Destiny Love Sky

Destiny Love Sky
Pertemuan di aula tenang


__ADS_3

" gimana ka? Sudah berubah? "


" teknik pengubah wajah ini hanya akan mengubah padangan seseorang terhadap kamu "


" maksudnya ka? "


" saat orang beberapa kali melihat kamu, seperti Kaka seperguruan yang lain tidak akan melihat perubahan di wajah kamu. Tetapi apabila orang itu belum pernah melihat wajah kamu atau hanya sekali dua kali saja maka muka kamu akan berubah seperti orang lain "


" wahh . . Sebegitu hebat nya teknik pengubah wajah, nanti ajarin aku ya ka " ucap FengXing yang berdiri memegang tangan Kaka seperguruan nya


" Nanti Kaka ajarin dan satu hal lagi Xing Xing, kamu harus tau kalau pangeran langit dan putri langit itu Kaka seperguruan ketiga dan keempat "


FengXing yang tadi berjongkok sekarang terduduk kembali ke tanah


" ternyata dia Kaka seperguruan ketiga, aaaaa . . Gimana ini ka? apa aku harus kembali saja? besok kesini lagi, mungkin ia akan pulang hari ini "


" kamu tidak usah khawatir, wajah kamu sudah berubah bagi mereka, jadi tenang saja, oke? "


" baiklah, aku percaya Kaka ke 11 "


Yu fang membantu FengXing berdiri dan mereka berpegangan tangan masuk ke kediaman tenang


" ayo cepat kita masuk . . "


" kenapa tidak ada orang ka? Kaka seperguruan yang lain mana? "


" mungkin di aula, cepat kita kesana "


****************


~AULA KEDIAMAN TENANG~


6 meja berjejer dan saling berhadapan di sebelah kiri dan kanan dari pintu masuk, meja Dewi Chen Wu ada di tengah. Setiap meja terdapat dua piring hidangan, satu piring cemilan manis dan satu kendi arak.


Suasana nya sangat sejuk, pohon bambu di depan aula saling menari di temani angin yang berhembus lembut


" guru, kenapa kita tidak mulai? " tanya Shenyi


" tunggu dulu . . "


Dewi Chen Wu duduk tegap dan memejamkan mata


Mereka semua menggunakan pakaian panjang berwarna putih yang biasa nya mereka pakai saat masih latihan di gunung Nawu


Pintu aula terbuka lebar . .


" ka yu, seperti nya semua orang menunggu kita "


" kalo begitu, kita masuk. Kalau guru tanya bilang saja kamu sakit perut"


" siap ka "


FengXing dan Yu fang memasuki aula dan memberi salam kepada guru nya


" salam guru "


" kenapa kalian telat? Kalian datang ke gunung cepat kan? "


" maaf guru, tadi Xing Xing salah makan jadi sakit perut cukup lama dan Kaka ke 11 mendampingi saya "

__ADS_1


" iya guru, tadi sudah saya buatkan obat nya dan Xing Xing sudah tidak sakit perut lagi "


" syukur lah, duduk lah kalian "


" baik guru "


FengXing melirik ke arah LongYue yang mata nya terpejam . .


" untung saja dia menutup mata dan juga Longfei sibuk berbicara dengan Kaka ke 2 " batin FengXing yang lega mereka tidak melihat wajah nya, padahal muka nya sudah menggunakan teknik pengubah wajah tetapi FengXing masih khawatir


FengXing dan Yu fang duduk bersebelahan, deretan meja sebelah kanan dan LongYue sebaliknya


" hmm seperti nya enak ka . . " ucap FengXing yang mencium aroma hidangan di meja


" Diam . . Nanti saja makan nya "


" oh "


" sekarang semua orang sudah lengkap, hari ini ada yang mau guru sampai kan untuk kita " ucap Kaka pertama


" maaf guru memanggil kalian kesini, karena baru kali ini guru mengumpulkan kalian menggunakan surat. Hal yang mau guru sampaikan berkaitan dengan perang melawan alam iblis, pasti sebagai an dari kalian ada yang tau "


" Ternyata benar ada perang, pantas saja LongYue di alam manusia memusnahkan bayangan hitam ternyata antek alam iblis. Tak peduli ah yang penting makan dulu " batin FengXing yang memajukan tubuh nya mendekati meja di depan nya


" Jadi guru ingin kalian latihan tertutup selama beberapa hari ini sebelum peperangan melawan alam iblis "


" kenapa tiba tiba guru? biasanya kita latihan tertutup 3 hari sebelum perang "


