Destiny Love Sky

Destiny Love Sky
Laporan kepada raja langit


__ADS_3

...****************...


~ALAM MANUSIA~


(Penginapan Shan ting)


LongYue menggunakan teknik penyembuh lagi dan terkejut nya dia yang merasakan racun di tubuh Longfei sudah hilang


" tidak mungkin, kenapa secepat itu bisa hilang? " kata LongYue, yang ke bingung an


Pangeran langit itu menghentikan teknik penyembuhan nya dan dia duduk di kursi tengah kamar


" tadi malam aku masih merasakan racun yang di tubuh Longfei sudah menyebar, tapi kenapa sekarang racun itu sudah menghilang? Atau jangan-jangan arak itu . . " ucap LongYue, yang berdiri mau turun ke bawah


" Kaka . . "


" kamu sudah bangun, gimana? Apa masih ada yang tidak nyaman? " ucap LongYue yang duduk di pinggir ranjang kamar


LongYue jadi lupa turun ke bawah karena adik nya sudah siuman


" tidak ada ka, cuman pusing saja kepala ku " kata Longfei sambil memegang kepala nya


" coba kamu rasakan apa ada sesuatu di kekuatan mu "


Longfei perlahan mengeluarkan kekuatan nya dan benar saja kekuatan nya pulih kembali


" kenapa bisa pulih secepat ini ka " tanya Longfei yang keheranan


" iya itu juga Kaka tidak tau, apa karena kamu meminum arak tadi "


" bisa jadi ka "


" cepat kita turun ke bawah " ajak LongYue yang menarik tangan adik nya untuk keluar


Saat mereka hampir membuka pintu


Tiba tiba . .


Tok . . Tok . . Tok


LongYue membuka pintu kamar perlahan lahan


" Baifeng? Ada apa? " tanya LongYue


" salam pangeran, anda tidak perlu menyelidiki lagi. Pangeran dan putri di perintahkan raja untuk pulang secepatnya " ucap Baifeng


" baik, kami akan pulang secepatnya "


" saya undur diri dulu " ucap Baifeng, yang setelah itu keluar dari penginapan


" kita pulang Longfei, bersiap siap " ajak LongYue


" baik ka "


Mereka turun ke bawah menuruni anak tangga dan pada saat itu FengXing masuk yang sambil makan 2 tanghulu


" nona muda " teriak Longfei


FengXing yang mendengar itu mendongak ke atas dan melambaikan tangan nya

__ADS_1


" bagaimana kamu? Sudah mendingan? " tanya FengXing


" iya sudah "


" ini kalian mau kemana ? " tanya FengXing lagi


" kami mau pulang, padahal aku masih mau disini " ucap Longfei yang terlihat sedih


" tidak apa, kita pasti akan bertemu lagi " ucap FengXing


" iya pasti . . oh iya seperti nya aku pernah melihat kamu, tapi dimana ya" ucap Longfei, yang mendekat kan wajah nya di depan muka FengXing


" tidak mungkin, pasti kamu salah liat. Muka aku yang seperti ini sangat pasaran di mana mana " elak FengXing


" semoga dia tidak mengungkit soal itu lagi, ini orang kenapa bisa mengingat itu padahal kemarin pingsan? " batin FengXing yang gelisah kalau ketahuan


" hmm mungkin saja, kapan kapan kita minum bersama lagi ya "


" iya nona muda "


" sampai jumpa " ucap Longfei yang berjalan keluar dari penginapan bersama LongYue


Pangeran langit itu menoleh ke belakang menatap FengXing, putri Phoenix sadar di liat LongYue dia tersenyum menatap balik ke dewa perang itu


" semoga kita bertemu kembali" ucap FengXing yang masih makan sisa tanghulu tadi "


" ternyata darah ku ampuh juga " gumam FengXing yang naik ke atas


Ternyata FengXing menaruh sedikit darah nya di arak yang di minum Longfei, agar dia bisa sembuh dengan cepat.


Darah Phoenix api penawar semua racun yang ada di 3 alam tetapi tidak semua orang bisa mendapatkan nya, karena harus ada keyakinan yang dalam dari hati.


****************


~ALAM LANGIT~


(Istana Langit)


Mereka sampai di luar istana langit yang berdirinya gerbang tinggi di depan LongYue dan Longfei


Pagar gerbang itu menjulang ke atas, di samping nya ada pilar yang tinggi nya sama. Ukiran Naga dan Phoenix terbang sangat berkilau di setiap pilar, yang berwarna keemasan dan biru.


