Dewa Kegelapan

Dewa Kegelapan
Bab 15


__ADS_3

Selama satu tahun Bai Chen memang mempelajari semua teknik dengan bimbingan dari Guru Dao Zu membuatnya cepat menguasai semua teknik namun untuk teknik Ruang dan Waktu Bai Chen mempelajari sendiri,memanfaatkan informasi yang ada dipikirannya,Kegagalan tiap kegagalan Bai Chen alami namun karena tekatnya dia berhasil menguasai teknik Ruang dan Waktu dengan sempurna.


Disisi lain para tetua yang melihat Bai Chen menggunakan teknik Ruang dan Waktu dengan sempurna sangat Kagum.


"Dia benar-benar menguasai teknik Ruang dan Waktu di umur yang masih muda,Dengan kesulitan,Kerumitan serta dibutuhkan sebuah kesabaran tinggi untuk mempelajari teknik itu namun dia mampu menguasainya dengan sempurna ,Dia adalah seorang jenius"Ucap salah satu tetua


"Ya itu benar,Bahkan Chu Shan sang jenius sekte awan tidak mampu untuk menguasainya "Balas Tetua lainya


"Lantas berada ditingkat apa dia sekarang?"tanya Tetua satunya


"Seperti yang kita liat dia sepertinya menyembunyikan kekuatannya,Karena Kekuatannya yang terlihat hanya pada Ranah Petarung tahap awal"Balas tetua lainya


Semua tetua sangat mengagumi bakat Bai Chen yang sangat luar biasa apalagi mereka mengetahui jika Bai Chen memiliki elemen Petir surgawi yang sangat langkah namun sebagian tetua sangat terkejut saat tau Bai Chen juga memiliki elemen Kegelapan.


Ditempat ketiga tetua melihat keadaan Chu Shan yang tidak sadarkan diri.


"Tidak mungkin"Teriak Tetua Heguo yang kaget saat memeriksa tubuh Chu Shan


"Ada apa Tetua Heguo?"Tanya Tetua Kian Bo penasaran


Saat kedua tetua mencoba memeriksa Chu Shan mereka juga terkejut saat melihat dantian milik Chu Shan rusak parah dimana jika tidak segera di sembuhkan maka Chu Shan tidak akan pernah bisa berkultifasi lagi dan bisa dibilang cacat.


Teknik yang dikeluarkan Bai Chen terakhir kali memanglah teknik yang langka karena teknik amukan petir surgawi akan menyiksa target dimana jika target tidak dapat menahan ataupun bertahan maka target akan dipastikan mengalami kelumpuhan dimana petir surgawi terus menyambar target hingga membuat Qi didalam tubuh target kacau,Maka dari itu lautan Qi atau dantian menjadi tidak stabil hingga membuat pemiliknya terluka dan mengalami kerusakan dalam dantiannya.


Guru Dao Zu menghampiri Ketiga tetua lalu mempertanyakan masalah yang telah terjadi hingga membuat Chu Shan terluka parah.


Tetua Guang Lou yang tau semua menceritakan semua pada Guru Dao Zu tanpa ada yang disembunyikan dan tidak ada yang lebih maupun kurang,Bahkan kedua tetua itu juga membernarkan penjelaskan Tetua Guang Lou.


Guru Dao Zu menghela nafas panjang,sebelum memerintahkan ketiga tetua untuk membawa Chu Shan ke balai pengobatan.


Setelah memasuki lingkaran portal Bai Chen langsung muncul di kediamannya m,Bai Chen langsung membawa Annchi kedalam Kamarnya namun saat perjalanan Annchi membuka matanya sadar dari pingsannya.

__ADS_1


Annchi yang belum jelas penglihatannya mencoba untuk mengucek matanya setelah itu dia kembali melihat pemuda yang sangat dia kenali sedang menggendongnya.


"Kakak Chen"Gumam Annchi yang didengar oleh Bai Chen


Sampainya dikamar Bai Chen langsung membaringkan Annchi diatas tempat tidur.


"Apa kau tidak apa-apa Chi'er,Jangan membuatku khawatir"Ucap Bai Chen setelah membaringkan Annchi.


Bai Chen sangat takut jika Annchi sampai terluka apalagi dirinya pernah berjanji pada dirinya sendiri untuk menjaga Annchi dengan nyawanya sendiri.


