Dewa Kegelapan

Dewa Kegelapan
Bab 12


__ADS_3

Bai Chen mundur beberapa langkah sambil memegangi dadanya yang sedikit sesak, Annchi yang melihat Chu Shan menyerang Bai Chen secara tiba-tiba membuatnya sangat kesal pada Chu Shan serta khawatir pada keadaan Bai Chen.


"Chu Shan apa yang kau lakukan haa..?"Annchi seketika langsung marah pada Chu Shan


"Nona Annchi untuk apa kau dekat dengan sampah sepertinya,Coba Nona Annchi lihat hanya dengan serangan kecil saja dia sudah kesakitan"Ucap Chu Shan


"Apa maksud mu Chu Shan haaa..kau?"Annchi sangat marah pada Chu Shan yang menghina Bai Chen tepat di hadapan banyak orang, Annchi yang sudah kesal mencoba untuk menampar Chu Shan namun tangannya ditangkap oleh Chu Shan.


"Lepaskan bajingan.."Teriak Annchi yang mencoba melepaskan genggaman tangan Chu Shan ditangannya


"Tidak akan,lebih baik Nona Annchi pergi dan jauhi sampah itu"Ucap Chu Shan yang langsung menarik Annchi untuk pergi.


Banyak yang merasa kasihan pada Bai Chen yang tidak bisa berbuat apa-apa namun suatu hal tak terduga terjadi,Bai Chen yang tadinya hanya diam ditempatnya secara tiba-tiba sudah berada di hadapan Chu Shan.


"Lepaskan dia"Ucap Bai Chen dingin


Chu Shan sedikit terkejut melihat Bai Chen yang sudah ada dihadapannya.


"Jika aku tidak mau"Balas Chu Shan yang mencoba memancing kemarahan Bai Chen


Bai Chen hanya diam menutup matanya lalu tersenyum tipis yang membuat Chu Shan keheranan .


"Hei sampah apa kau sudah gila sampai kau tersenyum sendiri"Ujar Chu Shan


Banyak murid yang heran melihat Bai Chen yang tersenyum sendiri sambil menutup matanya.


"Kenapa dia?"


"Apa dia ketakutan sampai dia menjadi gila"


Banyak bisikan dari para murid-murid yang menyaksikan hal itu sedangkan para tetua yang masih duduk di kursi juri hanya diam menyaksikan jika masalahnya memanas maka para tetua langsung turun tangan.


"Jika kau pria maka bertarung lah denganku diatas arena"Ucap Bai Chen yang langsung melompat ke atas arena bertarung.


"Sampah aku akan berikan kau pelajaran"Teriak Chu Shan dengan sombong

__ADS_1


"Ini menarik mari kita lihat seberapa kuat pemuda yang selalu dimanjakan oleh Tetua Agung "Ucap Tetua Heguo yang langsung di anggukkan oleh kedua tetua lainya.


Annchi sedikit khawatir pada Bai Chen namun dirinya yakin Bai Chen pasti akan menang melawan Chu Shan.


"Kakak Chen aku yakin kau pasti menang,jika kau menang aku akan memberikan hadiah untukmu"Teriak Annchi dengan keras hingga semua orang yang ada ditempat itu mendengarnya.


"Gadis itu begitu yakin jika pemuda itu bisa mengalahkan Chu Shan yang seorang jenius sekte yang sudah memenangkan puluhan kali pada lomba latih tanding"Ucap salah satu murid


Diatas arena Bai Chen yang sudah berhadapan dengan Chu Shan dimana Chu Shan terus meremehkan Bai Chen.


"Sampah lebih baik kau serang aku lebih dulu karena aku hanya butuh satu gerakan untuk menjatuhkan mu"Ucap Chu Shan dengan sombong dan dirinya begitu yakin jika dirinya bisa mengalahkan Bai Chen


Bai Chen hanya diam ditempatnya tidak bergeming, Bai Chen menutup matanya untuk menenangkan emosinya yang sempat naik saat Chu Shan berani mencoba untuk memaksa Annchi untuk pergi dan menarik paksa Annchi untuk pergi.


