
Debu mengepul, membuat jarak pandang terbatas, 20 tetua itu tidak diketahui nasibnya, tapi dapat di rasakan bahwa aura kehidupan dari 20 orang itu masih ada tetapi sangat lemah.
Mungkin mereka saat ini dalam kondisi sekarat. Fang Bai tetap berdiam ditempatnya sembari mengedarkan persepsi spiritualnya kedalam kepulan debu tebal.
"Hehe... Aku tak menyangka jika kalian ternyata masih hidup?, sepertinya aku masih meremehkan kalian." Fang Bai berbicara sembari menatap semua tetua yang tergeletak lemah.
Kedua puluh tetua itu terdiam mereka tidak berani menjawab, selain itu tubuh mereka juga kesakitan, mungkin hanya satu pukulan orang dewasa akan langsung membunuh mereka.
Fang Bai tersenyum dan kemudian muncul disamping pemimpin dua puluh tetua itu, yang tak lain adalah tetua Hong Jing.
Fang Bai berjongkok, tanganya kemudian meraih sebuah kalung dengan lambang pentagram dengan gambar sebuah serigala perak dengan sayap dan tiga kepala ditengah dari lingkaran pentagram itu.
"Lambang serigala kegelapan berkepala tiga, ternyata kelompok seperti mereka benar benar datang kemari, Jika aku ingat dengan benar kelompok itu dipimpin oleh dewa Asmodeus salah satu raja neraka dunia bawah dan satunya adalah Yama iblis sang penguasa kegelapan tapi yang kutahu dulu mereka tidak pernah berniat ikut campur dalam urusan di alam semesta karena pergerakan dia selalu di awasi oleh para penjaga surgawi, lalu kenapa kali ini mereka nekat untuk terlibat di alam dewa langit." Gumam Fang Bai bertanya tanya dalam pikiranya sendiri.
Setelah selesai melihat kalung itu sekilas Fang Bai memindahkan tanganya kedahi Hong Jing, dengan jari telunjuknya menyentuh dahi, Fang Bai mulai mengedarkan kekuatan spiritualnya kedalam alam bawah sadar milik Hong Jing.
Mendapati sebuah anergi spiritual masuk kedalam alam bawah sadar Hong Jing dan mencobaengendalikaya, alam bawah sadar Hong Jing secara spontan memblokir serangan spiritual milik Fang Bai, tapi karena kekuatan spiritual Fang Bai lebih besar dari Hong Jing dia dapat masuk dengan mudah.
Dialam bawah sadar Hong Jing, Fang Bai menerobos dan mulai menyerap ingatan Hong Jing.
Selesai mengcopy ingatan Hong Jing, Fang Bai kembali kekesadaranya.
Dia melihat ingatan tetua Hong Jing dengan jelas, Fang Bai melihat bahwa sekelompok iblis yang jumblahnya sekitar seratus ribuan, jika dilihat sari tempatnya yang tandus dan suram Fang Bai menyimpulkan bahwa itu pasti ada di tanah jahat neraka hitam.
Sekelompok iblis itu semua membagi tugas kesetiap ras, keluarga, sekte, kerajaan, kekaisaran untuk membuat kekacauan di alam dewa langit, guna untuk memanggil senjata yang tersembunyi di inti alam dewa langit.
__ADS_1
Senjata ini dikabarkan adalah senjata terkuat yang terbentuk oleh alam dan berbagai hal lainya selama berjuta juta tahun lamanya sehingga terbentuk sebuah senjata kuat sendiri.
Selain itu, Fang Bai melihat juga bahwa ada campur tangan dari kelompok sekte budhis didalamnya, sekte budhis ini adalah sekte budhis yang dipimpin ayahnya sendiri Fang Ming.
Ayah Fang Bai sendiri terlihat mendukung gerakan dari para iblis, bahkan dia juga membantu mereka dalam membuat kekacauan.
"Aneh, dari ingatan ini aku sendiri bingung kenapa ayah membantu kelompok iblis itu." Fang Ba berpikir, tapi tiba tiba sebuah pikiran muncul dibenaknya"tidak mungkinkan ayah ingin membuat pasukan sendiri untuk membuktikan keluarga ibu bahwa ayah Layak untuk bersanding dengan ibu."
