Dewa Abadi Kekacauan Kuno

Dewa Abadi Kekacauan Kuno
Ch 06 - Bertemu sekaligus perpisahan


__ADS_3

"Heh... Nak apakah kau tahu bagaimana kami mencarimu selama ini, dan Sekarang kau baru muncul. " Ucap Fang Jue dengan tatapan sedikit marah.


"Haha... Paman aku dulu hanya ingin berlatih kultivasi jadi aku pergi dari rumah. " Fang Bai menggosok kepalanya yang tidak gatal.


"Hei jika kau ingin berkultivasi setidaknya katakan kepada ayah atau paman-pamanmu sehingga kami bisa mengajarimu. "Ujar Fang Jue selaku paman Fang Bai.


"Lagipula, kau meninggalkan rumah pada usia 5 tahun, dan kami kira kau diculik pada saat itu. Huh... aku tidak tahu bagaimana jalan pemikiranmu pada waktu kecil hingga berani meninggalkan rumah pada usia 5 tahun, itu benar benar tidak masuk akal sama sekali. " Kata Fang Jue mendekat dan memeluk keponakanya itu.


"Oh Ya... Perkenalkan ini adalah Fang Bai kakak senior kalian." Fang Jue memperkenalkan Fang Bai.


Semua orang menatap Fang Bai dan mulai mendekat dan menjabat tangan satu sama lain sembari memperkenalkan diri mereka kepada Fang Bai.


"Baiklah, mulai sekarang jika kalian memiliki kesulitan datanglah kepada kakakmu ini, kakak ini pasti akan membantu kalian. " Ucap Fang Bai tersenyum kepada adik adik keponakanya.


Mereka semua tersenyum dan mengangguk.


"Paman dimana ayah dan ibu. " Tanya Fang Bai.


"Ayahmu berada di kekaisaran Hong, dia di mintai bantuan oleh kaisar Hong agar membantu mereka untuk mempertahankan perbatasan kekaisaran Hong bagian Timur, dikarenakan saat ini kekaisaran lain sedang menyerang, dan untuk ibumu dia juga ada di kekaisaran Hong untuk mendapatkan perawatan medis dari tabib Kekaisaran. " Jelas Fang Jue.


"Apakah sakit ibu sampai separah itu hingga dia dibawa ke kekaisaran Hong. " Tanya Fang Bai megernyitkan alisnya, karena walaupun dia tidak melihat ibunya ia tahu bahwa sebenarnya ibunya tidak sakit separah ini, karena saat ia memasuki mimpi ibunya Fang Bai juga memeriksa kondisi ibunya.


"Apakah ada konspirasi?? " Gumam Fang Bai menebak.


"Seharusnya kau tanya pada dirimu sendiri, karena kau ibumu sakit selama 15 tahun." Ucap Fang Jue.


"Hmm... Ini semua memang salahku, jika waktu itu aku tidak pergi maka ibu akan baik baik saja. " Fang Bai menyesal.


"Paman dan kalian semua aku pamit pergi dulu,aku ingin pergi ke kekaisaran Hong untuk melihat ayah dan ibu, setelah ini semua selesai aku akan membuat keluarga Fang kita sebagai keluarga kuat di alam dewa, tidak tetapi di alam semesta ini. " Ucap Fang Bai dengan penuh tekad.


Mendengar itu mereka semua tersenyum, dan terlihat menantikanya.

__ADS_1


"Baiklah Nak hati hati dijalan." Kata Fang Jue mengingatkan Fang Bai.


Fang Bai keluar dan langsung melesat dengan kecepatan penuh menuju Kekaisaran Hong.


Sesampainya dikekaisaran Hong, Fang Bai langsung bergegas ke istana, dengam melewati penjagaan istana yang menurut Fang Bai sangat penuh celah untuk dilewati.


Fang Bai memindai aura ibunya, dan ia melihat bahwa ibunya berada di kamar yang cukub besar yang berada di bagian selatan bangunan istana.


Merasakan hal ini Fang Bai seketika langsung bergegas kesana.


Saat langkah kakinya hendak mencapai kamar ibunya, Fang Bai melihat seorang pria setengah baya yang tampak asing, dia entah kenapa memutari ranjang ibu Fang Bai dengan mengucapkan hal seperti mengeluh kepada ibu Fang Bai.


