
Bai Chen langsung mengeluarkan pedangnya melompat ke udara untuk menghindari serangan Chu Shan, Bai Chen mendarat lagi diatas lantai arena lalu melancarkan serangnya ke arah Chu Shan.
"Tebasan penghancur perisai"Bai Chen langsung mengayunkan pedangnya hingga tercipta silet cahaya berbentuk separuh lingkaran mengarah ke Chu Shan.
"Itu teknik pedang dalam kitab sekte"Ujar Tetua Kian Bo yang tau teknik milik Bai Chen
"Sepertinya dia mendapatkan bimbingan langsung dari Tetua Agung"Balas Tetua Heguo
"Sepertinya seperti itu Tetua Heguo"Balas Tetua Kian Bo
"Jika itu benar apa mungkin pemuda itu akan menjadi pengganti Tetua Agung sekte awan dimasa depan?"Tanya Tetua Heguo yang sedikit menebak.
"Bisa jadi seperti itu"Balas Tetua Kian Bo
Diatas arena Chu Shan yang bersiap untuk menahan serangan Bai Chen sedikit mengerutkan keningnya saat dirinya memiliki perasaan buruk dari teknik yang dikeluarkan Bai Chen.
"Aku tidak mungkin kalah darimu sampah"Gumam Chu Shan langsung mengaktifkan perisai energi yang menyelimuti tubuhnya.
"Tebasan pembela awan"Teriak Chu Shan yang juga menggunakan Teknik dari sekte Awan
benturan kedua silet energi itu menyebabkan getaran di seluruh area karena benturan dari kedua teknik yang sama sama memiliki daya hancur yang sangat kuat.
Bommm....
Bommm....
Kedua serangan itu saling berbenturan hingga menciptakan ledakan yang sangat keras.
Dari benturan kedua teknik membuat Chu Shan terhempas mundur kebelakang sedangkan Bai Chen hanya mundur beberapa langkah.
"Hem...untung saja aku menekan kekuatanku jika tidak dia bisa saja terluka parah"Batin Bai Chen yang melihat hasil dari benturan tekniknya dengan teknik milik Chu Shan.
Chu Shan yang terhempas karena benturan kedua teknik itu serasa tidak percaya jika Bai Chen sangat kuat hingga membuatnya sedikit menerima luka dalam.
"Aku tidak boleh kalah,Kau bajingan akan ku bunuh kau "Batin Chu Shan sambil memegangi dadanya yang sakit
__ADS_1
Chu Shan bangkit langsung mengeluarkan seluruh kekuatannya untuk kembali menyerang Bai Chen
Chu Shan mengalirkan Qi nya kedalam pedangnya,Chu Shan langsung bergerak cepat berlari ke arah Bai Chen dengan pedang siap menebas targetnya.
Bai Chen tidak tinggal diam dirinya juga melakukan hal yang sama dimana dirinya juga mengaliri pedangnya dengan Qi nya.
Tring..
Tring..
Tring..
Benturan bilah pedang miliki Bai Chen dan Chu Shan menciptakan dentuman dentuman gelombang energi dari kedua pedang yang dialiri Qi.
Bai Chen yang terus berusaha mengimbangi Chu Shan karena jika Bai Chen mengeluarkan kekuatan penuh sudah dipastikan Chu Shan langsung kalah,Hanya saja Bai Chen memilih tidak melakukanya karena dirinya menganggap petarungnya itu sebagai latihannya.
Sudah satu dupa lebih merak bertarung sudah berapa jurus yang keluarkan namun belum ada yang berhasil menjatuhkan satu sama lain namun dari yang terlihat Chu Shan terlihat sangat kewalahan melawan Bai Chen.
Crassss...
"Argghhh..."Teriakan Chu Shan menggema di seluruh arena akibat dirinya yang melamun saat bertarung sampai dirinya menerima tebasan yang mengenai lengan kirinya dan untung saja lengannya tidak putus hanya menerima luka yang sedikit dalam.
Semua orang yang menyaksikan pertarungan itu merasa kagum pada Bai Chen dimana dirinya mampu bersaing dengan Chu Shan Sorang jenius sekte awan.