" Perang ini tidak seperti perang sebelumnya alam iblis sedang merencanakan sesuatu yang besar dan kita harus mempersiapkan semuanya dengan baik "


" ucapan guru benar, dari kejadian bayangan hitam di alam manusia pedang membelah jiwa sudah keluar dan yang menggunakannya adalah pangeran iblis Gongzen. Jadi kita tidak boleh lengah " ucap LongYue


" Hmm . . ayam nya enak . . Ka kamu harus coba ini " ucap FengXing yang mengambil potongan ayam dan ia ingin menyuapi yu fang tapi Kaka ke 11 nya itu lagi memperhatikan diskusi guru mereka


" kamu makan saja, jangan ganggu Kaka " kata yu fang, tangan nya mendorong ayam tadi ke mulut FengXing


Ia dengan muka kesal makan ayam yang sudah ada di mulut nya


" sayang sekali ayam itu tidak di makan " ucap FengXing yang melirik ke arah piring ayam di meja yu fang


" Kaka ke 11 "


" hmm kenapa ? "


Yu fang masih fokus mendengar diskusi guru nya . .


" aku minta ayam kamu ya, seperti nya Kaka tidak suka "


" ambil ambil, semua nya ambil . . " ucap yu fang yang tidak menatap ke arah FengXing


Setelah yu fang membolehkan, ia ambil ayam itu di letakan nya di atas meja. Ayam punya nya tadi sudah habis dan sekarang ia mau ngabisin ayam yang ia minta.


" Dari perang sebelumnya, kekuatan alam iblis hanya berpaku pada 5 penjaga tanpa mengeluarkan pedang pembelah jiwa. Kalau seperti yang di ucapkan adik ke 3 maka di pastikan pertarungan nanti raja iblis akan menggunakan pedang itu " ucap Kaka pertama


" aku juga berpikir begitu Kaka pertama, sekarang kita hanya memikirkan cara agar bisa memperkuat pertahan pasukan langit supaya pasukan iblis tidak bisa menerobos dan juga 5 penjaga raja iblis sangat kuat dan ganas " pendapat LongYue


" benar adik ke tiga, kita tidak boleh menganggap remeh kekuatan 5 penjaga itu karena perang sebelumnya separuh pasukan langit langsung gugur hanya menghadapi 2 penjaga raja iblis " ucap Kaka ke dua


" Jadi bagaimana guru kita menghadapi nya? apa menggunakan formasi gunung Nawu yang biasa kita gunakan? " tanya Kaka pertama

__ADS_1


Dewi Chen Wu menatap ke arah FengXing yang masih makan ayam yang tadi


" Xing Xing guru melihat kamu " ucap yu fang yang menyenggol tangan FengXing dengan siku nya


" bentar ka, lagi tanggung "


Dewi Chen Wu tersenyum dan memanggil nya


" Xing Xing . . Mari ke sini "


FengXing yang masih menguyah ayam dengan cepat menelan nya dan langsung minum arak yang sisa sedikit


Ia berjalan menghadap Dewi Chen Wu dengan tangan yang masih berlumuran bekas makan ayam tadi dan dengan polos nya ia bersihkan menggunakan baju


Kaka seperguruan yang lain hanya tertawa melihat tingkah adik seperguruan yang satu ini


" anak yang bodoh . . " ucap yu fang dengan tangan gregetan melihat FengXing seperti itu


" iya guru, kenapa? "


Dewi Chen Wu hanya menatap FengXing tanpa berbicara


" wajah kamu kenapa? "


" tolong jangan tanya guru, saya malu jadi nya "


" baik lah "


Mereka berbicara lewat batin . .


Dewi tersenyum lagi . .


" ayam nya enak? Kamu suka? "


" enak guru . . Saya suka, Siapa yang masak? "


" Kaka ke dua kamu "


" ahh . . Pantas saja rasa nya tidak asing "


" kalau kamu suka nanti Kaka masakin " ucap Kaka kedua


" terimakasih Kaka Shenyi "


LongYue dan Longfei masih bingung dengan FengXing karena mereka jarang berkunjung ke gunung Nawu tanpa tau kalau Dewi Chen Wu menerima murid terakhir


" Xing Xing, ini Kaka ke tiga dan di sebelah nya Kaka ke empat kamu "


" salam Kaka ke 3 Kaka ke 4 "


" dan ini adalah Xing Xing murid terakhir guru dari klan Phoenix 5 warna"


LongYue menatap terus ke arah FengXing . .


.


.


( Bersambung . . )

__ADS_1


__ADS_2