Dewa Kultivator Dan Dewi Iblis

Dewa Kultivator Dan Dewi Iblis
ALAM SPIRITUAL


__ADS_3

Di dalam paviliun barat kediaman clan Zen, terlihat seorang pemuda tampan sedang duduk bersila di atas ranjang dengan mata terpejam. Benang-benang Qi berwarna-warni terus berputar mengelilingi tubuh pemuda tersebut. Jelas, pemuda itu sedang melakukan kultivasi. Pemuda itu tidak lain adalah Zen Xin yang baru saja menyebuhkan racun Kristal Es di dalam tubuhnya.


Zen Xin yang sedang memejamkan mata perlahan-lahan membuka matanya. Mulutnya sedikit terbuka dan awan berwarna merah keluar dari dalam mulutnya.


"...Meski memiliki 12 meridian. Tapi kultivasi yang aku lakukan belum maksimal. Semua itu karena energi Qi yang ada di tempat ini terbatas..."Ucap Zen Xin.


Sebagai pemilik tubuh 12 meridian Yang, Zen Xin memiliki kapasitas dantian yang sangat besar dan membutuhkan energi dalam jumlah besar untuk mengisinya. Tentu saja, energi di tempat ini tidak cocok untuknya.


"...Aku bisa saja menggunakan metode Qi 'Heavenly God' untuk menyerap semua energi yang ada di kota ini. Tapi itu pasti akan menimbulkan banyak masalah..."Gumam Zen Xin.


Metode Qi Heavenly God adalah metode Qi tingkat dewa yang dia temukan di kehidupannya sebelumnya saat menerobos makam seorang praktisi tingkat Sang pencipta. Di tempat itu Zen Xin banyak menemukan jurus-jurus tingkat Dewa serta metode Qi tingkat dewa dan salah satunya adalah Heavenly God. Karena metode Qi itupula Zen Xin yang dulu di kenal sebagai Ken Chen berhasil menjadi satu-satunya yang menerobos ke ranah God Kultivator di benua Qi. Cuman yang menjadi masalahnya adalah, Zen Xin tidak mungkin mempraktekkan metode Qi itu di tempat ini. Jika ada seorang ahli yang menemukannya, maka ahli tersebut pasti akan membawa masalah besar bagi dirinya.


Setelah berfikir lama dengan mata tertutup, Zen Xin tiba-tiba membuka kedua matanya.


"... Bukankah aku masih memiliki kekuatan spiritual yang utuh. Jika memang benar, maka seharusnya alam spiritual yang aku ciptakan dahulu masih tetap ada.."Ucap Zen Xin dengan senyuman lebar.


Di benua ini, seorang kultivator yang kekuatan spiritualnya sudah mencapai tahap dewa mampu menciptakan sebuah alam spiritual yang kaya akan energi Qi. Di alam Spiritual itupula waktu yang berjalan akan lebih lambat. Jika di bandingkan, maka satu tahun di dalam alam Spiritual berarti satu jam di dunia nyata.

__ADS_1


Zen Xin perlahan menutup matanya dan tenggelam ke dalam dunia spiritualnya. Zen Xin yang sedang menutup mata perlahan membuka. bibirnya terangkat membentuk seringai. Saat ini di hadapan Zen Xin terbentang sebuh pegunungan yang luas tanpa ujung. Suara kicauan burung menggema di tempat tersebut, memberikan rasa nyaman dan rileks.


"... Baiklah. Karena aku sudah di tempat ini, maka sudah saatnya untuk menerobos..."Zen Xin menutup kedua matanya dan membentuk sebuah segel aneh dengan jari-jarinya.


Whossss!!!!


Seluruh energi Qi yang ada di sekitar tempat itu di tarik seperti magnet ke dalam tubuh Zen Xin. Energi alam yang awalnya berwarna putih pucat saat memasuki tubuh Zen Xin seketika berubah menjadi merah pekat dan berkumpul di dalam dantian Zen Xin. Tubuh Zen Xin seperti lubang dalam yang tak berujung dan terus-menerus menyerap seluruh energi alam. Dengan 12 meridian Yang bekerja untuk menyempurnakan energi alam menjadi energi Qi, pengelolaan terus berlanjut selama 5 bulan tanpa istirahat.


