Dewa Kegelapan

Dewa Kegelapan
Bab 22


__ADS_3

Wang Huzhu heran kenapa adiknya menunggu Bai Chen kembali untuk menerima pil nya,Wang Huzhu menjadi sedikit curiga pada adiknya yang sepertinya adiknya itu menyukai Bai Chen.


"Adik apa kau menyukai Tetua Agung,ah maksudku saudara Chen?"Tanya Wang Huzhu mencoba mencari tahu apakah benar adiknya itu menyukai Bai Chen


"Kakak bicara apa,Aku tidak mengerti,lebih baik Kakak pergi aku ingin istirahat"Balas Wang Li dengan ketus


Wang Huzhu melihat tingkah adiknya yang sedikit berbeda membuatnya semakin yakin jika adiknya menyukai Bai Chen jadi Wang Huzhu hanya bisa menghela nafas berat, Wang Huzhu sangat tau jika Bai Chen adalah calon suami Annchi begitupun Annchi adalah calon istri Bai Chen dan mana mungkin adiknya itu akan mendapatkan cintanya dari Bai Chen.


Kembali pada Bai Chen


Setelah berkultifasi Bai Chen mengajak Annchi untuk mencoba berkeliling gunung berapi untuk mencari asal energi panas dan dingin yang ada didalam gunung berapi karena sangat janggal jika didalam gunung berapi yang harusnya sangat panas justru ditempat ini begitu hangat karena ada energi panas dan dingin yang menurutnya energi itu adalah energi Yin dan Yang.


"Chi'er kau semakin terlihat cantik setelah berkultifasi"Puji Bai Chen yang sangat terpesona dengan cantik Annchi yang semakin membuatnya tidak pernah bosan untuk memandanginya.


"Gege juga semakin tampan"Balas Annchi dengan malu-malu sambil sedikit menundukkan kepalanya menyembunyikan wajahnya yang memerah karena malu dipuji oleh Bai Chen namun dalam hatinya dia sangat senang dipuji oleh orang yang sangat dia sayangi.


"Baiklah Chi'er mari kita jalan-jalan berkeliling gunung ini sapa tau kita mendapatkan suatu yang bermanfaat "Ujar Bai Chen


"Iyah Gege aku juga merasakan ada energi dingin yang sangat cocok untukku sapa tau bisa meningkatkan kekuatanku"Balas Annchi dengan semangat


Bai Chen dan Annchi mulai berjalan berkeliling gunung berapi hingga sampai mereka di suatu tempat yang terdapat sebuah kolam yang sangat besar namun lebih tempatnya kolam lahar api Gunung berapi.


Bai Chen melihat ada sebuah lorong dibawah nya yang dekat dari kolam tersebut yang samar Bai Chen bisa merasakan jika Didalam lorong tersebut terdapat sesuatu yang membuat hawa didalam gunung menjadi hangat.


Bai Chen akhirnya memutuskan untuk turun kebawah bersama Annchi untuk melihat ke dalam lorong yang ada didekat kolam.

__ADS_1


Semakin mereka mendekat Bai Chen semakin merasakan hawa dingin yang kuat dari lorong tersebut jadi Bai Chen mencoba untuk segera masuk ke lorong itu.


Sampainya di depan lorong Bai Chen bisa merasakan hawa dingin dan panas itu berasal dari dalam lorong.


Bai Chen dan Annchi akhirnya masuk ke dalam lorong itu yang mereka tidak sangka adalah didalam lorong tersebut ada sebuah ruangan setelah berjalan hingga 60 meter.


Mereka sampai di suatu ruangan yang tidak terlalu luas yang hanya sekitar 7x7 meter,Didalam ruangan tersebut ada sebuah meja yang terbuat dari batu giok dan didamping kiri dan kanan meja batu giok itu terdapat sebuah peti yang sudah terlihat usang.


Bai Chen melihat kearah meja giok yang ada di dalam ruangan itu dimana diatas meja itu terdapat dua benda bercahaya yang melayang.


