
...****************...
~ALAM LANGIT~
(Istana Naga)
Mereka sudah sampai di depan istana naga, LongYue dan Longfei berjalan beriringan melewati jalan batu emas,puluhan pohon persik dan jembatan kaca yang di bawah nya mengalir sungai bunga berwarna merah muda, wangi nya sangat harum menyeruak ke seluruh istana.
Longfei dan LongYue di depan kamar ibunda nya, yang pintu nya terbuat dari besi emas berukir naga terbang pasangan.
Mereka masuk ke kamar ratu langit yang di dalam nya juga ada Long Shuan yang tertidur di atas meja tengah
LongYue dan Longfei: salam ibun . .
Ratu langit meletakkan jari telunjuk di bibirnya yang mengisyaratkan mereka untuk diam karena Long Shuan tertidur sangat pulas
Ratu langit: kita bicara di luar saja . .
dengan suara pelan, mereka tanpa suara keluar kamar dan menutup pintu nya kembali
Ratu langit: kita ke paviliun saja
Mereka berjalan menuju ke paviliun samping dengan memegang tangan ibunda nya di kiri dan kanan
Setelah mereka duduk, pelayan di situ menyiapkan makanan kecil dan teh untuk mereka bertiga
Ratu langit: ada apa kalian kesini anak ku?
Longfei: mau melihat ibunda saja
Longfei memegang tangan ibunda nya dengan erat
LongYue meletakkan 2 gelas di depan mereka
LongYue: minum dulu ibunda
Ratu langit: iya nak . . Ayahanda kalian masih di aula mengurus semua hal tentang perang nanti, kalian lindungi diri dengan baik. Pulang lah dengan selamat, kami disini akan menunggu kalian
Longfei: baik ibunda. . Kami nanti akan pulang dengan cepat
Ratu langit: bagaimana kondisi tubuh kamu Fei Fei?
Longfei: tidak apa ibunda, semua sudah sembuh. .
__ADS_1
Ratu langit: bagus lah kalau begitu, ibunda sangat khawatir sekali dengan kalian
LongYue: tidak usah khawatir ibunda, mungkin perang ini akan sama saja dengan perang sebelum nya
Longfei: iya ibunda . . Kami tidak akan mengecewakan kalian
Ratu langit: kalian anak ku yang sangat hebat, kalian tidak pernah mengecewakan kami. Saat kecil sangat patuh dan tidak pernah mengeluh dengan apa yang di ajarkan ayahanda kalian.
Mereka menatap ibunda nya dengan perasaan tidak tega untuk meninggalkan nya tetapi dengan status mereka sebagai pangeran dan putri terlebih lagi sebagai dewa perang dan jenderal langit mengharuskan mereka untuk berperang ke barisan depan
LongYue dan Longfei: kami pamit ibunda, kami akan pulang dengan selamat
Sebelum mereka pergi LongYue dan Longfei memeluk ibunda nya dengan erat sampai meneteskan air mata karena mereka tidak tau perang ini akan seperti apa, apakah mereka bisa kembali lagi?
Ratu langit menepuk punggung anak nya dengan pelan
Ratu langit: sudah sudah . . Kalian pasti banyak urusan, pergi lah . .
LongYue dan Longfei: kami pergi dulu ibunda . .
Mereka keluar istana dengan cepat yang meninggalkan Ratu langit yang masih duduk disitu
Ratu langit mengingat kembali proses pertumbuhan mereka waktu kecil
Ratu langit: Kasih sayang dan cinta seorang ibu tidak akan sirna, bagai sinar matahari yang menyinari seluruh alam. Kalian adalah anak ku anak yang sangat aku sayangi, kalian pasti akan kembali dengan selamat. . Pasti . .
...****************...
~ISTANA PHOENIX~
Raja Phoenix dan ratu Phoenix sama sama melihat surat kilat yang di berikan anak nya
Raja Phoenix: semoga dia pulang dengan selamat . . Semoga . .
Ratu Phoenix: pasti anak kita akan pulang raja, dia anak yang di berkati dan anak yang punya kemauan kuat . . jadi raja tidak perlu khawatir
Padahal ratu Phoenix sendiri pun khawatir dengan anak nya hanya saja dia tidak menampakkan semua nya, takut raja Phoenix akan lebih khawatir lagi
Raja Phoenix: semoga dia bisa pulang dengan selamat. .
Ratu Phoenix memegang tangan suaminya dan menatap nya dengan senyuman untuk menguatkan hati sang Raja Phoenix.
Jenderal Phoenix memasuki aula
__ADS_1
Jenderal: salam raja dan ratu
Raja Phoenix: bagaimana persiapan kalian?
Jenderal: semua sudah siap raja tinggal menunggu perintah
Raja Phoenix: baik setelah hari mulai gelap kalian akan berangkat ke tepi laut barat dan temui dewa bulan, dia yang akan mengatur semua pasukan klan
Jenderal: baik raja . .
Jenderal itu pergi keluar aula istana . .
Raja langit: perang ini sepertinya tidak akan berjalan dengan mudah . .
.
.
...****************...
Hari sudah mulai gelap setiap pasukan sudah siap semua, tinggal menunggu perintah untuk berangkat.
~ISTANA LANGIT~
Di depan gerbang istana sudah ada ratusan ribu prajurit langit yang siap bertempur dengan memakai baju perang berwarna putih dan di depan barisan itu sudah ada LongYue, Longfei dan ketua pasukan Wangfeng yang juga memakai baju perang berwarna putih tetapi sedikit berbeda, ada aksen warna emas di baju LongYue dan Longfei sedangkan dewa bulan Wangfeng ada aksen warna hitam
Raja langit dan Dewa/Dewi yang tidak ikut perang mengantar ke pergi an mereka
Raja langit: waktu terbaik sudah tiba, berangkat lah kalian dan pulang dengan membawa kemenangan
Teriak raja dengan gagah nya
Semua pasukan: baik raja . .
Seluruh pasukan terbang menggunakan kekuatan masing-masing termasuk LongYue, Longfei, dan Wangfeng yang mengikuti di belakang
Pada malam itu langit di depan istana penuh dengan pasukan langit berwarna putih bagai kan buih yang ada di lautan lepas
Raja langit: kembali lah kalian pahlawan alam langit. .
Raja langit dan dewa/Dewi yang ada di sana menunduk memberi penghormatan kepada mereka yang menuju laut barat.
.
__ADS_1
.
(bersambung. . )