
"Pedang yg bagus."ucap pria itu
"Terima kasih."jawab xiuhuan sambil tersenyum
"Pertama tama ayo kita saling memperkenalkan diri."ucap xiuhuan."nama ku xiuhuan."
"Panggil saja diri ku wu bai."jawab pria itu
"Wu ...... dia seorang biksu ."pikir xiuhuan
"Seperti yg kau pikirkan aku seorang biksu ." ucap wu bai seperti membaca pikiran xiuhuan.
Xiuhuan tak menunjukan ekspresi apa pun ketika wu bai mengatakan itu, justru wu bai yg kaget akan ketenangan xiuhuan .
"Kau tidak kaget, aku membaca pikiran mu."
ucap wu bai sambil memasang ekspresi heran.
__ADS_1
"Untuk apa, kau juga tidak bisa membaca pikiran ku."jawab xiuhuan sambil tersenyum mengejek
Seketika itu wajah wu bai menggelap ,dan dia juga langsung mengeluarkan aura nya, tahap semesta tingkat 4, xiuhuan tetap tenang dan tanpa menunjukan ekspresi apa pun pada wu bai, dan itu yg membuat ekspresi wu bai semakin menggelap.
Seketika itu juga wu bai langsung menyerang xiuhuan dengan tongkat kayu nya , xiuhuan tidak tinggal diam dia langsung menahan serangan tongkat wu bai dengan pedang nya.
"DUARRRR......"
Dua senjata yg saling menghantam membuat tanah di sekitar retak dan hancur,keduanya langsung mundur setelah satu serangan tadi.
"Seimbang ." pikir wu bai sambil memasang wajah yang sangat kaget
Setelah berpijak di tanah xiuhuan langsung melesat kan serangan pedang pada wu bai , wu bai yg masih terkejut tidak bisa menangkis serangan pedang dari xiuhuan , dia langsung menghindar ke belakang, namun tetap saja dia terkena serangan dari xiuhuan cukup dalam.
Luka sayatan dari dada kiri sampai kanan perutnya terlihat."Sial aku meremeh kan anak ini." wu bai langsung mengambil Pill penyembuh dari cincin penyimpanan nya.
Setelah memakan Pill tersebut wu bai langsung membentuk segel tangan ,xiuhuan tak tinggal diam dia langsung menyerang kembali wu bai dengan pedang nya , namun ada yg aneh wu bai tidak menghindar dan menangkis serangan pedang xiuhuan , setelah pedang xiuhuan menyentuh kulit dari wu bai .
"TRANGGGG..."
__ADS_1
Xiuhuan terkejut dia seperti menebas sebuah besi, sebelum pulih dari rasa terkejut nya, sebuah serangan tongkat telak pada perut xiuhuan yang membuat nya terlempar beberapa puluh meter.
Wu bai tidak tinggal diam setelah lukanya sedikit menutup wu bai langsung mengejar kembali xiuhuan yg sedang terbaring di tanah sambil memegang perut nya yg terluka.
Xiuhuan perlahan lahan berdiri ,setelah berdiri ia langsung menyalurkan Qi nya untuk memulihkan diri , xiuhuan melihat wu bai menuju ke sini dengan kecepatan tinggi , setelah pulih sedikit xiuhuan mengusap darah yang ada di sekitar mulut nya, setelah itu xiuhuan langsung tersenyum dan dengan cepat langsung menuju ke arah wu bai.
Setelah jarak mereka sekitar tiga meter xiuhuan langsung menyerang wu bai dengan pedang nya yg sudah menyala sedikit kebiruan ,wu bai juga tidak tinggal diam dia langsung menangkis pedang xiuhuan dengan tongkat nya yang sedikit menyala keputihan, dua senjata itu bertemu kembali dan.
"DUARRRRRR......"
Sebuah ledakan yg lebih besar dari yang pertama terjadi, tidak cukup sampai di situ mereka berdua terus melakukan serangan berulang, yang mengakibatkan daerah sekitar hancur .
Setelah bertukar sekitar dua puluh serangan , wu bai dan xiuhuan langsung mundur ke belakang, xiuhuan terluka cukup parah, banyak luka memar pada tubuhnya , di sisi wu bai sendiri hanya ada robekan robekan pada pakaian nya tidak ada luka sama sekali .
"Setiap serangan ku tidak berefek , teknik body refining yg mengerikan."pikir xiuhuan sambil memegang perut bagian kanan nya yg terluka, xiuhuan bahkan kesulitan untuk berdiri lagi.
Wu bai tertawa karena kemenangan nya sudah ada di depan mata , saat sedang tertawa karena kemenangan sudah di tentukan sebuah serangan tapak telak mengenai dada wu bai ,wu bai lansung terlempar beberapa meter dan memuntahkan darah segar dari mulut nya.
"Teknik dewa kegelapan ,Tapak kematian."ucap xiuhuan jatuh pingsan karena terluka parah.
__ADS_1
Wu bai juga tidak dalam keadaan yang baik dia berteriak kesakitan karena serangan tapak xiuhuan, lalu ia langsung tergeletak tak bernafas dengan mata yang terbuka.