Tiba-tiba Bai Chen mendapatkan informasi didalam kepalanya dimana informasi tersebut mengatakan jika dua benda melayang itu adalah inti api Phoenix yaitu Phoenix Api dan Phoenix Es.


Bai Chen sangat senang bisa mendapatkan dua inti Phoenix api dan es.


Bai Chen akhirnya melihat kearah peti yang membuatnya penasaran yaitu peti siapa yang ada ditempat ini dan siapa orang yang meninggal didalam gunung berapi ini.


"Gege juga tidak tau Chi'er"Balas Bai Chen


Beberapa saat kemudian kedua peti itu mengeluarkan sebuah asap putih yang membuat Bai Chen dan Annchi segera waspada.


Kepulan asap itu membentuk sebuah wujud manusia dengan sosok pria dan wanita yang terlihat sudah tua dan layak dipanggil kakek dan nenek.


Bai Chen langsung memegang tangan Annchi untuk berjaga-jaga jika ada suatu hal buruk terjadi dirinya akan langsung membawa Annchi untuk segera pergi melewati lubang portal.


"Akhirnya ada juga yang datang ketempat ini"Ucap sosok pria itu

__ADS_1


"Kalian jangan takut kami tidak akan melukai kalian "Ucap sosok wanita mencoba untuk menyakinkan Bai Chen agar tidak terlalu mewaspadai mereka


"Maaf senior jika saya mengganggu istirahat kalian kami hanya sekedar melihat-lihat tempat ini"Ucap Bai Chen yang masih tetap waspada


"Hahahah...Nak kau tidak menganggu kami justru kami senang karena kalian datang kesini"Ucap sosok pria


"Benar yang dikatakan suami ku,kami sangat senang dengan kehadiran kalian berdua"Tambah sosok wanita


"Kenalkan nama kakek adalah Qi Moren dia istriku Qi Dayu kami satu klan dan kami memiliki julukan dua Phoenix"Ucap sosok pria yang bernama Qi Moren


Setelah mendengar sosok di depannya memperkenalkan namanya Bai Chen juga tidak merasakan ada aura membunuh dari kedua sosok tersebut Bai Chen menurunkan waspadanya dan mengenalkan dirinya.


"Perkenalan nama saya Bai Chen dan dia adalah calon istri saya namnya Annchi dan kami berdua tidak memiliki julukan apapun tapi dimasa depan kami pasti memilikinya"Balas Bai Chen


"Menarik sekali, Ngomong-ngomong kau sangat beruntung anak muda yang mempunyai empat elemen sekaligus, benar-benar menarik"Ucap Qi Moren yang sangat tertarik pada Bai Chen,Qi Moren juga bisa membayangkan jika Bai Chen bisa menguasai keempat elemennya dimasa depan sudah dipastikan Bai Chen akan mengukir sejarah dan akan disegani oleh banyak orang,karena orang yang memiliki empat elemen sekaligus sangatlah langkah bahkan dewa sekalipun hanya memiliki satu elemen.


"Ha..itu hanya sebuah keberuntungan saja kakek"Balas Bai Chen sambil mencoba untuk tersenyum


"Bisa kah kau langsung ke intinya saja"Ucap Qi Dayu kesal pada suaminya


"Hahaha...baiklah aku tau"balas Qi Moren


"Nak karena kalian telah datang kesini maka kalian harus menerima warisan dari kami agar kami bisa tidur dengan tenang dialami sana"Ucap Qi Dayu


"Nenek emangnya warisan apa yang akan kau berikan pada kami?'Tanya Annchi terang-terangan yang membuat Nenek Qi Dayu tersenyum

__ADS_1


"Karena kailan sepasang kekasih maka kalian akan menerima dua inti Phoenix ini yang nantinya akan sangat berguna untuk kalian"Ucap Qi Dayu sambil mengambil dua inti Phoenix yanga ada di atas meja giok.


TEMAN-TEMAN MAAF SEANDAINYA NANTI TIBA-TIBA TIDAK UP BERARTI KUOTA HABIS


__ADS_2