"Baj*ngan kau beraninya kau tidak menganggap ku disini"Teriak Chu Shan yang marah karena ucapakan tidak dihiraukan oleh Bai Chen


Chu Shan yang sudah kesal oleh sikap Bai Chen langsung berlari kearah Bai Chen untuk memberikan serangan.


"Tinju penghancur "Teriak Chu Shan menyebutkan tekniknya,Seketika sebuah tinju terbentuk dari energi melesat kearah Bai Chen


"Kau berniat untuk menerima serangan ku maka matilah kau sampah"Gumam Chu Shan yang yakin jika serangannya mampu menghabisi Bai Chen.


Annchi yang melihat Bai Chen hanya diam menjadi khawatir apalagi serangan Chu Shan yang sudah melesat kearah Bai Chen.


Bommmm...


Bommmm....


Sebuah ledakan keras terjadi saat serangan tinju penghancur milik Chu Shan mengenai tepat dimana Bai Chen berdiri.


Semua orang benar benar kasian melihat Bai Chen yang sudah pastinya akan terluka berat oleh serangan Chu Shan.


Para tetua yang melihat hanya bisa menghela nafas pelan


"Sepetinya dia memang sampah"Ucap tetua Heguo

__ADS_1


Namun tidak lama Tetua Guang Lou mengeluarkan suaranya.


"Kalian salah"


Tetua Heguo mengerutkan keningnya mendengar ucapan Tetua Guang Lou


"Apa maksud Tetua Guang?"Tanya Tetua Heguo namun pertanyaan tidak mendapatkan balasan apapun dari Tetua Guang Lou.


Diarena yang masih dipenuhi asap akibat ledakan tadi belum bisa melihat sosok Bai Chen namun saat semua asap telah menghilang sosok Bai Chen tidak terlihat hingga membuat semua penasaran kemana Bai Chen.


Banyak para murid yang menyimpulkan jika Bai Chen telah tewas menjadi debu karena terkena serangan dari Chu Shan.


Sedangkan Annchi yang tidak melihat keberadaan Bai Chen menjadi sangat khawatir.


"Kakak Chen"Gumam Annchi pelan sampai tidak terasa air matanya jatuh.


Sekita suasana menjadi hening tidak ada yang berbicara karena mereka masih tidak percaya jika Bai Chen benar benar tewas terkena serangan Chu Shan,Chu Shan yang sendiri tadi melihat tempat Bai Chen terakhir berdiri tidak menyangka jika Bai Chen akan terbunuh semudah itu.


"Kau kalah"


Suana yang hening tiba-tiba terdengar suara dari atas arena


Semua orang langsung menatap kearah arena begitu juga dengan Annchi yang mendengar suara yang sangat dia kenali dan benar saja diatas arena Bai Chen telah berdiri diatas arena tepat dibelakang Chu Shan sambil memegang sebuah pedang yang sudah berada di pundak Chu Shan dan lebih tepatnya sudah dekat dengan leher Chu Shan.


Semua orang melongo melihat Bai Chen yang ternyata masih hidup,Para tetua kecuali Tetua Guang Lou terkejut dimana yang jelas meraka tidak bisa melihat sejak kapan Bai Chen sudah berada di belakang Chu Shan.


Chu Shan yang merasakan sebuah bilah pedang berada didekat lehernya menjadi berkeringat dingin.


"Kurang ajar,Berani sekali kau menggunakan trik murahan haa.."Teriak Chu Shan kesal yang merasa telah dibodohi oleh Bai Chen


"Trik murahan?kau mengatakan seperti itu karena kau tidak memiliki kemampuan untuk melakukannya "Cibir Bai Chen sambil menarik pedangnya kembali.


Chu Shan yang tau Bai Chen telah menarik pedangnya langsung menggukan kesempatan untuk menyerang Bai Chen.


"Mati kau baj*ngan"Teriak Chu Shan yang langsung mengeluarkan pedangnya langsung mengarahkan sebuah tebasan kearah Bai Chen

__ADS_1


Bai Chen Berbalik melihat Chu Shan yang menyerangnya lagi.


__ADS_2