"Dia memiliki bakat"Ucap Tetua Guang Lou yang memperhatikan pertarungan Bai Chen sejak awal
Di atas arena Bai Chen mendekati Chu Shan yang terluka yang berniat untuk membantunya.
"Kau sudah kalah jadi aku harap kau jangan menggangu Annchi lagi"Ucap Bai Chen
Chu Shan mendengar itu menjadi sangat kesal,Dirinya juga mengakui jika Bai Chen memiliki kemampuan untuk bertarung dengannya,Tapi karena sifat arogannya membuatnya tidak mengakui kekalahannya.
Bai Chen mengulurkan tangannya untuk membantu Chu Shan berdiri, Chu Shan yang melihat ukuran tangan Bai Chen seketika melihat ada celah dirinya langsung mendorong pedangnya kearah perut Bai Chen yang dalam keadaan tidak waspada.
Zlebbb...
__ADS_1
Semua orang tercengang melihat hal itu,mereka tidak menyangka jika Chu Shan akan melakukan hal sampai sejauh itu.
Para tetua langsung beranjak dari duduknya berniat untuk membantu Bai Chen namun Meraka berhenti saat melihat seorang gadis naik ke aren.
"Kakak Chen"Teriak Annchi berlari kearah Bai Chen yang berlutut diatas arena,Sedangkan Chu Shan merasa puas karena melukai Bai Chen.
Annchi langsung menghampiri Bai Chen yang sedang menahan luka di perutnya
"Kakak Chen"Annchi langsung menangis disamping Bai Chen dengan tangannya yang membantu menutup luka diperut Bai Chen.
"Chi'er aku tidak apa-apa"Ucap Bai Chen mencoba menenangkan Annchi dengan senyum di bibirnya .
"Kakak Chen lukanya dalam"Ucap Annchi yang melihat luka yang diderita Bai Chen sangat dalam sampai dalam itukan detik Bai Chen langsung tidak sadarkan diri yang langsung jatuh namun sebelum tubuhnya jatuh kelantai Annchi menangkap tubuh Bai Chen lalu memeluknya sambil menangis .
"Kakak Chen bangun jangan pergi,Jangan tinggalin Chi'er "Teriak Annchi dengan tangis yang pecah diatas area semua murid yang ada ditempat itu merasa kasihan atas kepergian Bai Chen namun.
Para tetua menghampiri tubuh Bai Chen lalu memeriksa keadaannya.
"Dia harus cepat dibawa ke balai pengobatan agar segara disembuhkan jika terlambat dia akan benar-benar.."Ucap Tetua Guang Lou yang tidak melanjutkan ucapannya
Tetua Guang Lou yang berencana ingin mengangkat tubuh Bai Chen mengurungkan niatnya saat melihat tubuh Bai Chen diselimuti aura gelap yang samar-samar Tetua Guang Lou merasakannya.
Chu Shan yang melihat Bai Chen yang pastinya akan tewas menarik tangan Annchi untuk membawanya pergi.
"Nona Annchi lebih baik kita pergi dari sini"Ucap Chu Shan membujuk Annchi
"Apa maksudmu Bajingan kau telah melukai Kakak Chen sampai kakak Chen tidak terselamatkan maka aku sendiri yang akan membunuhmu "Teriak Annchi yang sangat marah pada Chu Shan
"Kau itu pengecut hanya berani menyerang saat lawan lengah"Tambahnya lagi, Annchi bener benar sangat marah karena orang yang dia sayangi terluka sangat parah.
Chu Shan mendengar ucapan Annchi merasa kesal sampai dirinya tidak dapat mengontrol dirinya hingga menampar wajah Annchi.
"Chu Shan apa yang kau lakukan"Teriak Tetua Guang Lou dan kedua tetua lainya
"Kau akan mendapatkan hukuman langsung dari balai hukum dan kau akan terancam dikeluarkan dari sekte karena berani memiliki niat membunuh orang-orang sekte awan"Ucap Tetua Guang Lou
__ADS_1
Annchi yang mendapatkan tamparan keras dari Chu Shan langsung tersungkur pingsan didekat Bai Chen.
Chu Shan sangat menyesali dengan apa yang telah dia perbuat..