
Siapa yang tidak tahu tentang budha suci primordial, legenda budha suci primordial sudah terpampang jelas disejarahnya yang membuat makhluk hidup dialam semesta menyembahnya.
Dimasa lalu Fang Bai memang pernah mendengar tentang budha suci primordial, tetapi tentunya ia bukan sebagai teman melainkan musuh.
Alasanya karena Budha suci primordial sangat mendukung pemeliharaan semesta, sedangkan Fang Bai merupakan musuh semesta, karena tujuan Fang Bai hidup sebelumnya adalah melampaui semuanya dan menjadi penguasa segalanya, tapi tujuan ia melakukan hal itu karena satu, ia ingin memperbaiki alam semesta dan meniadakan semua hukum yang berada dialam semesta supaya semua makhluk hidup bisa bebas dalam menjalani hidup mereka tanpa mengkhawatirkan sebab akibat, kematian dan lainya.
Tujuan Fang Bai sebelumnya hidup memang gila, mengubah pemeliharaan alam semesta dan menjadikan semua makhluk hidup abadi. benar-benar impian yang konyol dan tidak masuk akal.
Tapi sekarang Fang Bai sadar, bahwa mimpinya dahulu memang mimpi yang konyol dan sekarang ia sudah berubah sepenuhnya, tujuam hidupnya kali ini adalah untuk melindungi keluarga Fang dengan baik dan tetap menjaga senyum mereka sampai kapanpun.
Setelah Fang Bai melihat ayahnya sekilas, kesadaranya kembali lagi, ia membuka matanya, dan mencoba sedikit mencerna hal yang ada dipikiranya.
"Sepertinya ada yang aneh, tetapi sudahlah mungkin hanya perasaanku saja." Gumam Fang Bai merasakan hal yang sedikit janggal.
Tuk
Tuk
Suara ketukan pintu.
Fang Bai berdiri dari posisi lotus, ia berjalan membuka pintu kamarnya karena mendengar sebuah ketukan pintu.
Fang Bai membuka pintunya dan melihat paman Fang Jue yang sedang menatapnya.
"Apakah ada sesuatu sehingga paman mencariku?." Tanya Fang Bai.
"Hmm...., Fang Gu ingin mengajakmu pergi kekaisaran Hong, katanya ada sesuatu hal yang akan didiskusikan oleh kaisar Hong kepada seluruh pemegang kendali ekonomi kekaisaran, dan karena kamu adalah yang membuat rumah dagang fang kita menjadi sangat maju, maka Fang Gu mengajakmu untuk ikut ke istana kekaisaran Hong." Jelas Fang Jue.
"Kapan pertemuan itu akan dimulai." Tanya Fang Bai.
"Satu minggu lagi, dia akan datang kemari dan menjemputmu." Ucap Fang Jue.
"Baiklah, satu minggu lagi aku akan datang." Ucap Fang Bai.
Fang Bai dan Fang Jue kemudian saling berbincang satu sama lain tentang kultivasi.
Setelah berbincang beberapa saat Fang Bai keluar dari dari kediaman keluarga Fang.
__ADS_1
Dia ingin jalan-jalan sebentar untuk sekedar melihat keramaian kota dan sekedar makan.
Dijalan Banyak sekali wanita yang mencoba mendekati Fang Bai karena wajahnya yang tampan, Fang Bai melihat iti ia merasa sedikit risih dan ia melipir kegang sempit.
"Sialan tatapan wanita benar-benar menyeramkan, aku lebih baik ditatap oleh seribu musuh dari pada ditatap oleh para wanita." Gumam Fang Bai bergidik ngeri.
........
Ditempat yang Jauh.
"Aku sudah tahu dimana keberadaan harta itu, tapi tempat itu merupakan wilayah kaisar suci, aku tidak khawatir akan bentrok dengan kaisar suci, tetapi hal yang mendukung dibelakangnya terlalu menakutkan." Ucap sosok hitam yang melayang di kekosongan.
"Kau tenang, aku akan membuat ribuan klonku dan datang kesana, dengan begitu kita bisa mendapatkan harta itu dan menguasai alam semesta." Ucap sosok hitam lainya.
"Tapi bukankah itu akan membuat kita ketahuan." Tanya Sosok itu mengerutkan keningnya saat mendengar rencana sosok hitam lainya.
"Haha.... Kau lupa, jika aku mempunyai harta yang dapat menyembunyikan aura ku, bahkan seorang mahadewa tidak bisa menemukanya, bagaimana kaisar suci bodoh itu bisa tahu jika klon yang aku kirim adalah miliku." Ucap sosok lainya tertawa, ia sedikit lucu melihat temanya yang selalu waspada.
