
Setelah selesai membersihkan diri Bai Chen keluar Kediaman menuju kearah taman.
Bai Chen duduk bersila diatas rumput untuk bermeditasi,awalanya dia ingin menemui Annchi tapi dia mengurungkan niatnya karena takutnya Annchi belum selesai mandi.
Bai Chen yang bermeditasi mencoba untuk masuk kedalam lautan Qi nya,Dan hal itu untuk pertama kalinya dia lakukan sehingga dia sangat terkejut saat melihat lautan Qi nya sangat luas dan tengah tengah lautan Qi nya terdapat empat bola cahaya yang miliki warna berbeda beda.
"Jadi ini inti elemen,aku memiliki empat inti elemen,Api,Kegelapan,Es dan Petir namun aku baru menguasai elemen Kegelapan dan petir sedangkan untuk elemen api aku belum terlalu menguasainya"Gumam Bai Chen saat melihat inti elemen dalam lautan Qi nya.
Bai Chen berfikir dari mana asalnya ingatan atau informasi yang selalu ada dipikirannya,Awalnya dia tidak menyangka dia yang tidak tau apa-apa kini mengetahui semua dari informasi yang ada di kepalanya.
Bai Chen juga tau selain empat elemen yang dia miliki masih ada beberapa elemen lain,Bai Chen berharap dirinya dapat menemukan dan menguasai semua elemen agar dirinya menjadi lebih kuat lagi dimasa depan.
Bai Chen keluar dari lautan Qi nya untuk memahami dan mempelajari elemen api nya agar dirinya dapat mengunakan elemen apinya untuk bertarung maupun bertahan .
Setelah lebih dari waktu dua batang dupa Bai Chen membuka matanya perlahan.
"Baiklah mari kita coba"Ucap Bai Chen yang langsung mengangkat telapak tangannya mencoba untuk mengeluarkan elemen api dari telapak tangannya.
Tidak butuh waktu lama sampai keluar percikan api yang lama semakin lama semakin membesar hingga besarnya bertangan hingga sebesar kepalan orang dewasa.
"Hemm..bagus aku telah menguasainya"Gumam Bai Chen bangga akan pencapaiannya
Bai Chen berdiri lalu menatap kearah langit kemudian tersenyum tipis,Bai Chen mencoba untuk melemparkan serangan dengan bola api yang ada ditangannya dan benar saja dia berhasil menciptakan bola bola api yang sangat besar lalu melemparkannya keudara.
Saat bola api itu melesat ke udara secara tiba-tiba ledakan yang yang tidak terlalu keras terdengar.
__ADS_1
"Apa kau ingin melukai gurumu Chen'er?"
Guru Dao Zu tiba-tiba muncul dari arah serangan Bai Chen tadi yang ternyata Bai Chen mengetahui jik ada gurunya di atas sana yang sedang bersembunyi mengawasi dirinya jadi dia sengaja mengarahkan serangnya kearah gurunya.
"Maaf Guru,Tapi menurut ku serangan sekecil itu tidak mungkin bisa melukai Guru"Balas Bai Chen
"Hahahah...Kau benar Chen'er,Tapi Guru bangga padamu selama satu tahun ini kau sangat berkembang pesat,Apa kau baru menguasai elemen api mu?"Ucap Guru Dao Zu yang bangga pada Bai Chen
"Benar guru murid baru saja menguasainya"Balas Bai Chen
"Guru maafkan murid yang telah membuat masalah beberapa waktu lalu"Bai Chen yang tiba-tiba bersujud dihadapan Guru Dao Zu membuatnya terkejut
"Chen'er bangunlah,Guru tidak akan marah padamu,Guru sudah tau masalahnya,kau hanya berniat untuk melindungi Annchi tapi disisi lain Chu Shan juga salah karena telah berani menusuk mu secara tiba-tiba"Ucap Guru Dao Zu yang tidak pada Bai Chen
"Hemm...sepertinya regenerasi tubuhmu sangat cepat,Itu pasti berkat elemen kegelapan"Ucap Guru Dao Zu yang melihat jika luka Bai Chen telah sembuh total,Guru Dao Zu sama sekali tidak terkejut akan hak itu karena dirinya sangat tau kelebihan dari elemen kegelapan yang memiliki khasiat bagi pemiliknya dimana elemen kegelapan akan secara otomatis menyembuhkan pemiliknya saat menerima luka luar maupun dalam.