Dan sedangkan ibu Fang Bai yang masih lemah hanya bisa mendengarkanya dengan raut wajahnya yang ketakutan.


"Fang Ming, kau benar benar, memiliki istri yang cantik, tapi sayangnya sebentar lagi aku akan mengambil istrimu ini. " Gumam pria setengah baya itu dengan wajah berapi api menatap tubuh panas ibu Fang Bai.


Melihat dan mendengar hal seperti itu Fang Bai tentunya sangat marah, bagaimana mungkin seorang anak rela melihat ibunya yang akan dilecehkan seperti itu.


"Bajiangan Tua, kau berani berbuat seperti ini kepada keluargaku. " Suara Fang Bai Terdengar lirih tapi membuat semuanya tertekan.


Pintu yang tadinya sedikit tertutup seketika langsung hancur menjadi debu.


Fang Bai mengangkat tanganya dan pria setengah baya tadi yang hendak melecehkan ibunya tiba tiba melayang dan mendarat ditangan Fang Bai dengan tangan Fang Bai yang mencekik lehernya.


"Lepaskan aku, apakah kau tak tahu jika aku adalah jendral utama kekaisaran Hong. " Ucap pria setengah baya ketakutan.


"Lalu!!!... apakah kau pikir aku takut denganmu, bahkan jika kaisar Hong sendiri yang berbuat seperti ini aku pasti akan menghancurkanya. " Ujar Fang Bai dengan kemarahan yang sudah memuncak.


Fang Bai memperkuat kekuatanya dan dengan genggaman tanganya, pria yang merupakan jendral utama kekaisaran Hong meledak menjadi kabut darah.


Setelah membunuh jendral utama Hong, Fang Bai berjalan masuk kedalam kamar untuk melihat keadaan ibunya.

__ADS_1


Dengan mata berkaca-kaca Fang Bai mmenunduk menggengam tangan ibunya yang lemah.


Ibu Fang Bai melihat kehadiran pemuda yang tiba tiba mendatanginya, hatinya merasa tenang dan menatap balik balik Fang Bai dengan tatapan sendu.


"Ba.. Bai'er." Ibu Fang Bai tergagap dengan air matanya jatuh di pipinya.


"Ibu... Maafkan Bai'er. " Ucap Fang Bai menatap sedih kearah ibunya yang terbaring lemah.


"Hmmm.. Bai'er kamu sudah menjadi pria yang tampan, tapi sepertinya ini adalah pertemuan terakhir ibu denganmu. " Ucap Ibu Fang Bai.


Nama ibu Fang Bai adalah Bai Yin, Ketika Bai Yin menikah dengan ayah Fang Bai sebelumnya merupakan putri dari keluarga Bai di alam surgawi, atau alam atas.


Dia di tugaskan kealam dewa langit untuk mengemban sebuah misi, tapi sebelum menyelesaikan misinya ia menemukan pria yang membuatnya jatuh cinta dan itu merupakan ayah Fang Bai, Fang Ming.


Mendengar pengakuan ibunya Fang Bai mengernyitkan alisnya, ia bingung apa yang di maksudkan oleh ibunya.


"Ibu, Tenang saja ibu pasti akan selamat, dan aku akan menyembuhkan ibu. " Kata Fang Bai yang mengira ibunya berkata seperti itu karena kondisinya saat ini.


Bai Yin tersenyum.


"Bai'er selamat tinggal, ibu harap kita akan bertemu lagi. " Ucap Bai Yin tersenyum sambil membelai wajah ibunya dan sesaat kemudian tubuh ibunya menghilang.


Melihat ini Fang Bai seketika tahu bahwa sebenarnya itu merupakan avatar dari ibunya yang sebenarnya.


Orang yang sudah masuk ke alam surgawi tidak akan bisa lagi memasuki alam dewa, kecuali menggunakan avatarnya atau mendapat ijin dari penguasa alam dewa tersebut, karena jika langsung menerobos akan menyebabkan orang itu diserang oleh kehendak semesta.


"Aku tidak menyangka, di awal aku melihat ibuku aku menemukan rahasianya. " Gumam Fang Bai.


"Tapi jika ibu dari alam surgawi kenapa ibu pergi ke alam dewa." Pikir Fang Bai dengan curiga, ia berpikir pasti ada suaru rahasia di alam dewa langit ini.


.....

__ADS_1


BERSAMBUNGG...


__ADS_2