Duar!!!


Duarr!!


Ledakan energi Qi sekali lagi terdengar. Zen Xin membuka kedua matanya dan mengepalkan tangannya. Sebuah benang Qi berwarna merah samar-samar membalut kepalan tangannya.


"...Tidak buruk. Sekarang aku sudah berada di rana Cruzor bintang 2 dan butuh 7 bintang lagi untuk menembus rana Warrior. Jika aku tidak salah maka waktu yang berlalu di dunia nyata belum melawati satu jam. Itu artinya aku menembus dua bintang dalam waktu satu jam..."Ucap Zen Xin. Jika Zen Lao, Zen Su dan Zen Lui Ye tahu bahwa Zen Xin menembus dua bintang dalam waktu satu jam mungkin mereka akan memuntahkan darah. Zen Xin tertawa terbahak-bahak saat memikirkan ekspresi mereka. Jika Zen Xin tidak salah, saat Zen Lao berada di ranah Cruzor, dia menghabiskan waktu selama satu tahun lebih untuk menebus satu bintang. Tapi Zen Xin menebus dua bintang sekaligus hanya dalam kurang dari satu jam, walaupun sebenarnya 10 bulan.


"... Baiklah. Saatnya memperkuat pondasi. Tidak ada gunanya dengan hanya menerobos tapi energi Qi tidak stabil..."Ucap Zen Xin kemudian dia kembali duduk dan memejamkan matanya.

__ADS_1


Untuk menjadi Kultivator yang kuat maka seorang praktisi harus mementingkan tentang membangun pondasi Qi yang kuat, Semua itu agar energi Qi yang terkumpul ke dalam dantian memiliki kestabilan dan tidak merembet kemana-mana. Jika pondasi Qi kuat dan stabil, maka saat dalam pertarungan seorang praktisi akan mempu mengeluarkan kemampuan terbaiknya dan setiap serangannya akan memiliki bobot yang besar. Sebaliknya, jika seorang Kultivator tidak memiliki pondasi yang kuat. Maka dia akan mudah lelah dan kehabisan energi Qi, selain itu. Serangan yang dia lancarkan tidak akan memiliki bobot yang kuat.


"... Pondasi Qi sudah di perkuat. Sekarang aku akan melatih jurus terbaikku, yaitu Lightning movement..." Ujar Zen Xin.


Jurus Lightning movement adalah jurus tingkat dewa, jurus itu membuat gerakan serta kecepatan penggunaannya meningkat 10 kali lipat. Namun seperti namanya, jurus ini juga sangat sulit untuk di pelajari. Bagi orang biasa akan membutuhkan waktu selama bertahun-tahun, tapi bagi Zen Xin yang sudah pernah melatih jurus ini sampai tahap ekstrim, maka seharusnya tidak akan ada masalah. Namun jurus Lightning movement membutuhkan banyak energi Qi. Jika seseorang yang berada di level Zen Xin, maka dia hanya bisa mengeluarkan jurus Lightning movement sekali, setelah itu dia harus duduk untuk kembali mengumpulkan energi Qi.


Tapi Zen Xin memiliki metode Qi tingkat dewa. dengan metode Qi itu Zen Xin mampu menyerap dan memulihkan energi Qi miliknya dalam waktu lima menit. dengan kata lain, itu artinya. Meski Zen Xin melawan Kultivator tingkat Warrior, Zen Xin tidak akan terlalu di rugikan.


Pelatihan Zen Xin terus berlanjut selama hampir satu tahun lamanya sementara di dunia luar sudah berjalan sekitar 2 jam lebih.


Sementara itu, di tempat lain. Paviliun utama keluarga Ling, Seorang gadis yang sangat cantik dengan kulit putih giok sedang duduk bersila di atas batu. Gadis itu menampakkan keindahan yang tiada bandingnya, pesona yang dia pancarkan benar-benar mampu menghipnotis semua lelaki untuk tunduk di bawah kakinya. Jika di perhatikan, wajah gadis itu terlihat familiar. Itu mengejutkan adalah Lin Xue, gadis yang Zen Xin cintai di kehidupannya sebelumnya. Gadis itu kini memiliki nama lain, yaitu Ling E'r.


-


-


-

__ADS_1


__ADS_2