"Jika begitu, kita pasti bisa mendapatkanya dan kita berdua akan menguasai alam semesta." Ucap sosok itu terlihat senang.
...........
Fang Bai melihat orang orang disana dengan tatapan sendu, bahkan mimpinya dahulu tiba tiba ingin ia ciptakan kembali demi orang orang seperti mereka agar mereka menjalani hidup dengan baik, dan tidak perlu berpikur tentang lapar, atau apapun itu.
Tapi ia sadar jika ia melakukan hal ini akan membuat alam semesta akan semakin kacau lagi.
Fang Bai memindai semua orang itu dan ia melihat seorang anak kecil dengan tubuh kurus sedang bermain pedang kayu, Fang Bai melihat itu tentu terkejut karena gerakan anak kecil itu sangat lihai dan indah.
"Sepertinya anak ini memiliki tubuh pedang." Gumam Fang Bai dan menggunakannindra spiritualnya untuk memindai tubuh anak itu, dan benar saja ia melihat di dantianya ada sebuah pedang yang tersegel didalamnya.
Jika orang dialam ini menemukan keberadaan anak kecil itu, mereka akan menyebutnya sampah, tetapi berbeda dengan Fang Bai dia menilai bahwa anak itu merupakan seorang jenius yang kemungkinan dahulu anak itu merupakan seorang reincarnator.
Fang Bai mendekati anak itu dan menatap wajah anak kecil yang kira-kira berusia 12 tahun.
"Adik kecil siapa namamu..??" Tanya Fang Bai.
anak kecil itu berhenti sejenak dari berlatih pedang, lalu ia melihat kearah Fang Bai.
__ADS_1
"Nama saya adalah Yang Kai, dan kakak ini siapa." Tanya Yang Kai sedikit heran.
"Aku Fang Bai, kamu bisa memanggilku kakak Bai, dan juga aku melihat kamu sepertinya sangat tertarik dengan ilmu pedang, bagaimana jika kakak ajari ilmu pedang kepadamu." Ucap Fang Bai.
Mendengar ini Yang Kai menjadi sangat bersemangat, dia melihat Fang Bai sejenak dan kemudian membungkuk.
"Kakak tolong ajari saya ilmu pedang." Ucap Yang Kai dengan tulus.
Fang Bai menggelengkan kepalanya melihat tingkah dari Yang Kai, dia kemudian mengangkat tubuh Yang Kai dengan energinya supaya Yang Kai tidak membungkuk.
"Kamu terlalu berlebihan, baiklah kalau begitu ayo ikut kakak." Ucap Fang Bai yag seketika merobek ruang, lalu ia memasukinya bersama Yang Kai.
Ketika ia masuk, mereka berdua telah berada di ruang hampa, yang berarti keduanya berada di luar angkasa.
"Kakak ini dimana..?" Tanya Yang Kai melihat sekelilingnya, dengan Fang Bai yang membuatkan Yang Kai sebuah pelindung tak kasat mata, dengan tujuan supaya Yang Kai tidak terkena hawa luar angkasa yang kacau.
"Kita berada diruang hampa, kakak akan mengajarimu pedang di sini, supaya lebih aman." Ucap Fang Bai.
Yang Kai tidak mengerti dengan maksud Fang Bai tetapi ia hanya mengiyakanya.
"Baiklah, mana pedang kayumu." Tanya Fang Bai.
Yang Kai tanpa ragu memberikan pedang kepada Fang Bai.
Fang Bai mengulurkan tanganya dan menerima pedang itu, ia melihatnya sekilas dan ia mulai menari dengan tekhnik pedangnya, tekhnik pedag ini bernama bunga persik yang gugur.
Gerakanya indah tetapi juga mematikan, Yang Kai melihat itu, ia memperhatikanya dengan serius dan merekam semua gerakan itu dikepalanya.
Setelah menari dengan tekhnik pedang Fang Bai mengakhirinya dengan seuah niat pedang yang sangat kuat dan menebas kedepan.
Tebasan itu sangat kuat, bahkan sebuah ruang Hampa bisa terkoyak karenanya. Yang Kai membelalakan matanya, kekuatan pedang semacam ini hanya berada didalam imajinasinya, tetapi kali ini ia benar benar beruntung untuk melihatnya.
"Kakak, anda sangat kuat, dimasadepan saya pasti akan lebih kuat dari kakak dan akan melindungi kakak." Ucap Yang Kai bersemangat.
...........
Like ya gaes😊
__ADS_1
BERSAMBUNGG.....