
" aku bawa kembali ke kamar dan aku menggunakan teknik penyembuh, ternyata racun itu sudah hilang "
" terus? Wanita itu bagaimana? "
" Dia ada di penginapan, tetapi saat kami mau turun ke bawah Maojin datang menyuruh kami untuk pulang "
" saat mau pamitan sama dia, kami jadi lupa menanyakan soal arak itu"
sambung LongYue
" yang penting Longfei, baik baik saja. Kalau arak itu yang membuat Longfei sembuh maka di penolong yang dikirim untuk kalian "
" mungkin saja . . "
" saat kalian ke alam manusia, gimana? Ada petunjuk? " tanya Wangfeng
" ada, pengendali bayangan hitam adalah pangeran iblis Gongzen "
" Gongzen? Pangeran pertama alam iblis mengendalikan semua nya? ini konspirasi yang besar. Rencana jahat apa lagi yang di buat raja iblis " ucap Wangfeng yang terlihat marah dengan perbuatan alam iblis
" dan di tangan nya ada pedang pembelah jiwa "
" seperti nya alam iblis sangat mempercayai anak nya itu, sampai pedang dia sendiri di berikan kepada Gongzen " ucap Wangfeng
" bukan itu saja alam iblis juga menangkap warga desa untuk di jadikan pengorbanan. Mereka akan melakukan apa pun untuk bisa mencapai tujuan nya " kata LongYue, sambil minum teh hangat yang ada di depan nya
" terus? Longfei bagaimana bisa terluka? " tanya Wangfeng
" saat saya bertarung melawan Gongzen, Longfei sudah tidak sadarkan diri dibawah. Dari yang aku rasakan Longfei terlalu lama di sekitar bayangan itu, kata Longfei yang menolong nya seorang perempuan yang menggunakan pedang merak merah, di dalam tubuh Longfei ada sedikit kekuatan Phoenix yang menahan racun untuk tidak menyebar kalau tidak ada itu mungkin Longfei makin parah "
" pedang merak merah? Phoenix? "
" pedang itu tidak sembarang yang punya, Longfei yakin kalau yang menolong nya itu perempuan? " sambung Wangfeng
" Dia yakin sekali, aku juga berpikir tidak mungkin seorang perempuan karena pedang itu terlalu kuat, perempuan tidak akan sanggup menggunakan nya " ucap LongYue, yang satu pemikiran dengan Wangfeng
" sedangkan bagi laki-laki saja, butuh waktu ratusan tahun untuk mengendalikan nya "
" jadi aku minta tolong sama kamu, cari tahu siapa perempuan itu, aku penasaran sekuat apa dia? Sampai bisa melawan semua bayangan iblis" ucap LongYue
" kenapa? Mau melawan dia juga? Dasar dewa gila bertarung " ejek Wangfeng
" kamu kan tau aku " kata LongYue, yang mengangkat kedua alis nya dan menatap ke arah Wangfeng
" kamu ini . . Terlalu percaya diri, nanti kalau ada petunjuk akan ku kabari kamu "
" terimakasih ya, aku pergi dulu "
LongYue pergi meninggalkan Wangfeng yang masih menikmati teh nya
__ADS_1
" kapan ya Longfei kesini, aku merindukan nya . . " ucap Wangfeng, terlihat sangat ingin pergi menemui Longfei tetapi dia tidak bisa meninggalkan tanggung jawab nya
(Longfei dan Wangfeng saling mencintai, mereka tidak mau mengungkapkan hubungan nya.
Tidak ada satu pun di alam langit yang tau kecuali LongYue
Hubungan mereka sudah terjalin 500 tahun, pertemuan pertama mereka saat berperang melawan alam iblis, disana Wangfeng terluka dan hampir saja mati di tangan alam iblis, untung saja Longfei menolong nya.
Wangfeng jatuh cinta pada pandangan pertama, kagum dengan sikap tegas nya Longfei, cara dia bertarung melawan musuh dan juga kecantikan nya bagai batu giok yang memancarkan cahaya terang.
Wangfeng dengan menggunakan seribu cara nya untuk menaklukkan hati Longfei, tapi itu semua sia sia.
Longfei berfokus melatih pasukan langit tanpa memikirkan hal lain, dalam pikiran dan hati nya cinta tidak akan berakhir baik hanya membuang waktu saja.