Setelah melewati gerbang istana banyak istana yang lain dan puluhan paviliun kecil


Pelayan lewat silih berganti, setiap jalan yang di lewati terdapat berbagai macam bunga yang ada di alam ini.


Aula istana berada di tengah, kalau mau kesana harus melewati jembatan cermin yang di bawah nya mengalir sungai bening dan banyak di tumbuhi teratai putih.


LongYue dan Longfei berada di persimpangan istana, pelayan yang lewat satu persatu me nyapa mereka.


" salam pangeran dan putri " ucap pelayan yang di depan dan di belakang ada puluhan pelayan mengikuti


LongYue dan Longfei hanya meng iya kan sapaan para pelayan itu


" kamu ke istana awan dulu, istirahat saja pulihkan diri. Kaka mau ke aula dulu ada yang mau Kaka lapor kan "


" baik ka, nanti aku mau ke aula juga "


" nanti saja, soal masalah yang di alam manusia itu biar Kaka yang tuntaskan semua "

__ADS_1


" ya sudah aku pergi dulu, oh iya ka . . Nanti cari tau ya siapa yang menolong aku kemarin. Aku mau menyampaikan ucapan terimakasih sama dia " ucap Longfei


" kamu ingat wajah nya seperti apa? " tanya LongYue


" di ingat tan ku samar samar ka, waktu aku menarik tangan nya dia memiliki tanda lahir merah di pergelangan tangan bawah. Yang aku ingat cuman itu . . " jawab Longfei


" baik lah, nanti Kaka akan cari tau "


...****************...


~AULA ISTANA~


Raja sedang rapat dengan para dewa/dewi alam langit.


LongYue memasuki aula dengan langkah cepat . . .


" salam raja " ucap LongYue, yang berada di tengah aula


Raja langit berjalan menghampiri sang anak yang sudah pulang


" cepat berdiri LongYue "


" raja, maafkan saya yang tidak bisa menyelidiki dengan tuntas masalah bayangan itu " kata LongYue, meminta maaf ke pada ayahanda nya


" tidak apa, kamu turun ke alam manusia apa sudah mendapatkan petunjuk? " tanya raja


" saat saya turun ke alam manusia bersama Longfei kami langsung di serang bayangan hitam, bayangan itu terus menerus muncul.


Dia tidak berwujud dan bayangan itu mengeluarkan racun, yang membuat kami kewalahan menghadapi nya "


" racun? Bayangan mengeluarkan racun? Sangat kejam raja iblis itu " ucap salah satu dewa yang ada di situ


" saya pikir bayangan iblis tidak mungkin bisa terbang dengan sendiri nya pasti ada seseorang yang mengendalikan mereka.


Terus saya menggunakan mata elang untuk mencari keberadaan pengendali itu dan ternyata yang mengendalikan nya adalah pangeran iblis.


Saya sempat bertarung melawan Gongzen sedangkan Longfei melawan semua bayangan hitam yang ada di desa "


" pangeran iblis sudah turun tangan, seperti nya raja iblis sudah lama merencanakan semua nya " ucap raja langit


" saya hampir bisa menangkap Gongzen tapi dia pergi dengan cepat saya belum sempat mengejar, Longfei sudah tergeletak di bawah tidak sadarkan diri karena menghirup racun bayangan hitam.


Setelah itu saya bawa Longfei ke penginapan untuk memulihkan tubuh nya dan pada malam itu juga saya menolong manusia biasa yang di serang Iblis di atap penginapan, kata nya dia melihat warga kota di kurung di tengah hutan belakang "


" rencana jahat apa lagi yang di buat raja iblis? " kata raja langit


" di buku kuno bahari yang saya baca, kata nya ada satu cara jahat yang bisa meningkatkan kekuatan secara cepat dan syarat nya harus mengorbankan manusia untuk di jadikan alat pengorbanan.


Cara itu sama sekali belum pernah di lakukan karena harus melaksanakan pengorbanan terus menerus sampai orang yang melakukan itu mati " ucap raja kura kura, yang ada di barisan depan


" kita tidak bisa membiarkan itu terjadi, alam ini tidak akan tenang " kata raja dengan nada bicara sedikit marah


" pertarungan saya dengan iblis itu hanya sebentar seperti nya cuman pasukan iblis yang pangkat nya di bawah, saya lepaskan warga yang terkurung dan mereka pulang kerumah masing masing "


.


.


.

__ADS_1


( Bersambung. . )


__ADS_2