
Di antara pepohonan, Zen Xin melesat dengan kecepatan tinggi. Pandangannya tertuju ke arah gunung besar yang menjulang tinggi. Gunung itu terus-menerus mengeluarkan asap fulkanik yang membuat tumbuhan di sekitarnya mati.
Suhu panas di sekitar gunung itu juga meningkat pesat sehingga para binatang yang berjarak lima kilometer dari gunung tersebut akan langsung mati.
Dengan persepsi spiritual Zen Xin, dia bisa dengan jelas merasakan bahwa gunung itu mengandung energi kehancuran yang luar biasa dasyat. Energi seperti itu hanya bisa di miliki oleh api langit. Jika Zen Xin tidak salah menduga, seharusnya inti api langit berada di dalam gunung merapi tersebut.
Shiuuu!!!
Zen Xin yang sedang menatap gunung merapi tiba-tiba di kejutkan dengan serangan dua pilar Qi sepanjang lima meter dari balik pepohonan.
Zen Xin dengan cepat berputar dan dua pilar Qi mengikis sebagian jubah hitamnya sebelum akhirnya menabrak pepohonan di belakangnya.
Duarrr!!!
Ledakkan energi Qi mengguncang tanah serta membentuk lubang besar di tempat serangan itu jatuh. Debu-debu menyebar di sekitar tanah yang berlubang.
Zen Xin mendarat di tanah dengan mulus. Dia berbalik untuk melihat lubang besar yang di ciptakan oleh dua pilar Qi tersebut. Sepertinya orang yang menyerangnya benar-benar berniat untuk membunuhnya, mereka bahkan menggunakan serangan terkuat mereka di awal.
Zen Xin melambaikan tangannya dan segera debu-debu yang bertebaran langsung menghilang tersapu angin.
Zen Xin menatap dua sosok dengan tubuh setengah manusia dan setengah ular berdiri 20 meter darinya. Pedang panjang kedua sosok itu memancarkan aurah membunuh yang kuat.
"...Aku tidak ada maksud jahat. Kenapa kalian harus menggunakan gerakan membunuh kepadaku?..."Kata Zen Xin. Matanya memindai keduanya. Dengan persepsi spiritualnya, Zen Xin mengetahui bahwa keduanya berada di rana bintang Warrior bintang 2.
Dengan kemampuan Zen Xin yang memiliki tubuh 12 meridian Yang. Dia cenderung memiliki kapasitas dantian 10 kali lebih besar daripada dantian orang-orang lain pada umumnya. Hal ini memungkinkan Zen Xin untuk bertarung melawan musuh yang tiga sampai 4 bintang di atasnya, dan jika Zen Xin harus mengeluarkan seluruh kekuatannya maka dia harus bisa bertarung seimbang melawan Kultivator tingkat Elite.
Dua orang di hadapannya ini, sama sekali tidak memberikan ancaman yang berarti untuk dirinya. Tapi, biar bagaimanapun. Zen Xin adalah orang yang berhati-hati, dia tidak akan meremehkan musuhnya.
"...Kau masuk ke dalam wilayah ras siluman ular kami terlalu jauh, dan itu cukup untuk membuat kami menguburmu di tempat ini.."Kata salah satu tentara hitam tersebut.
"... Menguburku di tempat ini. Aku rasa kalian tidak memiliki kualifikasi untuk melakukan itu.."Ucap Zen Xin dengan wajah dingin.
"...Cih. Hanya Cruzor bintang 9 saja berani sombong di hadapan kami berdua. Benar-benar cari mati.."
__ADS_1
Kedua tentara hitam itu langsung melesat dan tiba di hadapan Zen Xin sambil mengayunkan pedang panjang ke arah leher Zen Xin.
Zen Xin memercikkan matanya. Dia dengan cepat melompat ke belakang dan serangan dari kedua tentara hitam itu kembali menghantam tanah kosong.
Duarrr!!!
Debu-debu menyebar dengan cepat dan menutupi jarak pandang Zen Xin.
Shiuuu!!!
Pilar Qi seketika di tembak dari dalam kepulan debu ke arah Zen Xin. Zen Xin dengan refleks membuat gerakan kayang dan pilar Qi melintas di atas kepala Zen Xin.
