
"Lebih baik besok saja aku pergi ke luar gua." guman xiuhuan
Setelah itu xiuhuan bersandar pada salah satu pohon di pinggiran hutan.
Setelah beberapa saat xiuhuan baru mengingat minggu lalu gurunya memberikan sebuah cincin ruang.
Cincin ruang seperti namanya memilik ruang yg bisa menyimpan barang mati di dalam nya.
"Apa ya isi nya." ucap xiuhuan sambil melihat isi nya ,dan sontak kaget dengan yg di lihat nya.
Di dalam cincin ruang tersebut banyak sekali artefak Pill dan buku buku tehnik bela diri emas dan juga banyak buah buahan yg cukup aneh.
"Aku tidak tau bahwa guru sekaya ini." ucap xiuhuan sambil kagum pada guru nya itu.
Setelah terkagum kagum pada cincin ruang nya xiuhuan langsung tidur.
Karena terganggu oleh sinar matahari yg menyinari hutan xiuhuan langsung menggeliat sambil perlahan membuka matanya.
"Sudah lama aku tidak tertidur senyenyak ini." ucap xiuhuan mengangkat tangan nya ke atas.
Setelah selesai sadar sepenuhnya xiuhuan langsung ke tempat air terjun dan mandi.
Setelah berpakaian ia langsung pergi ke mulut goa yg dia masuki dulu.
Satu hal yg di lupakan xiuhuan,bahwa ia lupa sedang di mana.
"Sial aku lupa bahwa aku sedang ada di gunung es utara." ucap xiuhuan sambil bergetar hebat.
"Aku tidak tau sekarang sedang akhir tahun.....hachooo."guman xiuhuan sambil menggigil karena kedinginan.
Setelah berjalan beberapa saat xiuhuan melihat sebuah rombongan sedang melawan orang orang berbaju hitam.
__ADS_1
Ia meliha orang berbaju putih sedang melawan dua orang berbaju hitam .
"Semesta tingkat 3 dan juga semesta tingkat 2 melawan bulan tingkat 9."guman xiuhuan sambil melihat orang berbaju putih yg di keroyok oleh dua orang berbaju hitam
*******
"Perjalanan ke gunung es utara sangat berbahaya."guman seorang pria berbaju putih.
"Anda benar pangeran di sini banyak sekali siluman dan juga monster spirit tingkat tinggi ."
Yap benar dia adalah liu changhai pangeran ke dua kekaisaran ming yg sedang dalam perjalanan ke Pucak gunung es utara untuk mencari penawar racun kaisar ming saat ini liu han.
"Kenapa kuda nya berhenti ."tanya liu changhai kepada pengawal nya yg ada di luar
"keluar kau pangeran."teriak seseorang dari luar
Setelah beberapa saat liu changhai langsung ke luar dari kereta kuda nya .
"Ada perlu apa kalian menghadang ku."ucap liu changhai dengan nada dingin
"Jangan salah kan kami pangeran salah kan saja dirimu yg bernasib sial bertemu dengan kami ." ucap salah dari ke 20 orang tersebut
"Sudah cukup basa basi nya bunuh mereka semua ." ucap seorang perempuan di atas sebuah pohon
"Kau......"teriak liu changhai melihat perempuan di dahan pohon tersebut.
Tiba tiba sebuah pisau hampir mengenai kepala liu changhai dan dia pun langsung menghindar .
liu changhai langsung mengeluarkan pedang nya di cincin ruang nya ,bukanya takut liu changhai malah tertawa.
"Hanya beberapa orang tingkat semesta ingin menyikirkan ku."ucap liu changhai sambil tersenyum.
__ADS_1
"Pangeran serahkan orang yang ada di tahap semesta tingkat lima pada ku." ucap seseorang di belakang liu changhai.
"Baiklah paman Fei ."jawab liu changhai
Paman Fei bernama asli liu Fei dia adalah jendral di kekaisaran ming dengan tingkatan semesta tahap 4.
Liu Fei tanpa aba aba langsung menyerang salah satu dari 3 orang yg berada di tahap semesta dengan gesit ,lalu liu changhai menyerang dua orang sisanya .
Orang yg di bawa oleh liu changhai termasuk liu Fei total nya ada 10 orang dan di pihak lawan ada total 20 orang.
Liu changhai meskipun di masih berada di tahap bulan tapi dia bisa seimbang dengan dua orang tahap semesta tingkat 2 dan 3 itu bahkan dia lebih unggul.
Pertarungan di sisi liu Fei tidak berbeda jauh dari liu Changhai dia di unggul kan dan berhasil mendesak orang berbaju hitam itu.
"Dasar mahluk tidak berguna membunuh beberapa orang pun tidak becus ."ucap wanita itu geram.
Tiba tiba wanita itu turun dan mengeluarkan beberapa pisau dan melempar nya pada liu changhai, liu changhai kaget ,setelah pisau itu berjarak sekitar 3 meter di dekat liu changhai .
"trang"
"trang"
"ting"
*******
***jangan lupa tingal kan like dan commend nya
saya meminta saran dan kritik nya untuk perkembangan novel ini.
terima kasih***
__ADS_1