pintu nya dengan lebar
" kenapa ka? Aku tertidur tadi, masuk lah " ucap Longfei yang terlihat masih ngantuk
LongYue berjalan masuk ke kamar dan duduk di kursi tengah Longfei
" Minum ini dulu " ucap LongYue, meletakkan satu gelas teh di atas meja
" iya . . Ada perlu apa ka? "
" tidak apa, cuma mau makan bersama kamu saja "
" itu saja? Kirain ada masalah yang besar "
" pelayan. . "
Satu pelayan wanita masuk . .
" iya putri "
" siapkan makan siang "
( Di istana itu tidak pernah merasa panas selalu adem suasana nya, karena angin sejuk akan berhembus terus menerus ke istana awan dan awan di atas istana menutupi matahari yang membuat seluruh tempat tidak ter kena sinar nya, pada saat waktu tertentu saja matahari akan terik di sekitar situ )
" bagaimana kondisi mu sekarang? Sudah enakkan? "
" aku sudah sembuh ka, sejak kita kembali dari alam manusia, tubuh ku tidak sakit lagi malah tenaga ku makin bertambah "
" syukur lah kalo begitu "
" gimana ka hasil pencarian soal wanita itu? Apa sudah ada petunjuk nya? "
" belum, Kaka menyuruh Wangfeng mencari identitas wanita itu, mungkin saja nanti ada kabar dari nya "
4 pelayan masuk ke kamar Longfei dengan membawa berbagai hidangan, 2 piring kue dan juga satu teko arak buah dari dapur
Di letakan satu persatu di atas meja dengan tersusun rapi
" pergilah "
Pelayan tadi keluar ber iringan
" mari ka makan, semua masakan disini tidak kalah enak dengan istana bintang " ucap FengXing yang menaruh sepotong ayam di mangkuk Kaka nya
" baik lah, Kaka coba . . "
LongYue mengangkat mangkuk nya yang berisi nasi dan di gigit nya potongan ayam tadi
" hmm . . Lumayan enak "
__ADS_1
" bener kan, ayo ka coba masakan yang lain lagi "
" kamu juga makan, ini semua makanan kesukaan kamu "
" ini ka coba arak buah istana awan, Kaka pasti suka " ucap Longfei yang menuangkan nya ke gelas LongYue
LongYue meminum arak itu sampai habis
" hmm, enak . . Cuman kurang kuat "
" angin berhembus bunga berterbangan satu gelas arak Hua Feng cukup memabukkan " sambung LongYue
" apa itu ka? "
" arak Hua Feng buatan Kaka pertama, biasanya kalo ke gunung nawu kaka selalu bawa pulang 1 atau 2 guci untuk Kaka minum sendiri "
" kenapa aku baru dengar? Ada arak di gunung nawu "
" wajar saja Fei Fei, karena Kaka pertama, Kaka kedua sama guru dan juga Kaka saja yang tau "
" mengapa harus sembunyi sembunyi? Takut habis? "
" Kaka tidak tau, mungkin saja Kaka pertama takut di habis kan adik adik seperguruan "
" nanti aku mau juga satu guci arak nya, kenapa Kaka yang dapat? Sedangkan aku tidak? " ucap Longfei yang terlihat kesal sambil meminum 1 gelas arak buah
" baik . . baiklah, nanti kita minta sama Kaka pertama. cepat habiskan makanan nya "
" Kaka janji ya? "
" iya Kaka janji, seperti anak kecil saja "
Pelayan datang dengan membawa kabar . .
" salam putri salam pangeran, tadi prajurit istana langit datang dan menyampaikan kalau raja memanggil kalian untuk kesana "
" baik lah . . "
" sudah kan makan nya? Ayo cepat kita ke istana bulan " ucap LongYue yang membersihkan mulut nya dari sisa makanan dengan menggunakan sapu tangan
" sebentar ka, aku ganti baju dulu "
" baik lah . . Kaka tunggu di luar "
LongYue keluar kamar Longfei dan berjalan ke arah paviliun depan per karangan yang di penuhi pohon persik dengan bunga bermekaran
" ada apa ya, ayahanda memanggil kami? Apa ada hubungan nya dengan pertarungan alam iblis . . Kapan alam ini akan damai dan tenang, begitu banyak pertumpahan darah yang memenuhi laut barat sepanjang pertarungan " batin LongYue sambil menatap ke langit, yang cuaca nya sangat terang
" sudah ka, ayo kita berangkat "
Mereka langsung terbang dengan kekuatan masing-masing menuju istana langit
Dalam sekejap mereka sudah sampai di depan gerbang nya
" kenapa ayahanda memanggil kita ka? Apa ada hubungan nya dengan alam iblis? " tanya Longfei
" mungkin saja, kita masuk dulu "
.
.
__ADS_1
( bersambung. . )