Bai Chen bangkit dari sujudnya kemudian tersenyum pada Gurunya.
"Iya Guru aku juga baru mengetahuinya beberapa waktu yang lalu"Balas Bai Chen yang memang baru mengetahui jika elemen kegelapan nya memiliki regenerasi pemulihan yang sangat cepat.
"Hemm... Chen'er kau telah menguasai teknik Ruang dan Waktu dengan sempurna tanpa sepengetahuan Guru"Ucap Guru Dao Zu yang baru teringat akan Bai Chen yang beberapa waktu lalu menggunakan teknik itu saat membawa Annchi pergi
"Iya guru,murid telah menguasai nya,Saat ada waktu murid mempelajarinya dan dengan kerja kerasku akhirnya aku bisa menguasainya"Balas Bai Chen
"Guru benar-benar bangga padamu Chen'er"Ucap Guru Dao Zu yang sangat bangga pada Bai Chen yang mampu menguasai Teknik Ruang dan Waktu tanpa bimbingan dari atau arahan dari dirinya,padahal tanpa guru Dao Zu ketahui Bai Chen memiliki informasi yang ada didalam pikirannya.
__ADS_1
"Terimakasih guru tapi itu semua berkat guru yang telah memberikan ku kitab itu pada murid ini jika tidak mana mungkin murid bisa mempelajarinya.
"Baiklah satu bulan lagi kau temui guru dikediaman guru"Ucap Guru Dao Zu pada Bai Chen yang berpesan untuk menemuinya sebulan lagi.
Bai Chen mendengar itu sedikit penasaran namun dirinya tidak ingin bertanya dan lebih memilih untuk menunggu satu bulan lagi.
"Baik guru"Balas Bai Chen
Setelah itu Guru Dao Zu pergi meninggalkan Bai Chen sendiri di taman itu.
Tidak lama Annchi datang menghampiri Bai Chen yang membuat Bai Chen tersentak kaget karena mendapatkan pelukan yang secara tiba-tiba .
"Kakak Chen Chi'er mencari mu dari tadi tadi ternyata ada disini"Ucap Annchi yang sedikit cemberut
"Maaf tadi aku ingin menemui mu tapi aku takut Chi'er masih mandi"Balas Bai Chen sambil melepaskan pelukan Annchi lalu memegang kedua pundak Annchi.
"Chi'er saat aku telah berumur Dua puluh tahun aku akan menikahi mu jadi bersiaplah dari sekarang"Ucap Bai Chen sambil mengedipkan matanya menggoda Annchi
"Aku selalu siap kakak Chen,kapan pun itu"Balas Annchi sambil tersenyum manis lalu kembali memeluk Bai Chen sebentar lalu melepaskannya.
Bai Chen terkejut saat Annchi yang tiba-tiba melepaskan pelukannya dan lebih terkejut lagi saat tiba-tiba 😚
Annchi tiba-tiba mencium bibir Bai Chen,Bai Chen membuka matanya lebar-lebar,seakan tidak percaya dengan apa yang Annchi lakukan.
"Itu hadiah dari Chi'er karena Kakak Chen telah Menang dari Chu Shan"Ucap Annchi dengan malu malu sambil menundukan kepalanya setelah mencium bibir Bai Chen
__ADS_1
Bai Chen yang mendapatkan jalan langsung tersenyum misterius tanpa membalas ucapan Annchi,tanpa mengatakan apa-apa dia langsung menarik Annchi kepelukanya dengan mencium bibir Annchi.