Disisi lain Bai chen juga sebenarnya sangat menyukai Annchi hanya saja dia tidak pernah mengungkapkan perasaanya,Walaupun dia tau bahwa Annchi juga menyukainya.


"Chi'er tidak apa-apa,Seharusnya Chi'er yang bertanya seperti itu"Balas Annchi yang kemudian bangun dari tidurnya.


"Kakak Chen lukamu?"Tanya Annchi


Bai Chen hanya tersenyum karena dirinya juga bingung kenapa lukanya yang disebabkan oleh tusukan pedang Chu Shan secara tiba-tiba sembuh dengan sendirinya.


Secara tiba-tiba Bai Chen mendapatkan pelukan dari Annchi yang membuatnya sangat kaget karena dipeluk secara tiba-tiba.


"Kakak Chen berjanjilah jangan pernah meninggalkan ku, Chi'er tidak mau kehilangan kakak'Chen"Ucap Annchi sambil menangis di pelukan Bai Chen.


Bai Chen sangat tersentuh oleh sikap Annchi yang sangat mengkhawatirkan dirinya, Annchi begitu takut akan kehilangan dirinya,Bai Chen membalas pelukan Annchi,Bai Chen juga berencana untuk mengungkapkan perasaanya pada Annchi karena menurutnya ini adalah saat yang tepat untuk mengungkapkannya.


"Chi'er aku janji tidak akan pernah meninggalkan Chi'er"Balas Bai Chen


"Chi'er, Kakak Chen ingin mengatakan sesuatu"Ucap Bai Chen pelan namun dapat didengar oleh Annchi


Annchi yang sudah berhenti menangis melepaskan pelukannya lalu menatap wajah Bai Chen.


"Kakak Chen ingin mengatakan apa?"tanya Annchi penasaran

__ADS_1


"Maukah Chi'er menikah dengan kakak Chen?"Ucap Bai Chen yang langsung melamar Annchi.


Annchi yang tidak menyangka jika Bai Chen akan melamarnya menjadi sangat malu langsung menundukan kepalanya dengan wajah yang memerah.


"Chi'er apa kau menolaknya?"Tanya Bai Chen yang melihat Annchi menunduk mengira jika Annchi menolaknya


"Emm..iya iya...em maksudku iya Chi'er mau menikah dengan kakak Chen"Ucap Annchi dengan buru buru hingga dirinya tidak sadar mengucapkan semuanya, Annchi yang merasa malu langsung memeluk Bai Chen menyembunyikan wajahnya di dada Bai Chen.


Bai Chen langsung tersenyum lebar saat dirinya diterima oleh Annchi,Bai Chen langsung membalas pelukan Annchi.


"Chi'er aku janji akan menjagamu dan pastinya akan membahagiakan mu"Ucap Bai Chen berjanji


"Emm.. Chi'er percaya"Balas Annchi


"Chi'er lebih baik kau mandi pakaian mu penuh darah"Ucap Bai Chen hingga membuat Annchi sadar jika dirinya sangat kotor karena darah dari luka Bai Chen waktu lalu


"Kakak Chen juga penuh darah"Balas Annchi yang juga melihat jika Bai Chen penuh dengan darah akibat lukanya .


Bai Chen melihat tubuhnya yang benar saja sama seperti yang dikatakan Annchi hanya tersenyum sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


Annchi melihat tingkah Bai Chen langsung menertawakan Bai Chen


"Hahahah... Kakak Chen coba liat wajah bodohmu hahahah..."Tawa Annchi membuat Bai Chen jadi kesal langsung mengangkat tubuh Annchi membawanya kedalam kamar mandi lalu menjatuhkannya kedalam bak mandi lalu dia pergi meninggalkan Annchi sendiri.


"Kakak Chen apa yang kau lakukan aku basah semua"teriak Annchi dari kamar mandi


"Hahaha..sapa suruh kau mengejekku jadi terima akibatnya"Balas Bai Chen yang juga tertawa


"Kakak Chen jahat"Teriak Annchi


Bai Chen langsung keluar dari kamarnya dia mencari ruangan lain untuk membersikan dirinya.

__ADS_1


__ADS_2