"....Mati!!.."
Zen Xin yang baru saja menghindari pilar Qi tersebut tiba-tiba di kejutkan dengan suara dingin.
Sebuah pedang berbalut energi Qi menebas ke arah leher Zen Xin. Tentara hitam itu tersenyum dingin melihat Zen Xin yang sudah tidak punya kesempatan lagi untuk menghindar dari serangan kombinasi yang mereka lancarkan.
Setelah serangan gabungan mereka gagal, salah satu tentara hitam itu sengaja mengalihkan perhatian Zen Xin dengan serangan pilar Qi sementara yang satunya mengambil kesempatan untuk mendekati Zen Xin. Kerja sama keduanya terbukti berhasil karena tentara hitam tersebut berhasil mendekati Zen Xin dan melepaskan tebasan mematikan.
"... Tubuh Ilusi.."Tentara hitam itu terkejut mendapati bahwa tubuh yang dia serang bukanlah tubuh yang sebenarnya melainkan sebuah ilusi.
Clang!!
Bug!!
".. Arrggh!.. "
Saat tentara hitam itu sedang berfikir. Dia seketika di kejutkan dengan suara teriakkan dari temannya. Dia dengan cepat berbalik dan mendapati temannya sudah berhasil di lumpuhkan oleh Zen Xin.
Zen Xin berdiri menatap tentang Hitam yang terakhir dengan wajah acuh tak acuh. Tangannya meraih pedang dari tangan tentara hitam yang baru saja dia lumpuhkan.
"... Bagaimana mungkin?. Kau hanyalah Cruzor bintang 9. Bagaimana bisa kau mengalahkan temanku secepat itu?.."Kata tentara hitam itu. Dia sangat yakin bahwa Kekuatan Zen Xin hanya berada di tingkat Cruzor bintang 9 sementara temanya berada di tingkat Warrior bintang 3. Dengan perbedaan level seperti itu. sangat mungkin bahwa Zen Xin akan bisa di kalahkan dengan mudah.
__ADS_1
Tapi, bukan hanya dia bisa menghindar dari serangan gabungan mereka. Zen Xin bahkan berhasil melumpuhkan salah satu anggotanya dalam waktu singkat. Hal ini sangat sulit untuk di percaya.
Zen Xin mengayun-ayunkan pedang di tangannya seperti mainan, kemudian dia menatap tentara hitam itu dan berkata dengan suara yang dalam."...Sudah berakhir. Water dragon wave slash... Shadow slash!!!.."
Zen Xin tiba-tiba menghilang dan muncul di hadapan tentara hitam tersebut. pedang panjang di lapisi dengan Qi biru terang dan samar-samar membentuk kepala naga pada permukaan pedang dengan cepat menebas leher tentara hitam tersebut.
Srettt!!!
Kepala tentara hitam itu melayang dan jatuh berguling di tanah sebelum akhirnya menyusul tubuhnya.
Zen Xin menatap pedang di tangannya yang melebur menjadi debu hingga menjadi ketiadaan.
"...Jurus Water dragon wave slash terlalu kuat. Pedang murahan seperti ini tidak akan mampuh menahannya..."Ucap Zen Xin.
Zen Xin menatap berbalik dan menatap gunung merapi dengan senyuman tipis.
"...Api langit. Sebentar lagi kau akan menjadi milikku.."Zen Xin melambaikan tangannya lalu berubah menjadi gugus cahaya dan menghilang di antara pepohonan.
-
-
-
Sementara itu, pertarungan intens terus terjadi di sekitar area perbatasan. Beberapa di antaranya berhasil mengalahkan tentara hitam dan menerobos masuk ke dalam wilayah pegunungan mountains of fire, bahkan beberapa orang yang berkemampuan berhasil mendeteksi keberadaan api langit dan bergerak menuju gunung merapi.
beberapa di antara mereka adalah, kelompok istana kekaisaran. dua keluarga besar dan para tetua dari ketiga sekte besar.
Pertarungan meraih api langit yang sebenarnya baru saja akan di mulai!!
-
-
__ADS_1
-