Sampai akhir nya dengan bantuan LongYue Wangfeng berhasil memeluk hati Longfei yang keras seperti batu)
(Wangfeng klan naga hitam yang memiliki kekuatan ketahanan tubuh, pedang yang biasa di gunakan nya bertarung akan mengeluarkan naga yang badan nya sangat keras menyerupai batu.
Musuh yang terkena tubuh naga tersebut maka akan terpental sangat jauh dan cepat, Wangfeng juga bisa mengendalikan naga itu dengan jarak yang sangat jauh tanpa ikut serta bertarung.
Wangfeng sudah menjadi dewa bulan menggantikan guru nya yang gugur di pertarungan alam iblis sebelum nya
Dia bertanggung jawab mengatur bulan dan bintang di semua alam)
...****************...
~ALAM MANUSIA~
FengXing masih jalan jalan disana, sudah 1 bulan penuh dia di alam manusia tanpa memikirkan alam langit
Suasana desa nya semakin ramai, banyak pedagang yang berjualan berjejer memenuhi pinggir jalan.
Orang dari berbagai kota luar berdatangan ke desa ini karena keramahan dan pemandangan nya yang membuat orang tidak mau beranjak dari desa Zhou Shang.
( penginapan Shan Ting )
FengXing duduk di meja samping dekat jendela, di dalam penginapan sangat ramai orang, semua meja penuh
Pelayan silih berganti menyiapkan pesanan pelanggan, kakek tua itu masih ada tetapi jarang terlihat di penginapan.
" ini arak nya nona muda " ucap pelayan, yang membawa kan satu kendi arak yang di pesan FengXing
" sudah lama sekali kita tidak melihat desa seramai ini semenjak kejadian bayangan itu " ucap salah satu pelanggan, yang duduk di dekat FengXing
" iya kamu betul sekali, saat kejadian itu banyak warga desa yang pindah ke desa sebelah karena takut akan bayangan hitam walau jarak desa sebelah ratusan kilometer" ucap pelanggan yang satu nya
" semoga desa ini akan tentram dan damai sampai ratusan tahun, bersulang. . "
Pelanggan yang satu meja itu bersulang menikmati arak beras buatan penginapan ini
__ADS_1
FengXing yang mendengar itu tersenyum
" ternyata perasaan menolong manusia biasa, sungguh nyaman " ucap FengXing yang berdiri membawa kendi arak tadi
" ini buat kalian, minum lah perlahan" kata FengXing, memberikan sisa arak milik nya kepada pelanggan itu
" terimakasih nona muda "
FengXing naik ke atas dan masuk ke kamar nya, dia merebahkan diri ke ranjang yang sudah di tempati selama sebulan
" rasa nya tidak mau kembali ke alam langit " ucap FengXing sambil memejamkan mata
Tiba tiba FengXing bangun dan duduk di atas ranjang
Settttt . . .
ternyata surat kilat dari adik nya, yang menyuruh FengXing untuk kembali
" Kaka cepat pulang, ayahanda mencari Kaka terus, ini ayahanda mau menuju kamar Kaka. Cepat pulang aku tidak bisa menahan ayahanda lagi " isi surat kilat
" jangan sampai ayahanda tau kalo aku tidak ada di kamar " ucap FengXing, yang bergegas terbang kembali ke alam langit
...****************...
~ISTANA Phoenix~
Raja dan ratu berjalan melewati istana istana yang lain menuju ke arah istana matahari
Fengjie yang berlari menghampiri ayahanda nya yang berjalan cepat bersama ratu Phoenix dan 10 pelayan yang mengikuti di belakang
" ayahanda. . Ayahanda mau kemana " tanya Fengjie, yang menarik napas panjang
" mau ke kamar Kaka mu, kata kamu kan dia sakit jadi ayahanda sama ibunda mau melihat dia " jawab raja
" tadi Fengjie ke kamar Kaka FengXing tapi Kaka nya lagi tidur, sebaiknya jangan kita ganggu ayahanda " ucap Fengjie ber alasan
" ibunda sama ayahanda cuman melihat saja " ucap ratu Phoenix
" atau FengXing tidak ada dikamar nya dan itu cuman alasan kamu saja untuk menutupi semuanya " kata raja, yang menatap ke arah Fengjie
" a a aku . . " Fengjie terbata bata menjawab perkataan ayahanda nya
Raja dan ratu langsung mempercepat langkah nya menuju istana matahari
" semoga Kaka pulang sebelum ayahanda tau semua nya " ucap Fengjie, yang gelisah karena Kaka nya
.
.
__ADS_1
( bersambung. . )