Pikiran ini memang aneh, tetapi bisa saja mungkin terjadi.
"Jika ayah memang membantu ras iblis secara tidak langsung ayah akan menjadi musuhku." Gumam Fang Bai.
"Tidak, aku tidak akan membiarkan ini tejadi." Wajah Fang Bai memerah karena marah.
"Sepertinya aku harus turun tangan sendiri kali ini, jika tidak kekacauan akan terjadi dengan cepat, dan itu akan mendatangkan malapetaka bagi alam dewa langit." Ujar Fang Bai segera terbang, ia kali ini bergegas kecabang keluarga Hong dibenua ini.
Karena membereskan semuanya sama saja membunuh semua penjahat di dialam ini, dan jika itu terjadi maka keseimbangan alam akan kacau, bagaimanapun di alam semesta mempunyai Yin Yang sebagai lambang keseimbangan alam semesta, jika salah satu ini hilang disuatu alam itu juga akan memicu kekacauan.
Maka dari pada harus menyingkirkan semua penjahat lebih baik menyeimbangkanya, karena alam tanpa masalah itu tidak akan membuat makhluknya berkembang, dan masalah adalah penempa hidup bagi makhluk hidup dan merupakan siklus kehidupan juga, jika ini hilang maka makhluk hidup akan hidup dengan bermalas malasan dan damai tanpa tujuan hidup, begitupun sebaliknya jika masalah terus mendominasi kehidupan maka banyak makhluk hidup akan tertekan dan ketertekanan itu akan menyebabkan kematian bagi makhluk hidup.
Jadi semuanya harus seimbang.
Hanya sekitar beberapa menit terbang Fang Bai sampai di cabang keluarga Hong yang letaknya berada dibawah tanah dekat dengan pegunungan yang menjuntai dari selatan ke utara.
"Markas yang bagus, tapi sayangnya setelah ini akan hancur." Fang Bai memandang tempat strategis markas itu yang sangat tersembunyi.
__ADS_1
Jika Fang Bai tidak melepaskan kekuatan spiritualnya ia yakin tidak akan bisa mengetahui markas itu.
Pandangan Fang Bai mengarah kesebuah pintu yang berbentuk sebuah lubang besar mengarah kebawah tanah, lubang itu tertutup oleh batu sebesar bukit kecil.
Fang Bai menyeringai tipis saat melihat batu besar sebesar bukit dengan warna hitam keperakan dan ada sedikit warna emas juga dibatu itu.
"Batu perak emas..!!! Benda ini memabg bahan yang kuat, tetapi hal seperti itu dihadapan dewa ini sama halnya dengan sebuah kertas." Fang Bai tersenyum mengejek.
Fang Bai dengan elegan mengayunkan jarinya kebawah, setelah Fang Bai mengayunkan tanganya sebuah gravitasi yang sangat kuat dan menekan membentur batu perak emas hingga hancur berkeping keping.
"Huh membosankan." Fang Bai menatap dengan malas, karena sangat mudah baginya untuk menghancurkan batu itu.
Dengan cepat Fang Bai masuk kedalam tanah, saat berada didalam Fang Bai mendapati bahwa tempat itu sangat gelap dan mencekam, Fang Bai dapat mencium bau yang sangat tidak sedap didalam sana, tentu saja Fang Bai yakin bahwa itu adalah bangkai manusia.
Melangkah lebih jauh Fang Bai menemukan sebuah cahaya dari kejauhan.
"Sepertinya itu markas dari mereka." Gumam Fang Bai mendekat.
Fang Bai melihat sebuah patung besar yang di pajang di depan pintu disana berbentuk hewan carberus atau hewan mirip serigala tapi memiliki tiga kepala dan sayap dan juga merupakan salah satu penjaga neraka dibawah langsung raja neraka asmodeus.
Selesai melihat patung itu Fang Bai masuk kedalam dan melihat ruangan yang sangat besar dengan dia meter 5000 meter persegi.
Di sebuah altar berbentuk pentagram terlihat seorang pria baya sesang menutup matanya dengan posisi lotus.
.......
__ADS_1
BERSBUN?GGGGG....